Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

Uncategorized

Literasi, Seni, dan Inklusivitas: Halimah Munawir Hadirkan Energi Pemberdayaan Perempuan

badge-check


 Literasi, Seni, dan Inklusivitas: Halimah Munawir Hadirkan Energi Pemberdayaan Perempuan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Tokoh budayawati sekaligus penulis Indonesia, Halimah Munawir, menghadirkan energi positif dalam sebuah acara literasi dan seni yang menekankan pemberdayaan perempuan serta inklusivitas, Senin (05/01/2026).

Kehadiran perempuan yang akrab disapa Bunda Halimah itu tidak semata sebagai narasumber, melainkan sebagai wujud dedikasi panjangnya dalam merawat nilai kemanusiaan melalui kata dan karya.

Acara ini menempatkan literasi sebagai medium utama perjuangan perempuan. Melalui sesi bedah buku dan pemberian penghargaan, panitia mengapresiasi karya-karya tulis sekaligus dedikasi ibu-ibu di Jakarta yang konsisten berkontribusi di ruang keluarga dan sosial. Bagi Halimah, menulis bukan sekadar aktivitas estetik, tetapi jalan sunyi membangun kesadaran dan keberdayaan.

Halimah Munawir, perempuan yang menginspirasi.

Sorotan lain hadir lewat fashion show inklusif yang menampilkan anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang Down Syndrome. Dengan langkah percaya diri di atas runway, mereka menyuguhkan pesan kuat tentang kesetaraan, keberanian, dan penerimaan. Momen ini menjadi penegasan bahwa ruang publik semestinya ramah bagi semua.

Dalam sesi edukasi dan motivasi, Halimah menekankan peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama. Perspektifnya sebagai penulis sekaligus ibu memberi penekanan khusus pada pentingnya pendampingan anak-anak spesial agar tumbuh mandiri dan memperoleh kesempatan yang setara.

“Setiap perempuan punya cerita untuk ditulis, dan setiap anak punya potensi untuk digali. Mari terus menginspirasi,” ujar Halimah.

Melalui literasi, seni, dan keberpihakan pada inklusivitas, acara ini menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak bukan sekadar wacana, melainkan praktik yang perlu terus dihidupkan.**” (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Catatan Halimah Munawir: Kebahagiaan Seorang Ibu adalah Hadir di Setiap Langkah Anak

1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 12:14 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Trending di SENI BUDAYA