Menu

Mode Gelap
Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

Uncategorized

Literasi, Seni, dan Inklusivitas: Halimah Munawir Hadirkan Energi Pemberdayaan Perempuan

badge-check


 Literasi, Seni, dan Inklusivitas: Halimah Munawir Hadirkan Energi Pemberdayaan Perempuan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Tokoh budayawati sekaligus penulis Indonesia, Halimah Munawir, menghadirkan energi positif dalam sebuah acara literasi dan seni yang menekankan pemberdayaan perempuan serta inklusivitas, Senin (05/01/2026).

Kehadiran perempuan yang akrab disapa Bunda Halimah itu tidak semata sebagai narasumber, melainkan sebagai wujud dedikasi panjangnya dalam merawat nilai kemanusiaan melalui kata dan karya.

Acara ini menempatkan literasi sebagai medium utama perjuangan perempuan. Melalui sesi bedah buku dan pemberian penghargaan, panitia mengapresiasi karya-karya tulis sekaligus dedikasi ibu-ibu di Jakarta yang konsisten berkontribusi di ruang keluarga dan sosial. Bagi Halimah, menulis bukan sekadar aktivitas estetik, tetapi jalan sunyi membangun kesadaran dan keberdayaan.

Halimah Munawir, perempuan yang menginspirasi.

Sorotan lain hadir lewat fashion show inklusif yang menampilkan anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang Down Syndrome. Dengan langkah percaya diri di atas runway, mereka menyuguhkan pesan kuat tentang kesetaraan, keberanian, dan penerimaan. Momen ini menjadi penegasan bahwa ruang publik semestinya ramah bagi semua.

Dalam sesi edukasi dan motivasi, Halimah menekankan peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama. Perspektifnya sebagai penulis sekaligus ibu memberi penekanan khusus pada pentingnya pendampingan anak-anak spesial agar tumbuh mandiri dan memperoleh kesempatan yang setara.

“Setiap perempuan punya cerita untuk ditulis, dan setiap anak punya potensi untuk digali. Mari terus menginspirasi,” ujar Halimah.

Melalui literasi, seni, dan keberpihakan pada inklusivitas, acara ini menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak bukan sekadar wacana, melainkan praktik yang perlu terus dihidupkan.**” (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BNPB: 47 Warga Meninggal akibat Gempa M 7 di NTT, Ratusan Rumah Rusak

16 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Trending di PERISTIWA