Menu ✖

Mode Gelap
Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh Jakpro Benahi Fasilitas LRT Jakarta, dari Jalur Pemandu hingga Akses Kursi Roda Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

RAGAM

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

badge-check


 Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan Perbesar

Wartatrans.com, MATARAM — Peta politik Partai Demokrat di Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai bergerak. Mantan Kapolda NTB, Irjen Pol (Purn) Hadi Gunawan, resmi memasuki gelanggang perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB.

Keseriusan jenderal polisi purnawirawan tersebut ditandai dengan penyerahan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB kepada panitia penjaringan, Kamis (15/10/2026).

Bertempat di Kantor DPD Partai Demokrat NTB, Jalan Udayana, Mataram, Hadi Gunawan datang tidak sendirian. Ia didampingi sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat dari berbagai kabupaten dan kota di NTB.

Kehadiran para pengurus daerah tersebut menjadi sinyal politik bahwa pencalonan Hadi Gunawan memperoleh dukungan dari struktur partai di tingkat kabupaten dan kota.

Kantongi 11 Surat Dukungan

Dalam proses pendaftaran, Hadi Gunawan menyerahkan 11 surat dukungan kepada panitia penjaringan untuk menjalani tahapan verifikasi administrasi.

Ketua Steering Committee (SC), Simanjuntak, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima sekaligus melakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen pencalonan tersebut.

“Kami sudah mengecek seluruhnya ada 11 surat dukungan DPC dan DPD,” ungkap Simanjuntak, Kamis (15/10/2026).

Meski demikian, dokumen tersebut masih harus melalui mekanisme verifikasi sesuai ketentuan internal Partai Demokrat.

Penyerahan berkas ini merupakan kelanjutan dari konsolidasi politik yang sebelumnya berlangsung pada September 2026.

Saat itu, sebanyak 10 DPC Partai Demokrat kabupaten dan kota se-NTB telah menyatakan dukungan terhadap Hadi Gunawan untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

Kesepuluh DPC tersebut berasal dari Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Dengan dukungan dari seluruh 10 DPC kabupaten/kota, Hadi Gunawan memiliki modal politik yang kuat untuk mengikuti proses pemilihan kepemimpinan Demokrat NTB.

Dari Kepolisian Menuju Panggung Politik

Kemunculan Hadi Gunawan dalam kontestasi kepemimpinan Partai Demokrat NTB menjadi perkembangan menarik dalam dinamika politik daerah.

Sebagai mantan Kapolda NTB, Hadi Gunawan memiliki pengalaman memimpin institusi kepolisian di wilayah yang terdiri atas Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Pengalaman tersebut dapat menjadi modal dalam membangun komunikasi, konsolidasi organisasi, serta memperluas jaringan politik.

Namun, memimpin organisasi kepolisian tentu berbeda dengan memimpin partai politik.

Dalam partai politik, kemampuan membangun kesepakatan, merawat soliditas kader, dan menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi agenda perjuangan politik merupakan tantangan tersendiri.

Karena itu, pencalonan Hadi Gunawan tidak hanya menarik dilihat dari besarnya dukungan pengurus daerah, tetapi juga dari bagaimana ia akan membangun arah kepemimpinan Demokrat NTB ke depan.

Demokrat NTB Menghadapi Tantangan Konsolidasi

Sebagai salah satu partai politik nasional, Partai Demokrat memiliki kepentingan strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan daya saing elektoral di daerah.

NTB sendiri merupakan wilayah dengan karakter politik yang beragam. Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa memiliki dinamika sosial, budaya, dan preferensi politik yang tidak selalu sama.

Kondisi tersebut menuntut kepemimpinan partai yang mampu merangkul seluruh struktur organisasi, dari tingkat provinsi hingga pengurus paling bawah.

Dalam konteks itu, dukungan 10 DPC kepada Hadi Gunawan dapat dibaca sebagai modal awal untuk membangun konsolidasi internal.

Meski demikian, dukungan administratif dalam proses pencalonan tidak serta-merta berarti penetapan sebagai ketua terpilih.

Penentuan kepemimpinan tetap harus mengikuti mekanisme organisasi, termasuk tahapan verifikasi, musyawarah daerah, serta ketentuan yang ditetapkan dalam aturan internal Partai Demokrat.

Menanti Arah Baru Demokrat NTB

Masuknya Hadi Gunawan ke gelanggang politik Demokrat NTB membuka peluang hadirnya figur berlatar belakang kepolisian dalam kepemimpinan partai di tingkat provinsi.

Jika nantinya dipercaya memimpin, Hadi Gunawan akan menghadapi sejumlah pekerjaan politik, mulai dari memperkuat struktur kepengurusan, membangun kaderisasi, hingga mempersiapkan strategi menghadapi agenda elektoral mendatang.

Di sisi lain, besarnya dukungan yang telah dikantongi juga memunculkan harapan agar proses pergantian kepemimpinan berlangsung demokratis, terbuka, dan mampu menjaga persatuan kader.

Kini perhatian tertuju pada hasil verifikasi administrasi dan tahapan berikutnya dalam proses pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

Satu hal yang mulai terlihat, pencalonan Hadi Gunawan bukan sekadar langkah seorang mantan jenderal memasuki dunia politik, melainkan juga menjadi bagian dari dinamika konsolidasi dan pencarian arah baru Partai Demokrat di Nusa Tenggara Barat.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS

16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Catatan M. Mujiburrohman : Ketika Hutan Kehilangan Rumah, Kita Kehilangan Kemanusiaan 

15 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Ketika Hutan Dibakar, Satwa Kehilangan Tempat Tinggal

15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

IKN Diselimuti Kabut Asap, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

15 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Bupati di Jateng yang Kena OTT KPK Bertambah, Gubernur Ahmad Luthfi Prihatin

15 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Prediksi Kualitas Udara Fakfak Tidak Sehat, Tiga Daerah Lainnya Sangat Tidak Sehat

15 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Trending di RAGAM