Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

RAGAM

Mendagri Tito, Tinjau Lokasi Longsor Cilacap

badge-check


 Mendagri Tito, Tinjau Lokasi Longsor Cilacap Perbesar

Wartatrans,com, Cilacap — Menteri dalam negeri Tito Karnavian meninjau langsung penanganan bencana longsor di desa Cibeunying kecamatan Majenang kabupaten Cilacap, kamis (20/11). Kedatangannya disambut seluruh jajaran pemerintah daerah provinsi Jawa Tengah dan kabupaten Cilacap serta unsur yang terlibat penanganan bencana tanah longsor seperti SAR dan BPBD.

Pada kesempatan itu Tito ingin memastikan seluruh proses pencarian evakuasi dan penanganan korban berjalan dengan baik serta kesiapan pemerintah daerah tetap terjaga.

“Penanganan disini cukup baik. Sistem terorganisir dengan baik, kekuatan cukup, logistik juga cukup,” kata Tito dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan, presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap penanganan bencana di sejumlah daerah. Presiden memerintahkan kementerian terkait dan lembaga untuk turun langsung guna memperkuat langkah penanganan di lapangan. Mendagri mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk segera menginventarisasi titik rawan banjir dan longsor mengingat curah hujan masih tinggi dan diperkirakan masih berlanjut di berbagai wilayah.

“Saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk apel kesiapan yang sama, jangan sampai auto pilot, diam saja,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala kantor SAR Cilacap M Abdullah menjelaskan..kedatangan Mendagri Tito..mewakili presiden yang hari itu berhalangan karena ada tugas lain. “Dan pelaksanaan operasi hari ini bersama tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi dua orang korban lagi,” ungkap Abdullah pada wartawan.

Total hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap tiga korban lag, satu korban di worksite A1 di atas dan dua korban di worksite A2. Abdullah meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses operasi pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat ditemukan.*** (Tyo/DBS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

7 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Percepatan Pemulihan Pascabencana, Satgas PPA Aceh Tengah Perkuat Koordinasi Strategis dengan Pemkab

7 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

6 Agustus 2026 - 22:26 WIB

IDSurvey Ajak 330 Siswa di Bidara Cina Menjadi Pelopor Transformasi Hijau Indonesia

6 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Perkuat Mitigasi Risiko, IPC TPK Resmi Perpanjang Sinergi Hukum Bersama Kejari Jakut

6 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Pemerintah Aceh Luruskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan: Bukan Dana Tunai, Melainkan Program dan Bantuan untuk Petani

6 Agustus 2026 - 21:33 WIB

22 Penumpang Scoot Tujuan Padang Terlantar di Bandara Changi, Klaim Rugi Lebih dari Rp110 Juta

6 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Terima 114 Unit Huntara dari Mercy Malaysia untuk Korban Banjir

6 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Trending di RAGAM