Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster KAI Raih Dua Penghargaan CX100 2026, Peringkat ke-7 BUMN Terbaik dalam Pengalaman Pelanggan Diprotes Para Seniman, Seno Gumira Ajidarma Jelaskan Alasan Akademi Jakarta Tetapkan 25 Anggota DKJ, Bukan 30 Dialog FKSTIM, Akademi Jakarta dan Biro Hukum Buntu, Polemik Pemilihan Anggota DKJ Memanas

RAGAM

Mendagri Tito, Tinjau Lokasi Longsor Cilacap

badge-check


 Mendagri Tito, Tinjau Lokasi Longsor Cilacap Perbesar

Wartatrans,com, Cilacap — Menteri dalam negeri Tito Karnavian meninjau langsung penanganan bencana longsor di desa Cibeunying kecamatan Majenang kabupaten Cilacap, kamis (20/11). Kedatangannya disambut seluruh jajaran pemerintah daerah provinsi Jawa Tengah dan kabupaten Cilacap serta unsur yang terlibat penanganan bencana tanah longsor seperti SAR dan BPBD.

Pada kesempatan itu Tito ingin memastikan seluruh proses pencarian evakuasi dan penanganan korban berjalan dengan baik serta kesiapan pemerintah daerah tetap terjaga.

“Penanganan disini cukup baik. Sistem terorganisir dengan baik, kekuatan cukup, logistik juga cukup,” kata Tito dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan, presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap penanganan bencana di sejumlah daerah. Presiden memerintahkan kementerian terkait dan lembaga untuk turun langsung guna memperkuat langkah penanganan di lapangan. Mendagri mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk segera menginventarisasi titik rawan banjir dan longsor mengingat curah hujan masih tinggi dan diperkirakan masih berlanjut di berbagai wilayah.

“Saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk apel kesiapan yang sama, jangan sampai auto pilot, diam saja,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala kantor SAR Cilacap M Abdullah menjelaskan..kedatangan Mendagri Tito..mewakili presiden yang hari itu berhalangan karena ada tugas lain. “Dan pelaksanaan operasi hari ini bersama tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi dua orang korban lagi,” ungkap Abdullah pada wartawan.

Total hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap tiga korban lag, satu korban di worksite A1 di atas dan dua korban di worksite A2. Abdullah meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses operasi pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat ditemukan.*** (Tyo/DBS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster

13 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, 230 Hektare Sawah Terdampak dan Hampir 100 Ribu Jiwa Dilanda Krisis Air

13 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Disorot, Teken 9 Siteplan Summarecon di Atas Tanah Warisan yang Masih Bersengketa

13 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Waduk Jatiluhur Menyusut, Dasar Waduk Jadi Kebun Warga, Ancaman Krisis Air Mengintai Jakarta

13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM