Menu

Mode Gelap
Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

PERISTIWA

PARADOCS #2 “Run Wild” Siap Guncang TIM: Dorong Keberanian dan Keliaran Kreatif Seniman Jakarta

badge-check


 PARADOCS #2 “Run Wild” Siap Guncang TIM: Dorong Keberanian dan Keliaran Kreatif Seniman Jakarta Perbesar

Wartatrans, JAKARTA — Taman Ismail Marzuki (TIM) kembali menghadirkan pameran seni rupa tahunan PARADOCS di Galeri Oesman Effendi, mulai 25 November hingga 1 Desember 2025. Memasuki penyelenggaraan edisi kedua, pameran bertajuk “Run Wild” ini menekankan pentingnya keberanian seniman dalam melampaui batas dan formula yang sudah mapan.

Pameran digelar bertepatan dengan perayaan ulang tahun TIM pada November serta momentum Hari Pahlawan, sehingga menjadi ajang refleksi mengenai seni sebagai ruang perjuangan dan kebebasan berekspresi.

Suasana pameran PARADOCS #2 – TIM Jakarta Pusat.

Kurator Firman Lie menjelaskan bahwa PARADOCS diambil dari konsep para-document, yaitu cara melihat seni bukan hanya sebagai arsip atau catatan, tetapi sebagai peristiwa yang terus bergerak dan bernegosiasi dengan konteks sosial, budaya, politik, hingga batin penciptanya.

“Paradocs mengajak publik membaca seni melalui ketaksaan, intuisi, dan vibrasi gagasan yang membuka ruang interpretasi lebih luas,” ujar Firman.

Tema Run Wild dipilih untuk menyoroti dinamika seniman yang harus menghadapi ritme Jakarta yang serba cepat, hierarkis, dan penuh tekanan struktural. Menurut kurator, keliaran kreatif justru menjadi ruang bagi seniman untuk tetap sehat secara emosional dan intelektual.

“Run Wild bukan ajakan untuk chaos, tetapi keberanian untuk tetap jujur pada proses dan kebebasan batin. Seni tetap membutuhkan ruang liar untuk bernapas,” tegas Firman.

Sejak berdiri pada 1968, TIM menjadi pusat pergerakan seni modern Indonesia. Namun pascarevitalisasi 2020–2022, muncul pertanyaan baru mengenai peran institusi ini:

  • Apakah TIM masih menjadi ruang dialog penciptaan?
  • Bagaimana posisinya di tengah maraknya ruang seni independen?
  • Mampukah TIM tetap mengakomodasi eksperimen radikal seniman?

Paradocs #2 hadir untuk membuka kembali percakapan tersebut.

Pameran ini menampilkan seniman lintas generasi dari dua ekosistem seni rupa utama Jakarta: akademisi Fakultas Seni Rupa IKJ dan perupa independen dari komunitas Peruja.

Rindy Ketua Peruja.

“Pertemuan ini menjadi eksperimen kuratorial yang mempertemukan metodologi akademik dengan spontanitas dan energi komunitas, sekaligus mencerminkan kondisi ekosistem seni Jakarta yang terus berkembang dan dinegosiasikan,” terang Rindy, ketua Peruja.

Lebih jauh Rindi menjelaskan, Paradocs dirancang sebagai program tahunan yang bertujuan:

• Menghadirkan ruang dialog lintas disiplin dan generasi
• Menyediakan dokumentasi alternatif bagi seni Jakarta
• Menghidupkan kembali fungsi TIM sebagai ruang pemikiran seni

“Bagi kami Paradocs bukan hanya pameran, tetapi juga upaya membaca dan merawat dinamika kesenian,” ungkap Rindy lagi, mengakhiri.*** (Ham)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Dampingi UMK Binaan dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar di INACRAFT Festival Yogyakarta 2026

16 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan bagi Peserta Magang

16 Juli 2026 - 09:53 WIB

QRIS Tembus 45 Juta Merchant, Tunai Tetap Masih Mendominasi Daerah

16 Juli 2026 - 05:25 WIB

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur

15 Juli 2026 - 21:18 WIB

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Siswa SLB Gianyar Tolak Narkoba

15 Juli 2026 - 13:48 WIB

Trending di RAGAM