Menu

Mode Gelap
Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional MD Pictures kembali meramaikan industri perfilman Indonesia dengan menghadirkan film drama keluarga berjudul Children Of Heaven Terminal Teluk Lamong Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan Karnaval SCTV Kembali Meriahkan Jember, Hadirkan Deretan Artis dan Hiburan Gratis untuk Warga Dr. Edy Panjaitan Presentasikan Musik Piano Indonesia di Konferensi Musik Klasik New York

PERON

Pastikan Operasional KA Aman di Musim Penghujan Jelang Nataru, KAI Daop 6 Yogyakarta Inspeksi Jalur Rel

badge-check


 Pastikan Operasional KA Aman di Musim Penghujan Jelang Nataru, KAI Daop 6 Yogyakarta Inspeksi Jalur Rel Perbesar

Wartatrans.com, YOGYAKARTA – Memasuki musim penghujan dan jelang momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta melakukan berbagai upaya untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional KA.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan persiapan di berbagai aspek baik dari sisi sarana, prasarana dan SDM. Untuk memastikan kesiapan lintas, Management Daop 6 Yogyakarta telah melaksanakan inspeksi lintas Walikukun-Solobalapan, Wonogiri-Puwosari, dan Solobalapan-Goprak pada Rabu-Kamis (3-4/12/2025).

“Kegiatan inspeksi ini dilakukan untuk memastikan persiapan masa angkutan Nataru 2025/2026 sekaligus memastikan seluruh lintas siap dalam menghadapi musim penghujan. Jajaran Management Daop 6 Yogyakarta melakukan pengecekan fasilitas operasional, fasilitas pendukung perjalanan KA, fasilitas penunjang lainnya hingga kemampuan SDM dalam mengamankan dan menjaga perjalanan KA agar selamat, aman, lancar dan terkendali,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Jumat (5/12/2025).

Feni menambahkan, dalam pelaksanaan inspeksi di tiga lintas tersebut, jajaran Daop 6 Yogyakarta melaksanakan pemeriksaan menggunakan kereta dresin inspeksi. Di lintas Walikukun-Solobalapan terdapat 6 stasiun yang diinspeksi yakni Stasiun Sragen, Masaran, Kemiri, Palur, Solojebres, dan Solobalapan.

Di lintas Wonogiri-Purwosari terdapat 5 stasiun yang ditinjau yakni Stasiun Wonogiri, Pasarnguter, Sukoharjo, Solokota, dan Purwosari. Sedangkan di lintas Solobalapan-Goprak terdapat 6 stasiun yang diinspeksi yakni Stasiun Solobalapan, Kadipiro, Kalioso, Salem, Sumberlawang, dan berakhir di Goprak.

“Yang menjadi objek pemeriksaan antara lain kelengkapan administrasi operasional KA, fasilitas stasiun, kecakapan petugas, serta prasarana perjalanan KA seperti jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, perlintasan sebidang, hingga potensi risiko di sepanjang jalur kereta api untuk segera dimitigasi. Pemeriksaan ini merupakan standard operating procedure (SOP) KAI. Berdasarkan inspeksi di lintas tersebut, keseluruhan jalur dinyatakan aman dan siap,” ujar Feni.

Daop 6 Yogyakarta memastikan prasarana dalam kondisi baik dan andal, seperti kondisi jalur, bantalan, penambat rel, jembatan, wesel, batu balast, normalisasi saluran air, dan perlintasan sebidang.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, Daop 6 Yogyakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di 19 lokasi apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrim seperti banjir, amblesan dan tanah longsor dapat segera ditangani. AMUS yang disiapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, alat berat, dan peralatan lainnya.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat bekerjasama untuk mewujudkan perjalanan KA yang selamat dan aman khususnya selama Nataru 2025/2026.

Masyarakat diimbau untuk ikut mendukung dan peduli terhadap keselamatan perjalanan KA di wilayah sekitarnya dengan tidak membuang sampah di jalur KA, tidak membakar sampah di sekitar jalur KA, tidak meletakkan batu atau benda di jalur yang dapat membahayakan perjalanan KA, tidak membuat perlintasan liar baru,dan tidak melakukan pelemparan terhadap KA.

“Masyarakat juga dapat melaporkan kepada petugas KAI terdekat apabila melihat hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan perjalanan KA seperti aksi oknum yang mencurigakan atau gangguan alam yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan KA,” pungkas Feni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Angkut 16,6 Juta Ton Batu Bara hingga April 2026 untuk Dukung Pasokan Energi Jawa-Bali

13 Mei 2026 - 18:34 WIB

KAI Services Gandeng ADFood Services Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Pangan di Kereta

13 Mei 2026 - 17:55 WIB

Penjualan Tiket KA Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Tembus 584 Ribu, Rute Wisata jadi Favorit

13 Mei 2026 - 17:33 WIB

Mau Liburan Naik Kereta? Tiket dari Daop 1 Jakarta ke Sejumlah Kota Masih Tersedia

13 Mei 2026 - 16:57 WIB

KAI Wisata dan BTN Jalin Kerja Sama Pengembangan Layanan dan Inovasi Digital

13 Mei 2026 - 09:27 WIB

KAI Catat 17.867 Penumpang Gunakan Kereta Petani dan Pedagang Merak–Rangkasbitung

13 Mei 2026 - 09:19 WIB

KAI Services Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Lowongan Kerja

13 Mei 2026 - 09:10 WIB

Proyek MRT Jakarta Fase 2A Bundaran HI-Kota Ditinjau Wapres dan Menhub

12 Mei 2026 - 19:02 WIB

KCIC Siapkan Ratusan Tenant dan Ribuan Tempat Parkir, Pastikan Kenyamanan Di Momen Libur Panjang

12 Mei 2026 - 18:06 WIB

KAI Catat Penjualan 504 Ribu Tiket saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Paling Ramai Tujuan Yogyakarta

12 Mei 2026 - 16:25 WIB

Trending di PERON