Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

PERON

Pastikan Operasional KA Aman di Musim Penghujan Jelang Nataru, KAI Daop 6 Yogyakarta Inspeksi Jalur Rel

badge-check


 Pastikan Operasional KA Aman di Musim Penghujan Jelang Nataru, KAI Daop 6 Yogyakarta Inspeksi Jalur Rel Perbesar

Wartatrans.com, YOGYAKARTA – Memasuki musim penghujan dan jelang momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta melakukan berbagai upaya untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional KA.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan persiapan di berbagai aspek baik dari sisi sarana, prasarana dan SDM. Untuk memastikan kesiapan lintas, Management Daop 6 Yogyakarta telah melaksanakan inspeksi lintas Walikukun-Solobalapan, Wonogiri-Puwosari, dan Solobalapan-Goprak pada Rabu-Kamis (3-4/12/2025).

“Kegiatan inspeksi ini dilakukan untuk memastikan persiapan masa angkutan Nataru 2025/2026 sekaligus memastikan seluruh lintas siap dalam menghadapi musim penghujan. Jajaran Management Daop 6 Yogyakarta melakukan pengecekan fasilitas operasional, fasilitas pendukung perjalanan KA, fasilitas penunjang lainnya hingga kemampuan SDM dalam mengamankan dan menjaga perjalanan KA agar selamat, aman, lancar dan terkendali,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Jumat (5/12/2025).

Feni menambahkan, dalam pelaksanaan inspeksi di tiga lintas tersebut, jajaran Daop 6 Yogyakarta melaksanakan pemeriksaan menggunakan kereta dresin inspeksi. Di lintas Walikukun-Solobalapan terdapat 6 stasiun yang diinspeksi yakni Stasiun Sragen, Masaran, Kemiri, Palur, Solojebres, dan Solobalapan.

Di lintas Wonogiri-Purwosari terdapat 5 stasiun yang ditinjau yakni Stasiun Wonogiri, Pasarnguter, Sukoharjo, Solokota, dan Purwosari. Sedangkan di lintas Solobalapan-Goprak terdapat 6 stasiun yang diinspeksi yakni Stasiun Solobalapan, Kadipiro, Kalioso, Salem, Sumberlawang, dan berakhir di Goprak.

“Yang menjadi objek pemeriksaan antara lain kelengkapan administrasi operasional KA, fasilitas stasiun, kecakapan petugas, serta prasarana perjalanan KA seperti jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, perlintasan sebidang, hingga potensi risiko di sepanjang jalur kereta api untuk segera dimitigasi. Pemeriksaan ini merupakan standard operating procedure (SOP) KAI. Berdasarkan inspeksi di lintas tersebut, keseluruhan jalur dinyatakan aman dan siap,” ujar Feni.

Daop 6 Yogyakarta memastikan prasarana dalam kondisi baik dan andal, seperti kondisi jalur, bantalan, penambat rel, jembatan, wesel, batu balast, normalisasi saluran air, dan perlintasan sebidang.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, Daop 6 Yogyakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang ditempatkan di 19 lokasi apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrim seperti banjir, amblesan dan tanah longsor dapat segera ditangani. AMUS yang disiapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, alat berat, dan peralatan lainnya.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengajak seluruh masyarakat bekerjasama untuk mewujudkan perjalanan KA yang selamat dan aman khususnya selama Nataru 2025/2026.

Masyarakat diimbau untuk ikut mendukung dan peduli terhadap keselamatan perjalanan KA di wilayah sekitarnya dengan tidak membuang sampah di jalur KA, tidak membakar sampah di sekitar jalur KA, tidak meletakkan batu atau benda di jalur yang dapat membahayakan perjalanan KA, tidak membuat perlintasan liar baru,dan tidak melakukan pelemparan terhadap KA.

“Masyarakat juga dapat melaporkan kepada petugas KAI terdekat apabila melihat hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan perjalanan KA seperti aksi oknum yang mencurigakan atau gangguan alam yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan KA,” pungkas Feni.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan

10 Oktober 2026 - 05:03 WIB

KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen

10 Oktober 2026 - 01:35 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

10 Oktober 2026 - 00:28 WIB

KAI Services Resmikan TPS3R di Stasiun Gambir, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

9 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Trending di PERON