Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

PERISTIWA

Pelukis Sulan Lim Hadirkan “Harmoni” dalam Pameran Paradocs #2 di TIM

badge-check


 Pelukis Sulan Lim Hadirkan “Harmoni” dalam Pameran Paradocs #2 di TIM Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pameran seni rupa Paradocs #2 yang digelar di Galeri Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki (TIM), turut menampilkan karya-karya dari sejumlah perupa anggota Peruja. Di antara para peserta, hadir pelukis perempuan Indonesia Sulan Lim, yang dikenal dengan karakteristik kuat pada penggunaan cat air dan sapuan kuas yang khas.

Dalam pameran yang berlangsung pada 25–30 November 2025 ini, Sulan menampilkan dua karya bertajuk “Harmoni”. Kedua karya tersebut menggambarkan pendekatan abstrak liris dengan tema utama harmonisasi alam.

Sulan Lim didepan karyanya saat pameran Para docs #2 di Taman Ismail Marzuki.

“Dalam karya saya yang didominasi warna biru, saya ingin menampilkan ketenangan, kedalaman, dan unsur spiritual. Sementara guratan merah melambangkan kekuatan dan kekontrasan. Intinya, saya ingin bicara tentang keseimbangan,” ujar Sulan saat ditemui di sela pameran.

Karya “Harmoni” kedua memvisualkan ekspresi gerak dan emosi yang lebih dinamis. Sulan menjelaskan bahwa bentuk-bentuk abstrak yang tampak berpusar dalam lukisan tersebut merupakan simbol transformasi dalam menghadapi derasnya arus kehidupan.

Sulan Lim bukan nama baru di dunia seni rupa Indonesia. Ia memulai proses kreatifnya sejak bergabung dengan Sanggar Seni Rupa Garajas pada medio 1980-an. Konsistensinya dalam berkarya membuatnya aktif mengikuti berbagai pameran, baik tunggal maupun bersama. Karya-karyanya kini telah menjadi bagian koleksi para kolektor dalam dan luar negeri.

Kehadiran dua karya “Harmoni” di Paradocs #2 semakin menegaskan posisi Sulan Lim sebagai salah satu pelukis perempuan Indonesia yang memiliki gaya personal kuat dan tetap produktif dalam berkarya.*** (Gara)

Sulan Lim brrsama rekan sesama pelukis dari Sanggar Garajas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Catatan Halimah Munawir: Kebahagiaan Seorang Ibu adalah Hadir di Setiap Langkah Anak

1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 12:14 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Trending di SENI BUDAYA