Wartatrans.com, JAKARTA – Sebuah pemandangan hangat sekaligus inklusif terlihat di Stasiun KRL Commuter Line Cikini, Jakarta pada Senin (29/6/2026) siang.
Seorang penumpang disabilitas pengguna kursi roda dibantu petugas stasiun untuk naik menuju area peron menggunakan fasilitas terbaru berupa platform lift.

Penumpang perempuan tersebut diketahui baru saja selesai berobat dari rumah sakit dan hendak pulang ke menggunakan KRL ke menuju ke Stasiun Bogor. “Kami dari Rumah Sakit Gatot Subroto, ini mau pulang ke Stasiun Bogor,” ujar sang Ibu yang awalnya menuntun kursi roda sang anaknya tersebut.
Perjalanan yang semula terasa berat bagi ibunya yang mendorong kursi roda, menjadi jauh lebih mudah berkat kesigapan petugas dan kehadiran teknologi ramah disabilitas tersebut.
Petugas stasiun tampak dengan telaten mengoperasikan alat yang bergerak naik secara perlahan di samping anak tangga.
Penumpang penumpuan anak yang berada di kursi roda mengenakan jilbab cerah yang melilit kepalanya. Ia mengenakan jaket marun, serta celana panjang hitam. Di pangkuannya, ia meletakkan tas ransel pink yang terlihat cukup cerah.
Petugas stasiun yang berdiri di sebelahnya mengenakan seragam berwarna dengan rompi kuning cerah yang memiliki logo KAI tidak tampak aktif, namun keberadaannya di samping penumpang menunjukkan kesiapannya untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Suasana di tangga terlihat cukup tenang dan kondusif. Platform lift yang digunakan terlihat modern dan canggih dengan lampu LED biru yang menyala di bagian pinggirnya. Di atas platform lift terdapat papan informasi elektronik yang menampilkan status dan petunjuk penggunaan alat tersebut.

Tidak hanya membantu mengoperasikan platform lift, petugas tersebut juga mengawal sang penumpang hingga masuk dan duduk dengan nyaman di dalam rangkaian kereta menuju Stasiun Bogor.
Fasilitas platform lift di Stasiun Cikini ini merupakan inovasi pertama yang diterapkan di lingkungan stasiun Commuter Line. Langkah ini menjadi perhatian khusus KAI Commuter dalam meningkatkan kualitas layanan yang ramah dan inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa kehadiran alat ini bertujuan untuk memberikan kemandirian bagi pengguna prioritas seperti penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.
“Dengan adanya platform lift, penyandang disabilitas terutama pengguna kursi roda dapat lebih mudah mengakses area peron serta keluar-masuk stasiun tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan petugas atau pengguna lain,” ujar Karina beberapa waktu lalu saat peresmian alat tersebut.
Di Stasiun Cikini, terdapat tiga titik platform lift yang dipasang untuk memudahkan mobilitas penumpang. Titik pertama berada di area pintu masuk sebelum melakukan tap tiket, sementara titik kedua dan ketiga berada di area tangga menuju peron 1 dan peron 2 untuk naik ke atas jalur rel kereta.
Dari sisi keamanan, platform lift ini memiliki kapasitas maksimal hingga 250 kilogram atau setara dua orang dewasa dan satu kursi roda. Alat ini juga dilengkapi sistem pelipatan otomatis serta fitur pengunci darurat yang telah lulus sertifikasi teknis demi menjamin keselamatan pengguna.
Melalui inovasi yang rencananya akan diterapkan di stasiun-stasiun lainnya ini, KAI Commuter berkomitmen untuk terus mewujudkan transportasi publik yang ramah, aman, dan memanusiakan semua penumpangnya.(fahmi)




























