Menu

Mode Gelap
PTPN I Tempuh Restorative Justice, Mujiran Bebas dari Tuntutan Hukum Jelang Idul Adha, Kapal PELNI Angkut 825 Sapi dari Kupang ke Jakarta Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas Puncak Ibadah Haji 1447 H, DAMRI Telah Layani 72 Ribu Jemaah pada Fase Keberangkatan di Berbagai Embarkasi Indonesia KCIC Beri Cashback hingga 50 Persen untuk Tiket PP Whoosh Saat Libur Panjang

EKOBIS

Perkuat Kredit UMKM, Edy Kusnadi Siapkan Bank Kalbar Ekspansif namun Tetap Prudent

badge-check


 Edy Kusnaidi Perbesar

Edy Kusnaidi

Wartatrans.com, PONTIANAK – Di tengah tantangan ekonomi yang terus bergerak dinamis, Bank Kalbar memilih melangkah dengan optimisme.

Penunjukan Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026 menjadi sinyal kuat bahwa bank pembangunan daerah ini siap mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekonomi Kalimantan Barat, khususnya melalui sektor UMKM.

Bagi Edy, fondasi kuat yang dimiliki Bank Kalbar saat ini menjadi modal penting untuk melakukan ekspansi bisnis secara sehat dan berkelanjutan.

Dia menilai, capaian kinerja keuangan sepanjang 2025 menunjukkan bahwa Bank Kalbar berada dalam kondisi yang sangat solid.

“Bank Kalbar adalah bank dengan kondisi yang sangat sehat. Hal itu terlihat dari berbagai indikator keuangan tahun 2025, mulai dari risiko kredit yang rendah dengan NPL Gross 1,85 persen dan NPL Net 0,58 persen, efisiensi operasional yang baik dengan BOPO 69,94 persen, hingga permodalan yang sangat kuat melalui CAR sebesar 36,97 persen,” ujarnya.

Tak hanya itu, profitabilitas Bank Kalbar juga dinilai stabil dengan ROA 2,61 persen dan ROE 12,28 persen, sementara likuiditas tetap terjaga pada level LDR 85,59 persen.

Kinerja tersebut memperlihatkan kemampuan Bank Kalbar menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian.

Sepanjang tahun 2025, total aset Bank Kalbar tercatat mencapai Rp27,68 triliun. Dari jumlah tersebut, aset produktif mencapai Rp26,75 triliun, menandakan dominasi aset yang mampu menghasilkan pendapatan secara optimal.

Kondisi itu turut mendorong pencapaian laba bersih sebesar Rp511 miliar.

Menurut Edy, capaian tersebut menjadi bukti kesiapan Bank Kalbar untuk mendukung berbagai program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah.

“Bank Kalbar sangat siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi daerah,” katanya.

Salah satu fokus utama yang akan terus diperkuat adalah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hingga 31 Maret 2026, penyaluran kredit UMKM Bank Kalbar telah mencapai Rp2,93 triliun dengan jumlah debitur lebih dari 19 ribu nasabah. Angka tersebut mencerminkan kontribusi UMKM yang kini mencapai sekitar 16,40 persen dari total portofolio kredit Bank Kalbar.

Baginya, sektor UMKM masih menyimpan potensi besar untuk terus dikembangkan. Karena itu, Bank Kalbar berkomitmen meningkatkan porsi pembiayaan UMKM dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat.

Namun demikian, ekspansi kredit tetap akan dilakukan secara terukur. Edy menegaskan bahwa peningkatan pembiayaan UMKM harus berjalan beriringan dengan penerapan manajemen risiko yang kuat.

“Penambahan kredit UMKM tetap menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi, penguatan fungsi kepatuhan, serta pelaksanaan audit secara berkala sebagai bagian dari three lines of defense,” ungkapnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan latar belakang profesional Edy yang telah mengantongi Sertifikasi Manajemen Risiko hingga jenjang tertinggi level VII, serta sertifikasi analisa keuangan yang menjadi prasyarat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi calon pimpinan bank.

Dengan kombinasi antara kinerja keuangan yang sehat, penguatan sektor UMKM, dan penerapan tata kelola yang prudent, Bank Kalbar diyakini akan semakin agresif namun tetap hati-hati dalam memperluas perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PTPN I Tempuh Restorative Justice, Mujiran Bebas dari Tuntutan Hukum

25 Mei 2026 - 20:51 WIB

Jelang Idul Adha, Kapal PELNI Angkut 825 Sapi dari Kupang ke Jakarta

25 Mei 2026 - 20:16 WIB

KPLP Tanjung Priok Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Dukung Wisata Bahari di Pesawaran

25 Mei 2026 - 18:28 WIB

Kolaborasi Pelita Air dan Partner Lifestyle Buka Peluang Baru bagi Pelaku Bisnis Wisata

25 Mei 2026 - 16:25 WIB

Jelang Idul Adha, AirNav Salurkan 65 Hewan Kurban untuk Warga Tangerang

25 Mei 2026 - 15:53 WIB

InJourney Hospitality Raih Diamond IRCA 2026, Perkuat Governance dan Budaya Compliance

25 Mei 2026 - 15:24 WIB

ASDP Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Dinamis Selat Bali Jelang Libur Idul Adha

24 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bidik Rute Baru LDF Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik

24 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pelindo Sunda Kelapa Terima Kunjungan Wisata Edukasi 12 Jalur Destinasi Jakarta Utara

24 Mei 2026 - 02:22 WIB

Apresiasi Pelanggan dan Warga, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II

24 Mei 2026 - 01:06 WIB

Trending di EKOBIS