Wartatrans.com, TEGAL – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Masyarakat Keselamatan Berlalu Lintas Tahun 2026.
DPP kali ini dilaksanakan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal 30 Juni s.d 6 Juli 2026.

DPM ditujukan bagi guru jenjang SD/SMP dan SMA/SMK di Kota dan Kabupaten Tegal ini diikuti sebanyak 100 orang peserta.
Penyelenggaraan DPM kali ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Politeknik Transportasi Darat Bali dengan PKTJ Tegal, tentang Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2026, yang ditandatangani pada 2 Maret 2026 lalu.
Direktur PKTJ Tegal Bambang Istiyanto, mengungkapkan, DPM digelar agar Masyarakat, khususnya guru mampu memahami peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas, memahami karakteristik pejalan kaki, menerapkan tata cara penggunaan angkutan umum, memahami keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang, serta memahami penanganan emergency response atau tanggap darurat di jalan raya.
“Dengan sasaran peserta dari kalangan guru, diklat ini diharapkan dapat menjadi jembatan transfer pengetahuan keselamatan berlalu lintas dari lingkungan kampus ke lingkungan sekolah, sehingga nilai-nilai keselamatan dapat lebih luas ditanamkan kepada peserta didik di Kota dan Kabupaten Tegal,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan PKTJ Tegal, Prima A.M.G. Cornelis, mengungkapkan, kurikulun DPM kali ini disusun sebanyak 20 jam Pelajaran atau selama tiga hari kerja yang meliputi materi teori dan praktik di kampus PKTJ Tegal.
Selain itu para peserta yang mengikuti diklat tidak dibebankan biaya atau gratis.
“Proses belajar mengajar dilaksanakan dengan metode pendekatan andragogy atau pembelajaran orang dewasa, melalui kombinasi tatap muka di kelas dan praktik langsung di lapangan. Seluruh tenaga pengajar dalam diklat ini berasal dari lingkungan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang keselamatan transportasi darat,” katanya.
Melalui program ini, PKTJ menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas keselamatan lalu lintas di masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi kedinasan dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan keselamatan transportasi di wilayah Tegal dan sekitarnya. (omy)





























