Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

RAGAM

Posko Rakyat Gelar Posschooling di Desa Terisolir Atu Payung

badge-check


 Posko Rakyat Gelar Posschooling di Desa Terisolir Atu Payung Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Di tengah keterisolasian dan trauma pascabencana, Posko Rakyat menginisiasi kegiatan posschooling bagi anak-anak Desa Atu Payung, Kabupaten Aceh Tengah. Program ini menjadi upaya menjaga keberlangsungan pendidikan dasar di wilayah yang hingga kini masih terputus dari kondisi normal.

Relawan Posko Rakyat, Wedy Sastra Yoga Bintang, mengatakan kegiatan tersebut digagas karena anak-anak tak hanya membutuhkan pangan dan tempat tinggal, tetapi juga perhatian serius di bidang pendidikan. “Selain rumah, bahan pangan, dan ekonomi yang belum tahu kapan akan pulih, ada anak-anak yang rindu kembali belajar,” ujar Wedy, Selasa, 7 Januari 2026.

Sebanyak 30 siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran posschooling dengan metode home schooling yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar sembilan tahun. Namun, keterbatasan logistik masih menjadi persoalan utama.

Relawan berusaha membawa ginset ke kampung Atu Payung Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah

“Untuk konsumsi, kami hanya mampu membagikan roti ringan. Stoknya cukup sekitar empat hari, terhitung sejak Sabtu hingga hari ini,” kata Wedy. Kondisi di lapangan disebut masih mencekam, terutama saat hujan turun. Gemuruh air dan bebatuan dari pegunungan yang mengalir deras di Sungai Atu Payung kerap memicu trauma warga, membuat mereka bergegas keluar dari rumah-rumah yang sebagian sudah dalam kondisi reot.

Relawan Posko Rakyat berupaya mengisi pagi hari dengan kegiatan hiburan dan psikososial bagi anak-anak serta pemuda desa. Ketiadaan listrik memperparah situasi. Untuk kebutuhan komunikasi, relawan membawa perangkat Starlink agar tetap terhubung dengan kota. “Namun kami hanya relawan. Kami tidak memiliki kekuatan logistik dan prasarana yang memadai,” ujarnya.

Kebutuhan hunian sementara atau huntara disebut menjadi hal mendesak. Nurisama, S.Pd., salah satu pendamping kegiatan pendidikan di Atu Payung, menegaskan bahwa tanpa huntara, sulit menggerakkan aktivitas warga. “BBM sangat sulit, kalaupun ada harganya jauh dari jangkauan. Hasil pertanian pun sebagian tidak bisa dijual,” katanya.

Meski berada dalam situasi mencekam, semangat belajar anak-anak tetap menyala. Mereka datang mengikuti posschooling dengan mengenakan seragam olahraga sekolah. “Hari ini mereka rindu belajar,” ujar Nurisama. “Pendidikan tetap harus berjalan, di tengah keterbatasan apa pun.”*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA