Menu

Mode Gelap
ASDP Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Dinamis Selat Bali Jelang Libur Idul Adha UPP Korido bareng Pemprov Papua Perkuat Konektivitas 3TP KAI Services Gelar Sosialisasi Pencegahan Fraud di Yogyakarta, Hindari Kecurangan di Perusahaan Dari Warnet Gang Sempit ke Perusahaan Telekomunikasi, Perjalanan Kristoforus Hakim Membangun LJN dari Nol PPSDMPU Perkuat Standar Pelatihan Penerbangan Global Lewat Reassessment ACI di Bali KA Bogowonto Layani 91 Ribu Pelanggan Awal 2026, Perjalanan Akhir Pekan ke Yogyakarta Tetap Favorit

RAGAM

Posko Rakyat Gelar Posschooling di Desa Terisolir Atu Payung

badge-check


 Posko Rakyat Gelar Posschooling di Desa Terisolir Atu Payung Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Di tengah keterisolasian dan trauma pascabencana, Posko Rakyat menginisiasi kegiatan posschooling bagi anak-anak Desa Atu Payung, Kabupaten Aceh Tengah. Program ini menjadi upaya menjaga keberlangsungan pendidikan dasar di wilayah yang hingga kini masih terputus dari kondisi normal.

Relawan Posko Rakyat, Wedy Sastra Yoga Bintang, mengatakan kegiatan tersebut digagas karena anak-anak tak hanya membutuhkan pangan dan tempat tinggal, tetapi juga perhatian serius di bidang pendidikan. “Selain rumah, bahan pangan, dan ekonomi yang belum tahu kapan akan pulih, ada anak-anak yang rindu kembali belajar,” ujar Wedy, Selasa, 7 Januari 2026.

Sebanyak 30 siswa sekolah dasar mengikuti pembelajaran posschooling dengan metode home schooling yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar sembilan tahun. Namun, keterbatasan logistik masih menjadi persoalan utama.

Relawan berusaha membawa ginset ke kampung Atu Payung Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah

“Untuk konsumsi, kami hanya mampu membagikan roti ringan. Stoknya cukup sekitar empat hari, terhitung sejak Sabtu hingga hari ini,” kata Wedy. Kondisi di lapangan disebut masih mencekam, terutama saat hujan turun. Gemuruh air dan bebatuan dari pegunungan yang mengalir deras di Sungai Atu Payung kerap memicu trauma warga, membuat mereka bergegas keluar dari rumah-rumah yang sebagian sudah dalam kondisi reot.

Relawan Posko Rakyat berupaya mengisi pagi hari dengan kegiatan hiburan dan psikososial bagi anak-anak serta pemuda desa. Ketiadaan listrik memperparah situasi. Untuk kebutuhan komunikasi, relawan membawa perangkat Starlink agar tetap terhubung dengan kota. “Namun kami hanya relawan. Kami tidak memiliki kekuatan logistik dan prasarana yang memadai,” ujarnya.

Kebutuhan hunian sementara atau huntara disebut menjadi hal mendesak. Nurisama, S.Pd., salah satu pendamping kegiatan pendidikan di Atu Payung, menegaskan bahwa tanpa huntara, sulit menggerakkan aktivitas warga. “BBM sangat sulit, kalaupun ada harganya jauh dari jangkauan. Hasil pertanian pun sebagian tidak bisa dijual,” katanya.

Meski berada dalam situasi mencekam, semangat belajar anak-anak tetap menyala. Mereka datang mengikuti posschooling dengan mengenakan seragam olahraga sekolah. “Hari ini mereka rindu belajar,” ujar Nurisama. “Pendidikan tetap harus berjalan, di tengah keterbatasan apa pun.”*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PPSDMPU Perkuat Standar Pelatihan Penerbangan Global Lewat Reassessment ACI di Bali

24 Mei 2026 - 16:50 WIB

Warga Korban Bencana Banjir Bandang Aceh Keluhkan Dana Tunggu Hunian Belum Cair

24 Mei 2026 - 14:05 WIB

Pelindo Sunda Kelapa Terima Kunjungan Wisata Edukasi 12 Jalur Destinasi Jakarta Utara

24 Mei 2026 - 02:22 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan Diamond di Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

24 Mei 2026 - 01:30 WIB

Apresiasi Pelanggan dan Warga, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II

24 Mei 2026 - 01:06 WIB

Nobar “Pesta Babi” di Tengah Gerimis, Ruang Refleksi Kemanusiaan di Temas River Park

24 Mei 2026 - 00:17 WIB

PELITA Gelar Diskusi Publik :Melampaui Sekat Ibadah

24 Mei 2026 - 00:10 WIB

Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026 untuk Inovasi Layanan Publik

23 Mei 2026 - 22:32 WIB

Pererat Solidaritas, DPP HMTI Konsolidasikan Organisasi Masyarakat Tabagsel di Jabodetabek

23 Mei 2026 - 22:23 WIB

BPDAS Krueng Aceh Salurkan 2.500 Bibit untuk Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Aceh Utara

23 Mei 2026 - 12:29 WIB

Trending di PERISTIWA