Menu

Mode Gelap
Nina Septiana Nugroho, Konsisten Dukung FORWAN Optimalisasi Layanan Pelabuhan, Kemenhub Hibahkan Aset BMN ke Pemkab Mamuju KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel Aceh Dihadapkan Dua Krisis: Banjir Meluas dan Sorotan Pelanggaran Moral di Media Sosial Ini Respon Kemenhub Terkait Info Rencana Pemberian Akses Overflight Pesawat Militer Asing  PTP Nonpetikemas Perkuat Layanan Bongkar Muat Bijih Timah di Tanjung Pandan

RAGAM

Program Makan Bergizi Gratis Kembali Memakan Korban di Semarang

badge-check


 Program Makan Bergizi Gratis Kembali Memakan Korban di Semarang Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali bermasalah. Baru beberapa hari berjalan setelah libur semester, puluhan siswa SMK Negeri 11 Semarang mengalami dugaan keracunan makanan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026. Sedikitnya 75 siswa melaporkan keluhan kesehatan berupa mual, muntah, pusing, hingga sakit perut. Gejala mulai dirasakan sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa jam setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Seluruh siswa yang terdampak berasal dari SMK Negeri 11 Semarang.

“Sekitar pukul 16.00 WIB ada beberapa siswa yang mengeluh mual dan pusing. Dari pendataan sementara, tercatat 75 siswa melaporkan keluhan,” kata Haris saat ditemui di Semarang, Jumat, 9 Januari 2026.

Dari jumlah tersebut, empat siswa sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Banyumanik. Dua siswa telah diperbolehkan pulang pada Jumat, sementara sisanya menjalani perawatan mandiri di rumah masing-masing.

Haris menjelaskan, total siswa SMK Negeri 11 Semarang mencapai sekitar 1.400 orang dan seluruhnya mengonsumsi menu MBG pada hari kejadian. Namun, hanya sebagian kecil yang mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa siswa, kata Haris, mengaku mencium bau tidak sedap dari makanan yang dibagikan—berbeda dari menu MBG pada hari-hari sebelumnya. Dugaan awal mengarah pada lauk ayam suwir yang kemungkinan tidak dalam kondisi layak konsumsi.

Adapun menu MBG yang disajikan saat itu terdiri atas nasi, oseng labu, perkedel tahu, ayam suwir, dan buah semangka. Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan masih belum keluar.

Program Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 11 Semarang sendiri telah berjalan sejak Agustus 2025. Insiden ini menjadi kasus keracunan pertama sejak program tersebut diterapkan di sekolah tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan Jawa Tengah memutuskan menghentikan sementara penyaluran MBG di sekolah tersebut. Evaluasi akan dilakukan bersama pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

“Sementara kita hentikan dulu sambil dilakukan evaluasi dan pencarian penyebabnya. Ini masih dugaan awal,” ujar Haris.

Ia memastikan pihak sekolah dan dinas terkait telah bergerak cepat membawa siswa yang mengalami gejala keracunan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.***

(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Dihadapkan Dua Krisis: Banjir Meluas dan Sorotan Pelanggaran Moral di Media Sosial

13 April 2026 - 19:00 WIB

Efisiensi Anggaran, Pemkot Depok Alihkan Insentif Bimroh ke Guru Ngaji

13 April 2026 - 17:02 WIB

Dari Silaturahmi ke Strategi: FORWAN Mulai Bangun Arah Baru Organisasi

13 April 2026 - 09:33 WIB

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di ANJUNGAN