Menu

Mode Gelap
Alwashliyah Gandeng ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, MoU Disiapkan di Muktamar XXIII IPCC Terus Melaju, Pergantian Pimpinan Perkuat Sinergi Ekosistem Kepelabuhanan Nasional Iran Tawarkan Transfer Teknologi ke Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah Kemenhub Siapkan Formula Baru Tarif Tiket Pesawat, Berlaku Saat Harga Avtur Stabil Tarif Listrik di ASEAN Dinilai Kurang Kompetitif, Stabilitas Dijaga tetapi Bebani Fiskal Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon

ANJUNGAN

PT Pelindo Jasa Maritim Berhasil Dukung Mobilisasi Rig Lepas Pantai dari Perairan Balikpapan

badge-check


 PT Pelindo Jasa Maritim Berhasil Dukung Mobilisasi Rig Lepas Pantai dari Perairan Balikpapan Perbesar

Wartatrans.com, BALIKPAPAN – PT Pelindo jasa Maritim (PJM) melaksanakan kegiatam rig lepas pantai yang telah menyelesaikan operasinya di perairan Balikpapan berlangsung dengan aman dan lancar berkat dukungan layanan pemanduan dan penundaan dari PJM. Rig tersebut dipindahkan untuk selanjutnya diangkut kembali ke negara asal pemiliknya setelah menyelesaikan seluruh pekerjaan operasional di Indonesia.

Pelayanan pemindahan rig dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, mulai pukul 07.03 WITA hingga 12.40 WITA. Kegiatan pemanduan dipimpin oleh pandu Abdul Rahmat, yang memastikan proses pergerakan rig berjalan sesuai prosedur keselamatan dan ketentuan pelayaran yang berlaku.

Operasi penundaan melibatkan tiga armada kapal tunda, yakni TB Azzura Harbour dengan kekuatan mesin 4.000 horse power (HP), KT Venus Harbour dengan kekuatan 2.000 HP, serta TB HTS 18 dengan kekuatan 4.070 HP. Kolaborasi ketiga kapal tunda tersebut mendukung manuver pemindahan rig secara efektif dan terkendali.

“Pelaksanaan pelayanan kali ini merupakan bagian dari komitmen PJM untuk selalu meberikan service excellence kepada pengguna jasa. PJM tentunya memberikan pelayanan terbaik dengan juga memperhatikan aspek safety,” SVP Sekretaris Perusahaan PJM, Tubagus Patrick menerangkan.

Pemindahan rig ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pascaoperasi, mengingat unit rig telah menyelesaikan tugasnya di wilayah perairan Indonesia. Selanjutnya, rig akan dikembalikan ke negara asal pemiliknya. Kegiatan ini menunjukkan kesiapan layanan pemanduan dan penundaan dalam mendukung aktivitas industri migas lepas pantai serta menjamin kelancaran dan keselamatan pelayaran di wilayah kerja pelabuhan.

“Pilot is number one, one of the best in Indonesia, the tugs are also capable enough,” ujar Captain Gilbert dari China Oilfield Services Limited (COSL), menerangkan bahwa Pandu PJM yang melayani pelayanan di Balikpapan merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Keberhasilan operasi ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan maritim yang profesional, andal, dan berorientasi pada keselamatan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPCC Terus Melaju, Pergantian Pimpinan Perkuat Sinergi Ekosistem Kepelabuhanan Nasional

27 Juni 2026 - 10:14 WIB

Iran Tawarkan Transfer Teknologi ke Indonesia di Tengah Ketegangan Timur Tengah

27 Juni 2026 - 10:00 WIB

Tarif Listrik di ASEAN Dinilai Kurang Kompetitif, Stabilitas Dijaga tetapi Bebani Fiskal

27 Juni 2026 - 08:35 WIB

Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi, Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon

27 Juni 2026 - 05:59 WIB

Susunan Baru Direksi PT Pelindo Sinergi Lokaseva untuk Dukung Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan

27 Juni 2026 - 05:52 WIB

Wali Kota Makassar Soroti Fenomena LGBT, Neno Warisman Dorong Daerah Bentuk Perda Larangan

26 Juni 2026 - 18:31 WIB

Libur Sekolah Dimulai, 418 Ribu Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP

26 Juni 2026 - 18:17 WIB

LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter di Perpres 111/2025, Aktivis Cinta Keluarga Neno Warisman Ingatkan Bahayanya LGBT

26 Juni 2026 - 18:14 WIB

PELNI Layani Lebih dari 5,1 Juta Penumpang Sepanjang 2025, Kinerja Operasional Meningkat

26 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pembangunan Pipa PAM Jaya Masif, Pasokan Air Di Jakarta Masih Defisit

26 Juni 2026 - 17:12 WIB

Trending di RAGAM