Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029 Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

ANJUNGAN

PELNI Optimalkan Jalur Pelayaran Angkut Bantuan Bencana Sumatera ke Belawan, Gratiskan Biaya Pengiriman

badge-check


 Pelni gunakan KM Kelud angkut bantuan bencana ke Belawan Perbesar

Pelni gunakan KM Kelud angkut bantuan bencana ke Belawan

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama Pelayaran Indonesia (PELNI) Tri Andayani, melepas layanan pengiriman gratis bantuan bencana ke Sumatera, melalui KM Kelud menuju Pelabuhan Belawan Medan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jum’at (12/12/2025).

PELNI bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Posindo) dan JNE, untuk pendistribusian layanan bantuan tersebut ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Terhadap layanan tersebut, PELNI membebaskan biaya pengiriman dari seluruh cabang PELNI di seluruh Indonesia, yang dijadwalkan dalam tiga kloter pengiriman, yakni pada (hari ini) 12 Desember 2025 sebanyak 15 kontainer ukuran 20 feet atau Twenty foot Equivalent Units (TEUs) menggunakan KM Kelud yang diperkirakan tiba pada Senin (18/12/2025) pukul 12.00 WIB.

Dilanjutkan pada kloter kedua pada 13 Desember 2025 menggunakan KM Ngapulu sebanyak 29 TEUs dan kloter ketiga pada 18 Desember 2025 sebanyak 16 TEUs (estimasi sementara) menggunakan KM Kelud.

“Semua Kapal PELNI itu diberangkatkan dari Tanjung Priok ke Pelabuhan Belawan Medan Sumatera Utara. Adapun barang bantuan berupa sembako, termasuk perlengkapan untuk ibadah bagi korban bencana di Sumatera itu kami konsolidasikan di Tanjung Priok,” ujar Direktur Utama PELNI.

Dia juga memastikan semua barang bantuan tersebut bisa sampai ke korban bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, termasuk yang berasal dari masyarakat langsung, maupun yang dikumpulkan oleh JNE dan Posindo.

“Dalam hal ini, PELNI sebagai transportir dan juga menyalurkan bantuan langsung dari masyarakat yang bisa disampaikan melalui cabang PELNI di seluruh Indonesia. Adapun Posindo dan JNE, mempunyai program yang sama dan PELNI hanya transportirnya saja,” ujar Andayani.

Dirut Pelni juga mengungkapkan, jika diestimasi biaya pengiriman (transportir) yang dibebaskan pada program tiga kloter tersebut mencapai Rp 1,5 miliar.

Menutup konferensi pers, manajemen Pelni menyampaikan harapan agar upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana di Sumatera.

“Kami berharap keberadaan kami sebagai BUMN pelayaran dapat berkontribusi meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” tutup Andayani.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia

12 Juli 2026 - 15:46 WIB

Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah

12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna

11 Juli 2026 - 15:35 WIB

PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI pada IDEAS Conference 2026

11 Juli 2026 - 11:18 WIB

Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama

11 Juli 2026 - 01:56 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di RAGAM