Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

ANJUNGAN

PELNI Optimalkan Jalur Pelayaran Angkut Bantuan Bencana Sumatera ke Belawan, Gratiskan Biaya Pengiriman

badge-check


 Pelni gunakan KM Kelud angkut bantuan bencana ke Belawan Perbesar

Pelni gunakan KM Kelud angkut bantuan bencana ke Belawan

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama Pelayaran Indonesia (PELNI) Tri Andayani, melepas layanan pengiriman gratis bantuan bencana ke Sumatera, melalui KM Kelud menuju Pelabuhan Belawan Medan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jum’at (12/12/2025).

PELNI bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Posindo) dan JNE, untuk pendistribusian layanan bantuan tersebut ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Terhadap layanan tersebut, PELNI membebaskan biaya pengiriman dari seluruh cabang PELNI di seluruh Indonesia, yang dijadwalkan dalam tiga kloter pengiriman, yakni pada (hari ini) 12 Desember 2025 sebanyak 15 kontainer ukuran 20 feet atau Twenty foot Equivalent Units (TEUs) menggunakan KM Kelud yang diperkirakan tiba pada Senin (18/12/2025) pukul 12.00 WIB.

Dilanjutkan pada kloter kedua pada 13 Desember 2025 menggunakan KM Ngapulu sebanyak 29 TEUs dan kloter ketiga pada 18 Desember 2025 sebanyak 16 TEUs (estimasi sementara) menggunakan KM Kelud.

“Semua Kapal PELNI itu diberangkatkan dari Tanjung Priok ke Pelabuhan Belawan Medan Sumatera Utara. Adapun barang bantuan berupa sembako, termasuk perlengkapan untuk ibadah bagi korban bencana di Sumatera itu kami konsolidasikan di Tanjung Priok,” ujar Direktur Utama PELNI.

Dia juga memastikan semua barang bantuan tersebut bisa sampai ke korban bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, termasuk yang berasal dari masyarakat langsung, maupun yang dikumpulkan oleh JNE dan Posindo.

“Dalam hal ini, PELNI sebagai transportir dan juga menyalurkan bantuan langsung dari masyarakat yang bisa disampaikan melalui cabang PELNI di seluruh Indonesia. Adapun Posindo dan JNE, mempunyai program yang sama dan PELNI hanya transportirnya saja,” ujar Andayani.

Dirut Pelni juga mengungkapkan, jika diestimasi biaya pengiriman (transportir) yang dibebaskan pada program tiga kloter tersebut mencapai Rp 1,5 miliar.

Menutup konferensi pers, manajemen Pelni menyampaikan harapan agar upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana di Sumatera.

“Kami berharap keberadaan kami sebagai BUMN pelayaran dapat berkontribusi meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” tutup Andayani.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Dukung Ketersediaan Pasokan Energi Nasional, Semester I-2026 PELNI Angkut 335.415 Metrik Ton Batubara

2 Juli 2026 - 16:20 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

Trending di RAGAM