Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

RAGAM

Raden Syafei, Jejak Sunyi Islam di Muara Beres

badge-check


 Raden Syafei, Jejak Sunyi Islam di Muara Beres Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Di Muara Beres, Cibinong, sejarah kerap hadir dalam bentuk yang sederhana. Ia tidak selalu tercatat rapi dalam arsip atau buku pelajaran, tetapi hidup dalam nama, tempat, dan ingatan masyarakat. Salah satu jejak itu adalah nama Syafei yang melekat pada Masjid Al-Atiqiyah—sebuah penanda sunyi tentang seorang tokoh Islam awal bernama Raden Syafei.

Masjid Al-Atiqiyah dikenal sebagai salah satu masjid tua di kawasan Cibinong. Bagi warga setempat, masjid ini bukan hanya pusat ibadah, melainkan juga ruang ingatan. Nama Syafei yang terpatri di dalamnya dipercaya merujuk pada Raden Syafei, sosok yang berperan penting dalam perkembangan Islam di Muara Beres pada masa awal.

Raden Syafei disebut dalam tradisi sejarah lokal sebagai ulama sekaligus bangsawan Sunda, dengan garis keturunan yang terhubung dengan Kerajaan Sunda Pajajaran. Ia hidup pada masa peralihan penting, ketika pengaruh lama perlahan bergeser dan Islam mulai mengakar di Tatar Sunda. Dalam posisi sosial yang strategis itu, Raden Syafei menjadi jembatan antara tradisi dan keyakinan baru.

Islam yang berkembang di Muara Beres bukanlah Islam yang datang dengan penolakan terhadap masa lalu. Melalui tokoh-tokoh seperti Raden Syafei, ajaran Islam disampaikan secara bertahap, menyatu dengan budaya dan adat setempat. Dakwah dilakukan melalui keteladanan dan pengaruh sosial, bukan dengan paksaan. Pola inilah yang membuat Islam diterima dan bertahan kuat hingga kini.

Jejak Raden Syafei memang tidak banyak ditemukan dalam bentuk naskah tertulis. Namun, sejarah lokal kerap bertahan melalui simbol dan ingatan kolektif. Masjid Al-Atiqiyah menjadi salah satu simbol itu—sebuah ruang yang merekam peran tokoh yang bekerja dalam senyap, tetapi meninggalkan dampak panjang bagi kehidupan keagamaan masyarakat.

Hari ini, Cibinong dikenal sebagai wilayah dengan kehidupan Islam yang kuat dan dinamis. Masjid-masjid tumbuh, tradisi keagamaan terawat, dan praktik Islam menyatu dengan budaya lokal. Semua itu merupakan hasil dari proses panjang yang dirintis oleh para tokoh masa lalu, termasuk Raden Syafei.

Menulis kembali kisah Raden Syafei bukan sekadar upaya mengenang sejarah. Ia adalah cara untuk memahami akar, agar masyarakat tidak tercerabut dari perjalanan panjang yang membentuknya. Dalam konteks ini, sejarah lokal menjadi penting—bukan sebagai pelengkap sejarah besar, melainkan sebagai fondasi identitas.

Raden Syafei mungkin tidak dikenal luas di luar Muara Beres. Namun, melalui masjid, tradisi, dan ingatan warga, namanya tetap hidup. Ia menjadi pengingat bahwa sejarah sering kali dibangun oleh tokoh-tokoh yang tidak banyak disebut, tetapi jasanya terus dirasakan lintas generasi.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Catatan Halimah Munawir: Kebahagiaan Seorang Ibu adalah Hadir di Setiap Langkah Anak

1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 12:14 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Melalui Bowling Fun Games 2026, IPC TPK dan Mitra PBM Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Dorong Operational Excellence

1 Juli 2026 - 07:43 WIB

Trending di OLAH RAGA