Menu

Mode Gelap
Operasional KA di Gambir dan Pasar Senen Kembali Normal, KAI Daop 1 Layani 205 Ribu Penumpang saat Long Weekend 3.888 Perlintasan Sebidang di Jawa-Sumatra, KAI Percepat Penutupan Titik Berisiko IPC TPK Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Muaro Jambi, Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan KAI dan KNKT Dalami Insiden 27 April, Evaluasi Keselamatan Jadi Prioritas Pelindo Regional 2 Salurkan Ratusan Ribu Bantuan dalam Bentuk Santunan, Sembako, hingga Paket Takjil selama Triwulan I 2026 KAI Services Salurkan Service Recovery ke 90.783 Penumpang Terdampak Keterlambatan

RAGAM

Sambut Hari Desa Nasional, ABPEDNAS, Kejaksaan, dan Kemendagri Gelar Lomba Film Pendek

badge-check


 Sambut Hari Desa Nasional, ABPEDNAS, Kejaksaan, dan Kemendagri Gelar Lomba Film Pendek Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA  – Menyambut momentum Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2026, Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS Indonesia) secara resmi membuka pendaftaran Lomba Film Pendek Nasional bertema “Jaksa Garda Desa”.

Kompetisi berskala nasional ini merupakan buah kolaborasi strategis antara ABPEDNAS, Kejaksaan, dan Kementerian Dalam Negeri.

Program ini dirancang khusus untuk memperkuat literasi hukum di tingkat akar rumput, dengan fokus utama pada optimalisasi fungsi pengawasan, Penyaluran aspirasi dan transparansi Keuangan Desa.

Inisiasi program lomba film pendek yang digagas oleh Aditya Yusma -produser film Bioskop berjudul Rahasia Rasa & Film Sultan Agung ini berharap Melalui media kreatif visual, diharapkan sinergisitas antara masyarakat, BPD, Pemerintahan desa/kelurahan.

Kementerian Desa dan Kejaksaan serta Kementerian Dalam Negeri sebagai penguatan dalam pengawasan desa oleh BPD serta implementasi dukungan penuh ABPEDNAS dalam pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo ke Enam (VI).

“Kami menginisiasi program nasional Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa bertujuan untuk mendukung dan melaksanakan asta cita Presiden Prabowo ke Enam (6) yaitu membangun dari desa & dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan, melalui Lomba Film Pendek ini program Kejaksaan RI khususnya Jaksa Agung Muda Intelijen (Jam-Intel) yaitu JAGA DESA dapat tersosialisasikan dengan lebih efektif, efisien dan tepat sasaran menjaga akuntabilitas desa tentunya dengan mengedepankan Pencegahan,” tutur Sekjen DPP ABPEDNAS Aditya Yusma, Kamis (25/12/2025).

​Penyelenggara menegaskan bahwa kompetisi ini terbuka seluas-luasnya bagi berbagai elemen di tingkat desa. Adapun Kategori Peserta yang dapat mengikuti lomba ini adalah:

•​Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia.
•​Pemerintahan Desa (Pemdes)/Kelurahan.
•​Organisasi Kemasyarakatan dengan syarat wajib melampirkan Surat Tugas resmi dari BPD, Pemdes, atau Kelurahan setempat.

​Apresiasi tinggi datang dari Kejaksaan melalui Prof Dr Reda manthovani, selaku Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel).

Dia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah inovatif dalam mendukung program Jaga Desa.

Menurutnya, lomba film pendek ini menjadi sarana sosialisasi yang sangat efektif untuk menekankan pentingnya pengawasan kolektif.

“Kejaksaan khususnya Bidang Intelijen sangat mengapresiasi kolaborasi ini sebagai wadah untuk mendekatkan fungsi pengawasan hukum dengan mendepankan fungsi Preventif kepada masyarakat desa,” katanya.

“Kami menekankan bahwa melalui pesan-pesan kreatif dalam film Pendek ini, program Jaga Desa dapat lebih dipahami sebagai upaya preventif untuk memastikan keuangan desa dikelola dengan integritas tinggi demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Prof. Reda Manthovani Jam-Intel menutup dengan pesan istimewa “Jangan Lupa Bahagia”.

​Menanggapi peluncuran besar ini, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menekankan bahwa esensi utama dari lomba ini adalah edukasi mengenai pentingnya fungsi pengawasan terhadap keuangan desa.

“kreativitas sineas sejati dalam mewujudkan film Pendek bernilai seni tinggi tidak diukur dari kecanggihan “alat perang” atau teknologi yang digunakan, melainkan dari kekuatan ide-ide segar.

Hal ini menjadi pembuktian bahwa dari desa, kreativitas mampu mencapai level nasional, selaras dengan visi membangun desa yang bersih sesuai mandat Asta Cita,” ungkap Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama.

Sekjen DPP Abpednas menambahkan bahwa pendaftaran telah dipermudah secara digital melalui portal resmi www.abpednas.id.

Namun, bila terdapat kendala di lapangan, rekan-rekan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Dinas PMD, dan pengurus ABPEDNAS daerah siap mendampingi proses pendaftaran peserta.

Aditya mengajak seluruh elemen desa untuk segera mendaftarkan karya terbaik mereka guna menginspirasi perubahan, sembari menutup pesannya dengan ajakan khas,

“Mari kita semua sehatkan Jiwa Sehatlah Raga, Sehatkan Desa Sehatlah Bangsa Indonesia” pungkas Aditya.

Pendaftaran kini telah resmi dibuka untuk menyemarakkan Hari Desa Nasional 2026 dengan semangat integritas dan kreativitas. Pendaftaran & Pengiriman karya paling lambat 5 Januari 2026. (omy)

​.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPC TPK Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Muaro Jambi, Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

30 April 2026 - 15:50 WIB

Pameran “Guru Inspiratif” Rayakan Peran Guru dalam Seni Menggambar di Galery Ruang Darmin

30 April 2026 - 13:06 WIB

Puncak Hari Puisi Nasional 2026 Digelar di TIM

30 April 2026 - 12:13 WIB

Penampilan Duet Maut Ratna Listy Panglima Langit Tetap Mempesona

30 April 2026 - 07:13 WIB

Menyusuri Jejak Chairil di HPN 2026 Kota Depok

29 April 2026 - 23:25 WIB

HPN 2026, Halimah Munawir: Puisi Adalah Nafas Jaman

29 April 2026 - 22:09 WIB

IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional

29 April 2026 - 22:03 WIB

Kartini Bukan Kartono Band Tampil Memukau di Diskusi NGOBRAS 2026

29 April 2026 - 21:15 WIB

May Day 2026: DPC KSPSI Gowa “Ketuk Pintu” Kekuasaan, Bupati Respons Nasib Buruh

29 April 2026 - 16:05 WIB

Fashion Show Nina Septiana Curi Perhatian di NGOBRAS Kartini 2026

29 April 2026 - 14:09 WIB

Trending di SENI BUDAYA