Menu

Mode Gelap
War on Drugs for Humanity Libatkan Kekuatan Adat dan Masyarakat Gampong Terminal Kijing Mulai Operasikan Layanan Peti Kemas, Siap Jadi Motor Penggerak Logistik Kalimantan Barat BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Agustus 2026 KAI Luncurkan Space by KAI, Bidik Optimalisasi Aset dan Pendapatan Non-Farebox Rp320 Miliar AirNav Hadirkan ASO, Akses Kesehatan Karyawan hingga ke Daerah 3T Makin Mudah Garuda dan Scandinavian Airlines Perkuat Konektivitas ke Eropa Utara

TNI-POLRI

Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke

badge-check


 Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke Perbesar

Wartatrans.com (Jakarta Utara) – Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengintensifkan pemantauan dan pengendalian harga beras di Pasar Muara Angke, Jakarta Utara, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Muara Angke, Satbinmas serta perwakilan PD Pasar Jaya Muara Angke.

Pemantauan dilakukan di tiga toko beras, yaitu Toko Dewi Sri, Toko Tirah Mukti Jaya, dan Toko Abadi Jaya. Fokus kegiatan mencakup pengecekan kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dua toko, yakni Dewi Sri dan Tirah Mukti Jaya, sebelumnya menerima teguran pertama dari Satgasda Polda Metro Jaya karena menjual beras di atas HET. Para pedagang mengaku penjualan di atas HET terjadi akibat penghabisan stok lama dengan modal lebih tinggi. Namun, berdasarkan monitoring periode 11–14 November 2025, kedua toko tersebut kini telah menjual beras sesuai ketentuan.

‘Kami pastikan bahwa tiga titik yang dipantau saat ini sudah mengikuti aturan HET. Pengawasan akan terus dilakukan setiap hari,’ ujar Kasat Reskrim AKP I Gst. Ngr. Putu Krisnha N., S.Tr.K., M.Si.

Satgas juga memeriksa ketersediaan beras SPHP. Hasilnya, Toko Dewi Sri dan Toko Abadi Jaya tercatat menjual beras SPHP, sementara Toko Tirah Mukti Jaya tidak menyediakan komoditas tersebut. Pedagang Tirah Mukti Jaya menyampaikan bahwa kualitas beras SPHP kurang diminati pembeli, ditambah harga jual SPHP dari pihak kepolisian yang dinilai lebih murah sehingga kurang menguntungkan bagi pedagang.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan pengawasan harian terhadap ketiga toko tersebut serta meningkatkan komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Muara Angke.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

War on Drugs for Humanity Libatkan Kekuatan Adat dan Masyarakat Gampong

10 Juni 2026 - 17:15 WIB

Terminal Kijing Mulai Operasikan Layanan Peti Kemas, Siap Jadi Motor Penggerak Logistik Kalimantan Barat

10 Juni 2026 - 15:52 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Agustus 2026

10 Juni 2026 - 14:45 WIB

AirNav Hadirkan ASO, Akses Kesehatan Karyawan hingga ke Daerah 3T Makin Mudah

10 Juni 2026 - 13:12 WIB

Garuda dan Scandinavian Airlines Perkuat Konektivitas ke Eropa Utara

10 Juni 2026 - 12:33 WIB

Teror Dosa dan Pencarian Pengampunan dalam Film Horor Terbaru Karya Sondang Pratama

10 Juni 2026 - 11:28 WIB

Tradisi Mengaji Subuh Tetap Hidup di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee

10 Juni 2026 - 10:50 WIB

Percikan Mutia: Menjadi Perempuan yang Tenang

10 Juni 2026 - 10:45 WIB

Jaga Jakarta On The Spot: Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Serap Aspirasi Warga Muara Angke dan Perkuat Keamanan Lingkungan

10 Juni 2026 - 05:50 WIB

PTPN I Siap Dukung Percepatan Ketahanan Energi Nasional

10 Juni 2026 - 05:22 WIB

Trending di EKOBIS