Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Bertransportasi di Kepulauan Riau KAI Sederhanakan Nama Kereta Semarang-Gambir, Argo Muria hingga Merbabu Jadi KA Muria Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari Commuter Run 2026 Kembali Digelar KAI Commuter Lakukan Edukasi dan Sosialisasi layanan Commuter Line Melalui Event Lari 11 Juta Warga Indonesia Jadi Komuter, KAI Catat 242,9 Juta Pelanggan hingga Juli 2026 Gajian Tiba, Waktunya Jalan-Jalan! Ada Diskon 20% dari DAMRI

TNI-POLRI

Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke

badge-check


 Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke Perbesar

Wartatrans.com (Jakarta Utara) – Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengintensifkan pemantauan dan pengendalian harga beras di Pasar Muara Angke, Jakarta Utara, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Muara Angke, Satbinmas serta perwakilan PD Pasar Jaya Muara Angke.

Pemantauan dilakukan di tiga toko beras, yaitu Toko Dewi Sri, Toko Tirah Mukti Jaya, dan Toko Abadi Jaya. Fokus kegiatan mencakup pengecekan kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dua toko, yakni Dewi Sri dan Tirah Mukti Jaya, sebelumnya menerima teguran pertama dari Satgasda Polda Metro Jaya karena menjual beras di atas HET. Para pedagang mengaku penjualan di atas HET terjadi akibat penghabisan stok lama dengan modal lebih tinggi. Namun, berdasarkan monitoring periode 11–14 November 2025, kedua toko tersebut kini telah menjual beras sesuai ketentuan.

‘Kami pastikan bahwa tiga titik yang dipantau saat ini sudah mengikuti aturan HET. Pengawasan akan terus dilakukan setiap hari,’ ujar Kasat Reskrim AKP I Gst. Ngr. Putu Krisnha N., S.Tr.K., M.Si.

Satgas juga memeriksa ketersediaan beras SPHP. Hasilnya, Toko Dewi Sri dan Toko Abadi Jaya tercatat menjual beras SPHP, sementara Toko Tirah Mukti Jaya tidak menyediakan komoditas tersebut. Pedagang Tirah Mukti Jaya menyampaikan bahwa kualitas beras SPHP kurang diminati pembeli, ditambah harga jual SPHP dari pihak kepolisian yang dinilai lebih murah sehingga kurang menguntungkan bagi pedagang.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan pengawasan harian terhadap ketiga toko tersebut serta meningkatkan komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Muara Angke.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Gajian Tiba, Waktunya Jalan-Jalan! Ada Diskon 20% dari DAMRI

24 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

24 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX

24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Masak Gesss Episode 323 Ajak Penonton Jelajah Kuliner Nusantara di Rancamaya Bogor

24 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Citilink Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

24 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun

24 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi

24 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak

23 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028

23 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Trending di EKOBIS