Menu

Mode Gelap
Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158.959 Kursi Selama Libur Panjang Isra Miraj Sambut Libur Panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 6 Kerahkan KA Tambahan KAI Siapkan 649.780 Tempat Duduk pada Libur Panjang Isra Mikraj, Mobilitas Liburan Kian Lancar Perlindungan Konsumen Penerbangan Butuh Revolusi Regulasi Kementerian-KP Bongkar Impor 99 Ton Ikan Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

TNI-POLRI

Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke

badge-check


					Satgas Pangan Polres Priok Perketat Pengawasan Harga & Stok Beras di Pasar Muara Angke Perbesar

Wartatrans.com (Jakarta Utara) – Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengintensifkan pemantauan dan pengendalian harga beras di Pasar Muara Angke, Jakarta Utara, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Muara Angke, Satbinmas serta perwakilan PD Pasar Jaya Muara Angke.

Pemantauan dilakukan di tiga toko beras, yaitu Toko Dewi Sri, Toko Tirah Mukti Jaya, dan Toko Abadi Jaya. Fokus kegiatan mencakup pengecekan kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dua toko, yakni Dewi Sri dan Tirah Mukti Jaya, sebelumnya menerima teguran pertama dari Satgasda Polda Metro Jaya karena menjual beras di atas HET. Para pedagang mengaku penjualan di atas HET terjadi akibat penghabisan stok lama dengan modal lebih tinggi. Namun, berdasarkan monitoring periode 11–14 November 2025, kedua toko tersebut kini telah menjual beras sesuai ketentuan.

‘Kami pastikan bahwa tiga titik yang dipantau saat ini sudah mengikuti aturan HET. Pengawasan akan terus dilakukan setiap hari,’ ujar Kasat Reskrim AKP I Gst. Ngr. Putu Krisnha N., S.Tr.K., M.Si.

Satgas juga memeriksa ketersediaan beras SPHP. Hasilnya, Toko Dewi Sri dan Toko Abadi Jaya tercatat menjual beras SPHP, sementara Toko Tirah Mukti Jaya tidak menyediakan komoditas tersebut. Pedagang Tirah Mukti Jaya menyampaikan bahwa kualitas beras SPHP kurang diminati pembeli, ditambah harga jual SPHP dari pihak kepolisian yang dinilai lebih murah sehingga kurang menguntungkan bagi pedagang.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan pengawasan harian terhadap ketiga toko tersebut serta meningkatkan komunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Muara Angke.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon

14 Januari 2026 - 06:58 WIB

Pelita Air Bersama Poslog Indonesia Bantu Percepatan Penyaluran Bantuan Kemanusiaan

13 Januari 2026 - 18:46 WIB

Pelindo Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan

13 Januari 2026 - 16:47 WIB

Polsek Kawasan Muara Baru Sigap Bantu Warga Terdampak Genangan Rob dan Hujan

13 Januari 2026 - 16:39 WIB

KIP Perintahkan KPU Memberikan Informasi Salinan Ijasah Sarjana Jokowi ke Publik

13 Januari 2026 - 14:36 WIB

Trending di NASIONAL