Menu

Mode Gelap
KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini KAI Sediakan 124 Water Station Gratis di 58 Stasiun, Dukung Kebutuhan Penumpang dan Kurangi Sampah Plastik Harry De Fretes Hidupkan Semangat Persahabatan dan Musik Betawi Lewat Single “I Love You, Bestie” ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 KAI Tingkatkan Efisiensi Energi, Konsumsi Turun 15,39 Persen di Tengah Lonjakan Pelanggan Unjuk Rasa, Unjuk Karya: Seniman Perjuangkan TIM sebagai Ruang Sejarah dan Peradaban

EKOBIS

AirNav Hadirkan ASO, Akses Kesehatan Karyawan hingga ke Daerah 3T Makin Mudah

badge-check


 Peluncuran ASO Perbesar

Peluncuran ASO

Wartatrans.com, TANGERANG – Manajemen Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) terus melakukan terobosan-terobosan.

Kali ini untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi karyawan hingga ke wilayah terepencil (3T), melalui skema pelayanan Administration Services Only (ASO).

Peluncuran layanan terbaru ini dilakukan di Kantor Pusat AirNav Indonesia, di Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).

Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia Didiet KS Radityo menjelaskan, secara prinsip, penerapan layanan ASO merupakan bagian dari upaya AirNav meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh karyawan dan keluarganya melalui sistem yang lebih mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi.

“Untuk mengelola mekanisme layanan ini, AirNav menggandeng PT Administrasi Medika (AdMedika), sebuah perusahaan yang cukup berpengalaman dalam pengimplementasian mekanisme ASO,” tutur Didiet.

Implementasi ASO ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh penerima manfaat, yaitu karyawan.

Ini adalah mekanisme pengelolaan manfaat kesehatan, di mana pendanaan disediakan oleh perusahaan.

“Jadi, ini berbeda dengan konsep asuransi. Melalui mekanisme ini, kami dealing secara langsung dengan pihak rumah sakit. Namun secara administratif dikelola oleh AdMedika,” ungkapnya.

Secara teknis, Didiet memaparkan, saat ini AirNav memiliki total 4.758 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Namun secara aktual, jumlah penerima manfaat kesehatan yang wajib dikelola oleh perusahaan berkisar antara 13 ribu hingga 14 ribu orang, terdiri dari karyawan, istri dan tiga anak.

”Ini yang secara mutlak harus diberikan layanan kesehatan secara maksimal oleh perusahaan, di mana pun mereka berada, agar karyawan senantiasa dapat mendukung keberlangsungan operasional perusahaan menjalankan layanan navigasi penerbangan selama 24 jam setiap hari,” kata dia.

Tanpa mekanisme ASO, pada sejumlah kondisi dan situasi, karyawan harus mengeluarkan dana tunai secara pribadi untuk membayar jasa layanan kesehatan yang diterima dari rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya, untuk kemudian mengajukan penggantian biaya (reimburse) kepada perusahaan.

Pada sejumlah daerah, kata dia, khususnya di wilayah terpencil, hal tersebut menjadi kendala tersendiri bagi karyawan.

Hal tersebut dikarenakan mendapatkan uang tunai untuk jumlah tertentu, tidak semudah di kota-kota besar lain.

”Pada daerah terpencil, di Papua contohnya, karyawan mengalami kesulitan tersendiri untuk mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal. Terlebih untuk pengimplementasian sistem reimburse, di mana karyawan harus melakukan pembayaran terlebih dahulu untuk layanan yang mereka terima. Ini menjadi tidak efektif dan karyawan cukup kesulitan, karena mereka tidak setiap saat membawa dana tunai dengan jumlah tertentu setiap saat untuk membayar dokter atau membeli obat-obatan, apalagi dengan jumlah yang besar. Dengan ASO, karyawan tidak lagi harus melakukan pembayaran secara langsung,” bebermya.

Melalui mekanisme ASO, peserta dapat menikmati layanan kesehatan secara cashless di fasilitas kesehatan rekanan, didukung proses verifikasi yang lebih optimal serta layanan digital yang memudahkan akses kesehatan.

Di sisi lain, pengelolaan dana kesehatan juga akan menjadi efisien. Karena perusahaan tidak harus membayar premi, seperti kerja sama dengan asuransi.

Perusahaan hanya akan mengeluarkan dana kesehatan sesuai dengan kebutuhan karyawan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AdMedika Dian Prambini menyampaikan, melalui layanan AdClaim dan aplikasi MyAdMedika, peserta dapat mengakses berbagai manfaat kesehatan, mulai dari layanan rawat jalan, rawat inap, reimbursement, hingga telemedicine.

“Selain itu, peserta juga dapat mencari fasilitas kesehatan rekanan, memantau riwayat layanan kesehatan, dan mengelola kebutuhan kesehatan secara digital dalam satu platform,” imbuh Didiet.

Anggota Dewan Pengawas AirNav Indonesia, Daryatmo mengapresiasi langkah manajemen untuk mengiplementasikan ASO.

Dia menyoroti, mekanisme ini tidak hanya memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi karyawan, namun juga diharapkan mampu secara efektif menutup celah terjadinya kecurangan dan penyalahgunaan pengelolaa fasilitas layanan kesehatan perusahaan.

”Kami berharap, akan ada efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan biaya kesehatan oleh perusahaan. Serta, tentunya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi karyawan dan keluarganya di mana pun mereka berada. Sehingga secara korporasi, AirNav dapat memberikan pelayanan terbaiknya dalam mengelola navigasi penerbangan nasional,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Rehabilitasi Tambak di Aceh, Targetkan 15.000 Hektare Kembali Beroperasi Tahun Ini

26 Juli 2026 - 16:00 WIB

ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026

26 Juli 2026 - 12:59 WIB

KKP Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan Lewat Aturan Baru dan Standar Internasional

25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Mantap, PTPN I Percepat Transisi Energi Berbasis Bioenergi

25 Juli 2026 - 19:23 WIB

Teluk Ratai Siapkan Dermaga Kapal Induk, Infrastruktur Maritim RI Naik Kelas

25 Juli 2026 - 18:56 WIB

PTPN I jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional

25 Juli 2026 - 18:48 WIB

Sekolah Alam Aceh Tengah dan Desa Hakim Bale Bujang Kolaborasi Jaga Sungai Peusangan

25 Juli 2026 - 17:19 WIB

IDSurvey Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan Anak Lewat Program “Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati”

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kolaborasi Sosial Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Kodim 0502/Jakarta Utara Hadirkan 300 Paket Sembako

25 Juli 2026 - 08:55 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Trending di ANJUNGAN