Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026 Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

PERON

Sebut Presiden Punya Perhatian Besar di Perkeretaapian, Seskab Usul KAI Perbarui Gambir

badge-check


 Sebut Presiden Punya Perhatian Besar di Perkeretaapian, Seskab Usul KAI Perbarui Gambir Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah menegaskan perhatian besar Presiden terhadap penguatan perkeretaapian nasional sebagai tulang punggung transportasi publik, termasuk pengembangan stasiun sebagai simpul utama mobilitas di kawasan pusat kota.

Perhatian tersebut tercermin dari pernyataan Sekretaris Kabinet kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melanjutkan pengembangan dan penataan Stasiun Gambir agar semakin selaras dengan dinamika mobilitas perkotaan Jakarta.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa penguatan perkeretaapian nasional menjadi salah satu fokus Presiden dalam memastikan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang melibatkan puluhan juta pergerakan nasional.

“Kalau boleh cerita ya, dulu waktu masih kecil saya sering ke Stasiun Gambir. Kemudian sampai sekarang, ya gitu-gitu aja, belum berubah. Jadi, mumpung Pak Dirut, Pak Presiden memberikan perhatian besar di perkeretaapian, tolong direnovasi, diperbaiki, dipercantik, diperindah, dipernyaman,” ujar Teddy.

Menurutnya, momentum kebijakan dan perhatian Presiden terhadap perkeretaapian nasional saat ini menjadi kesempatan strategis untuk membawa pengembangan Stasiun Gambir ke tahap yang lebih maju, tidak hanya sebagai stasiun keberangkatan, tetapi juga sebagai ruang publik perkotaan yang representatif.

“Mumpung sekarang Pak Dirut, Presiden memberikan perhatian besar pada perkeretaapian nasional, saya mengusulkan agar Stasiun Gambir terus dikembangkan dan ditingkatkan. Penataan ulang kawasan, pembaruan fasilitas, serta penguatan aspek kenyamanan perlu dilakukan agar pengalaman masyarakat saat menggunakan kereta api semakin baik dan sejalan dengan peran Gambir sebagai simpul mobilitas utama nasional,” lanjutnya kepada Dirut KAI.

Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa KAI menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir secara bertahap sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD) dan simpul intermoda utama di pusat Jakarta.

“Pengembangan Stasiun Gambir diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan lahan melalui penataan zona komersial dan ruang publik multifungsi, integrasi kawasan stasiun dengan pusat kegiatan di kawasan Medan Merdeka, serta penyediaan fungsi komersial yang beragam dan tersegmentasi,” ujar Bobby.

Dari sisi konektivitas, Stasiun Gambir akan diperkuat sebagai hub transportasi terpadu yang menghubungkan Kereta Api Jarak Jauh, Commuter Line, MRT Jakarta, serta layanan bus secara seamless. Penataan kawasan juga mencakup integrasi stasiun dengan ruang publik dan taman kota di kawasan Medan Merdeka, termasuk area Monumen Nasional.

Penataan tata ruang luar gedung kawasan dirancang dengan menghadirkan elemen vegetasi pada ruang antarbangunan hingga area rooftop guna menciptakan lingkungan yang lebih teduh, humanis, dan nyaman di tengah kawasan pusat kota.

Dalam masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Gambir mencatat volume layanan yang tinggi. Hingga Selasa, 23 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, Stasiun Gambir tercatat akan melayani 156.002 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh untuk keberangkatan dan 147.071 pelanggan untuk kedatangan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Data tersebut menegaskan peran strategis Stasiun Gambir sebagai simpul mobilitas nasional sekaligus memperkuat urgensi pengembangan lanjutan kawasan stasiun sesuai dengan arahan pemerintah.

“KAI akan melaksanakan arahan pemerintah tersebut secara bertahap dengan fokus pada penguatan fungsi Stasiun Gambir sebagai simpul transportasi utama yang terintegrasi dengan sistem mobilitas dan tata ruang perkotaan Jakarta,” tutup Bobby.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta

8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Perlintasan Tak Dijaga Dominasi Kecelakaan, KAI Perkuat Keselamatan

8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Kereta Petani dan Pedagang Layani 42,3 Ribu Pengguna di Lintas Merak–Rangkasbitung

8 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Trending di PERON