Menu ✖

Mode Gelap
KKP Latih 2.886 Nelayan di 16 Provinsi untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kecakapan Melaut Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun Imperial Suites DAMRI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Premium Jakarta–Surabaya–Malang dengan Bus Double Decker Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar Era AI Ubah Wajah Industri Musik, Dr. Mohammad Amin Ingatkan Pentingnya Kreativitas dan Hak Pencipta The Morbius Rilis Single Ketiga 2026, “Semu” Angkat Kisah Pengkhianatan Komitmen

JALUR

Semester 1, Kemenhub Catat Kepatuhan Angkutan Barang Capai 75%

badge-check


 Angkutan Barang di Jalan Tol Perbesar

Angkutan Barang di Jalan Tol

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus berupaya dan berkomitmen dalam mewujudkan kendaraan angkutan barang yang berkeselamatan.

Sejak Semester 1 tahyn ini, yakni Januari hingga 12 Juni 2026, tercatat sebanyak 939.322 kendaraan atau 75,64 persen patuh, sementara 302.561 kendaraan atau 24,36 persen masih melakukan pelanggaran.

“Kami melakukan pengawasan di 89 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang tersebar di Indonesia. Dari Januari hingga 12 Juni 2026, sudah sebanyak 1.241.883 kendaraan yang tercatat dalam pengawasan,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Dari jumlah kendaraan angkutan barang yang melanggar, ditemukan jumlah pelanggaran sebanyak 407.534 yang terdiri dari daya angkut sebanyak 195.377 kendaraan (47,94%); pelanggaran dimensi sebanyak 6.410 kendaraan (1,57%); pelanggaran dokumen sebanyak 203.656 kendaraan (49,97%); persyaratan teknis sebanyak 34 kendaraan (0,01%);
dan pelanggaran tata cara muat sebanyak 2.057 kendaraan (0,50%).

Pada masa sosialisasi menuju Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027 ini penindakan dilakukan kepada para pelanggar yang dilakukan secara selektif.

“Penindakan yang dilakukan antara lain pemberian peringatan, tilang, tilang kepolisian, dan juga tilang oleh UPPKB lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, lima perusahaan dengan pelanggar tertinggi yaitu PT SIL sebanyak 1.041 kendaraan, PT IP dengan 967 kendaraan, PT SA sebanyak 749 kendaraan, CV. SKE sebanyak 701 kendaraan, dan PT EW sebanyak 688 kendaraan.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan, terdapat lima komoditi muatan angkutan barang dengan pelanggaran tertinggi di antaranya barang campuran sebanyak 20.734 kendaraan, kendaraan barang paket sebanyak 17.770 kendaraan, muatan pasir sebanyak 15.591 kendaraan, muatan perkebunan sebanyak 8.846 kendaraan, dan semen sebanyak 8.189 kendaraan.

Dirjen Aan menyebut, kinerja pengawasan kendaraan angkutan barang pada periode berjalan tahun 2026 menunjukkan peningkatan capaian, dengan tingkat pengawasan terhadap LHR kendaraan angkutan barang sebesar 7,74 persen lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar 7,47 persen.

“Persentase pelanggaran kendaraan angkutan barang pada periode berjalan tahun 2026 tercatat sebesar 24,36 persen, menurun dibandingkan periode sebelumnya sebesar 24,71 persen. Hal ini menunjukkan adanya tren perbaikan tingkat kepatuhan, meskipun pelanggaran pada aspek muatan dan dokumen masih cukup dominan,” tutupnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Imperial Suites DAMRI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Premium Jakarta–Surabaya–Malang dengan Bus Double Decker

5 November 2026 - 20:44 WIB

Jelang Penerapan Zero ODOL 2027, Kemenhub Siapkan Penyidik

4 November 2026 - 17:13 WIB

Pelanggaran Dokumen masih Mendominasi pada Angkutan Barang

3 November 2026 - 12:53 WIB

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Libur Nataru

3 November 2026 - 12:46 WIB

Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

2 November 2026 - 19:28 WIB

Ditjen Hubdat Temukan Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek

2 November 2026 - 14:00 WIB

Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas

1 November 2026 - 21:42 WIB

Jelang Libur Nataru, Menhub Dudy Instruksikan Rampcheck Seluruh Moda Transportasi

31 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BRI Life Dukung Literasi & Gerakan Road Safety di Kalangan Mahasiswa

30 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Menhub Dudy Dorong USABC Investasi di Sektor Transportasi

30 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Trending di ANJUNGAN