Menu ✖

Mode Gelap
Indra Adhari Rilis Surga Cinta Jelang Remake Lagu Dirantai Gelang Rindu dari Exists Band Legendaris Malaysia Sikapi Eskalasi Geopolitik Timteng, Garuda Perkuat Mitigasi Operasional 1.300 Penari Siap Terangi Malam Banyuwangi, Tampil Glow in the Dark! Lagi dan Lagi, KPK Melakukan OTT di Jawa Tengah Prediksi Kualitas Udara Fakfak Tidak Sehat, Tiga Daerah Lainnya Sangat Tidak Sehat Angkutan Semen dan Klinker KAI Tembus 1,82 Juta Ton dalam Sembilan Bulan

KABIN

Sikapi Eskalasi Geopolitik Timteng, Garuda Perkuat Mitigasi Operasional

badge-check


 Armada Garuda Indonesia Perbesar

Armada Garuda Indonesia

Wartatrans.com, JAKARTA – Maskapai nasional Garuda Indonesia terus memantau secara intensif perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah (Timteng) serta potensi dampaknya terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Arab Saudi, khususnya rute Jeddah.

Garuda telah melakukan sejumlah penyesuaian operasional penerbangan melalui berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, hingga penundaan penerbangan, berdasarkan perkembangan situasi serta koordinasi dan arahan dari General Authority of Civil Aviation (GACA) di Arab Saudi sejak Jumat (9/10/2026).

“Langkah mitigasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan melalui pengelolaan risiko operasional yang terukur, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi serta hasil koordinasi bersama otoritas penerbangan terkait,” jelas
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Eric Ferdinand Sofyal, Kamis (15/10/2026).

Seluruh penumpang yang terdampak penyesuaian penerbangan tersebut telah mendapatkan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga saat ini, operasional penerbangan Garuda dari dan menuju Jeddah diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkini serta hasil koordinasi bersama otoritas penerbangan di Arab Saudi.

“Sementara itu, penerbangan dari dan menuju Madinah tetap beroperasi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.

Garuda akan terus memperkuat langkah mitigasi operasional melalui pemantauan situasi secara berkelanjutan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia maupun Arab Saudi.

Upaya tersebut turut mencakup kesiapan skenario operasional alternatif, termasukf penyiapan bandara pengalihan, guna mengantisipasi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi kelancaran operasional penerbangan, dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama.

Garuda turut mengimbau para pengguna jasa untuk melakukan pengecekan informasi penerbangan secara berkala melalui Call Center Garuda Indonesia di nomor 021-2351 9999 atau 0804 1 807 807, situs resmi garuda-indonesia.com, maupun kanal media sosial Instagram @garuda.indonesia. (omy)

Baca Lainnya

Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Wilayah Timur Indonesia

14 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KAI Daop 4 Semarang Obral Tiket Kereta Api dengan Tarif Khusus

13 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

13 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Insiden di Riyadh, Penerbangan Langsung Indonesia-Arab Saudi Beroperasi Normal

13 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Yes, MotoGP Mandalika 2026 Gairahkan Penerbangan

9 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi, Antisipasi Lonjakan Jelang MotoGP Mandalika

7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

GMF Teken Pengembangan Operasional MRO di Oman

5 Oktober 2026 - 16:54 WIB

AirBorneo Buka Penerbangan Kuching-Jakarta

5 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Trending di KABIN