Menu ✖

Mode Gelap
KCIC Bangun Dua Akses Baru ke Stasiun Whoosh Karawang, Hubungkan Trans Heksa dan Deltamas Itab Purnama ‘Drumer Formula Langit’ Siap Rilis Debut Single, Nantikan! Menhub Dudy Lantik Sejumlah Pejabat, Tekankan Integritas dan Keselamatan Chandra: Pemkota Depok Terus Berkomitmen Wujudkan Depok Kota Inklusif DPRD Kota Semarang dan MP3 Menyoroti Pengosongan Gedung Pandanaran Barang Tertinggal di Kereta Api? Ini Cara Melapor dan Mengambilnya Lewat Layanan KAI

RAGAM

DPRD Kota Semarang dan MP3 Menyoroti Pengosongan Gedung Pandanaran

badge-check


 DPRD Kota Semarang dan MP3 Menyoroti Pengosongan Gedung Pandanaran Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Komisi B DPRD Kota Semarang menyoroti pengosongan Gedung Pandanaran. Dewan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengelolaan Keuangan / Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, Bagian Rumah Tangga, dan Bagian Hukum Pemkot Semarang, Selasa (13/10/2026).

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut dipanggil untuk diminta keterangan. Dari mereka didapat konfirmasi pengosongan Gedung Pandanaran atas perintah Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Alasannya karena gedung sudah tidak layak ditempati.

Dalam RDP juga terungkap bahwa kajian teknis yang menjadi dasar pengosongan belum ada. “Kami memanggil sejumlah dinas untuk mengonfirmasi persiapan dan dasar mereka mengosongkan Gedung Pandanaran. Kita butuh kajiannya, tapi ternyata masih on progres,” ujar Waka Komisi B DPRD Semarang, Hanik Khoiru Solikah.

Setelah pengosongan dan perbaikan Gedung Pandanaran, pemanfaatan selanjutnya untuk apa juga tidak jelas. Ada wacana di masyarakat, gedung jadi hotel dan mal. Masalah ini, Dewan juga belum mendapat jawaban pasti.

Atas fakta awal kebijakan pengosongan Gedung Pandanaran, staf ahli Masyarakat Pemantau Program Pemerintah (MP3) Teguh Yuwana setuju saran dewan membuat kajian resmi, Rabu (14/10/2026).

“Ini sebagai dasar, bukan opini penimbul polemik. Kajian harus dibuat berdasar riset dan data yang dikumpulkan secara objektif oleh pihak independen. Kalau dikerjakan orang dalam Pemkot Semarang, ini sama juga bohong dan terlihat nyata ada udang dibalik programya,” ujar Teguh.***

(Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Chandra: Pemkota Depok Terus Berkomitmen Wujudkan Depok Kota Inklusif

14 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Resmikan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Sudaryono Tegaskan Perang terhadap Calo dan Pungli Program MBG

14 Oktober 2026 - 19:08 WIB

WALHI Ungkap 372 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutla 2026, Sebanyak 52 Berafiliasi dengan Malaysia dan Singapura

14 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sambut Lima Abad Jakarta, CGR Dorong  Penguatan Identitas Budaya Betawi 

14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Gala Indonesia Bercerita, Gerakan Kebudayaan untuk Melahirkan Agen Peradaban Baru

14 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran

14 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan

14 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Trending di RAGAM