Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

PERISTIWA

SMPN 3 Kutasari Gelar Festival Literasi dan Numerasi 2025

badge-check


 SMPN 3 Kutasari Gelar Festival Literasi dan Numerasi 2025 Perbesar

Wartatrans.com, Purbalingga — SMP Negeri 3 Kutasari, Purbalingga, Jateng, sukses menyelenggarakan Festival Literasi dan Numerasi (Litnum) 2025 selama dua hari, Jumat–Sabtu, 21–22 November 2025. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan minat, bakat, dan kompetensi peserta didik dalam bidang literasi maupun numerasi yang berorientasi pada capaian Rapor Pendidikan.

Pada hari pertama, berbagai perlombaan digelar di seluruh lingkungan sekolah. Kelas VII mengikuti Lomba Game Matematika, Kelas VIII berkompetisi dalam Lomba Poster Edukasi, sementara Kelas IX mengekspresikan gagasan kreatif lewat Lomba Penulisan Cerpen. Para siswa terlihat antusias mengikuti lomba yang dikemas secara edukatif dan rekreatif.

Kepala SMP Negeri 3 Kutasari, Priyanto, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa festival ini merupakan tindak lanjut program sekolah yang berbasis pada hasil Rapor Pendidikan nasional.

“Kegiatan Festival Litnum ini didasarkan pada program sekolah yang merujuk pada capaian Rapor Pendidikan. Tujuannya adalah meningkatkan indeks capaian literasi dan numerasi siswa. Pada tahun 2025, nilai literasi sekolah kita berada pada angka 93,3, sedangkan numerasi 80,0. Harapannya, melalui kegiatan ini, tahun depan kedua aspek tersebut dapat meningkat. Menulis tidak hanya mengarang cerita, tapi menggali nilai-nilai di sekitar kita dan mensyiarkan sebuah pemikiran,” tegas Kepala Sekolah.

Pada hari kedua, suasana sekolah semakin ramai dengan gelaran Bazar makanan/jajanan, pameran hasil karya lomba Literasi dan Numerasi, serta Workshop Penulisan Cerpen. Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa diantaranya menyanyi, tarian tradisional, pembacaan puisi dan pembacaan geguritan. Workshop tersebut menghadirkan narasumber Rokhmat Gioramadhita, penulis muda Purbalingga, yang memberikan teknik dasar penulisan cerpen, mulai dari membangun karakter, alur cerita, hingga eksplorasi gaya bahasa. Para peserta terlihat antusias dengan sesi praktik menulis langsung yang dipandu oleh narasumber. Dengan dimoderatori Agus Triono, guru sekolah setempat yang juga dikenal sebagai penulis acara dikemas santai tapi serius. Para peserta juga aktif saat sesi diskusi. Mobil Perpustakaan keliling dari Dinarspus Kabupaten Purbalingga pun ikut meramaikan festival kali ini, terlihat Bapak/Ibu dan murid pun menikmati membaca bersama dari buku yang disediakan.

Ketua Panitia Festival Litnum 2025, Ibu Wityas Dianawati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas kesuksesan acara tersebut dan tingginya partisipasi dari seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, Festival Litnum tahun ini berjalan lancar dan sukses. Antusiasme siswa sangat luar biasa, baik saat mengikuti lomba, memamerkan karya, maupun saat sesi praktik pada workshop,” ujar Ibu Wityas.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antar-guru, siswa, dan dukungan dari Komunitas Penulis Purbalingga serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Purbalingga menjadi kunci keberhasilan. “Kami melihat peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui kegiatan ini. Target kami, dengan adanya pembiasaan dan event seperti ini, budaya literasi dan numerasi akan tertanam kuat sebagai fondasi pembelajaran yang berkelanjutan, sejalan dengan visi sekolah menuju peningkatan capaian Rapor Pendidikan di tahun mendatang,” tutupnya.

Festival ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, tetapi juga menjadi komitmen SMP Negeri 3 Kutasari dalam membangun ekosistem sekolah yang menumbuhkan budaya literasi dan numerasi secara berkelanjutan.***

(Humas SMPN 3 Kutasari Purbalingga/Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota

4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung

4 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Trending di NASIONAL