Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

PERISTIWA

SMPN 3 Kutasari Gelar Festival Literasi dan Numerasi 2025

badge-check


 SMPN 3 Kutasari Gelar Festival Literasi dan Numerasi 2025 Perbesar

Wartatrans.com, Purbalingga — SMP Negeri 3 Kutasari, Purbalingga, Jateng, sukses menyelenggarakan Festival Literasi dan Numerasi (Litnum) 2025 selama dua hari, Jumat–Sabtu, 21–22 November 2025. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan minat, bakat, dan kompetensi peserta didik dalam bidang literasi maupun numerasi yang berorientasi pada capaian Rapor Pendidikan.

Pada hari pertama, berbagai perlombaan digelar di seluruh lingkungan sekolah. Kelas VII mengikuti Lomba Game Matematika, Kelas VIII berkompetisi dalam Lomba Poster Edukasi, sementara Kelas IX mengekspresikan gagasan kreatif lewat Lomba Penulisan Cerpen. Para siswa terlihat antusias mengikuti lomba yang dikemas secara edukatif dan rekreatif.

Kepala SMP Negeri 3 Kutasari, Priyanto, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa festival ini merupakan tindak lanjut program sekolah yang berbasis pada hasil Rapor Pendidikan nasional.

“Kegiatan Festival Litnum ini didasarkan pada program sekolah yang merujuk pada capaian Rapor Pendidikan. Tujuannya adalah meningkatkan indeks capaian literasi dan numerasi siswa. Pada tahun 2025, nilai literasi sekolah kita berada pada angka 93,3, sedangkan numerasi 80,0. Harapannya, melalui kegiatan ini, tahun depan kedua aspek tersebut dapat meningkat. Menulis tidak hanya mengarang cerita, tapi menggali nilai-nilai di sekitar kita dan mensyiarkan sebuah pemikiran,” tegas Kepala Sekolah.

Pada hari kedua, suasana sekolah semakin ramai dengan gelaran Bazar makanan/jajanan, pameran hasil karya lomba Literasi dan Numerasi, serta Workshop Penulisan Cerpen. Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa diantaranya menyanyi, tarian tradisional, pembacaan puisi dan pembacaan geguritan. Workshop tersebut menghadirkan narasumber Rokhmat Gioramadhita, penulis muda Purbalingga, yang memberikan teknik dasar penulisan cerpen, mulai dari membangun karakter, alur cerita, hingga eksplorasi gaya bahasa. Para peserta terlihat antusias dengan sesi praktik menulis langsung yang dipandu oleh narasumber. Dengan dimoderatori Agus Triono, guru sekolah setempat yang juga dikenal sebagai penulis acara dikemas santai tapi serius. Para peserta juga aktif saat sesi diskusi. Mobil Perpustakaan keliling dari Dinarspus Kabupaten Purbalingga pun ikut meramaikan festival kali ini, terlihat Bapak/Ibu dan murid pun menikmati membaca bersama dari buku yang disediakan.

Ketua Panitia Festival Litnum 2025, Ibu Wityas Dianawati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas kesuksesan acara tersebut dan tingginya partisipasi dari seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, Festival Litnum tahun ini berjalan lancar dan sukses. Antusiasme siswa sangat luar biasa, baik saat mengikuti lomba, memamerkan karya, maupun saat sesi praktik pada workshop,” ujar Ibu Wityas.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antar-guru, siswa, dan dukungan dari Komunitas Penulis Purbalingga serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Purbalingga menjadi kunci keberhasilan. “Kami melihat peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui kegiatan ini. Target kami, dengan adanya pembiasaan dan event seperti ini, budaya literasi dan numerasi akan tertanam kuat sebagai fondasi pembelajaran yang berkelanjutan, sejalan dengan visi sekolah menuju peningkatan capaian Rapor Pendidikan di tahun mendatang,” tutupnya.

Festival ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, tetapi juga menjadi komitmen SMP Negeri 3 Kutasari dalam membangun ekosistem sekolah yang menumbuhkan budaya literasi dan numerasi secara berkelanjutan.***

(Humas SMPN 3 Kutasari Purbalingga/Ham)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM