Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Stasiun Ketapang Perkuat Peran Mobilitas Banyuwangi Selama Nataru 2026

badge-check


 Stasiun Ketapang Perkuat Peran Mobilitas Banyuwangi Selama Nataru 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penguatan kinerja layanan di Stasiun Ketapang selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Pada periode tersebut, Stasiun Ketapang melayani 25.605 pelanggan naik atau tumbuh 11 persen serta 28.041 pelanggan turun atau meningkat 10 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi peran Stasiun Ketapang sebagai simpul pergerakan masyarakat dan wisatawan di wilayah Banyuwangi. Arus penumpang yang terjaga selama periode libur menunjukkan tingginya pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi yang terjadwal dan nyaman.

Selama Nataru 2025/2026, volume naik dan turun penumpang Stasiun Ketapang tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di wilayah Daerah Operasi 9 Jember. Stasiun Jember melayani 67.743 pelanggan naik dan 63.765 pelanggan turun, disusul Stasiun Banyuwangi dengan 31.029 pelanggan naik dan 31.715 pelanggan turun. Posisi Ketapang dalam jajaran tersebut menggambarkan distribusi mobilitas yang stabil di kawasan tapal kuda Jawa Timur.

Secara keseluruhan, Daop 9 Jember melayani 207.980 pelanggan naik atau meningkat 11 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya yang mencapai 187.888 pelanggan. Untuk pelanggan turun, tercatat 208.965 orang, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 187.837 pelanggan. Kinerja wilayah ini sejalan dengan tren nasional, di mana KAI melayani 4.179.095 pelanggan selama Nataru 2025/2026, tumbuh 12,02 persen dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencatat 3.730.584 pelanggan.

Dari sisi layanan, Stasiun Ketapang dilayani sejumlah kereta api jarak jauh dengan tingkat keterisian yang terjaga. Pada relasi Malang–Jember–Ketapang, KA Ijen Ekspres melayani 1.629 pelanggan kelas eksekutif serta 4.956 pelanggan kelas ekonomi. KA Tawang Alun pada relasi yang sama melayani 10.004 pelanggan kelas ekonomi dengan tingkat okupansi 105 persen.

Pada relasi Surabaya–Jember–Ketapang, KA Mutiara Timur dari Surabaya Pasarturi melayani 3.630 pelanggan kelas eksekutif dan 5.220 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi masing-masing 101 persen. KA Probowangi dari Surabaya Gubeng melayani 11.954 pelanggan kelas ekonomi dengan okupansi 104 persen. Sementara itu, KA Mutiara Timur keberangkatan malam dari Surabaya Gubeng melayani 4.280 pelanggan, mencerminkan variasi waktu perjalanan yang dimanfaatkan masyarakat selama periode libur.

Selain layanan jarak jauh, Stasiun Ketapang juga melayani kereta api lokal KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang pulang-pergi yang mendukung mobilitas harian masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. Untuk perjalanan lintas provinsi, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang menghubungkan Yogyakarta dan Banyuwangi juga menjadi pilihan perjalanan jarak jauh yang diminati pelanggan.

Anne menambahkan bahwa pergerakan penumpang di Stasiun Ketapang turut dipengaruhi oleh daya tarik Banyuwangi sebagai destinasi wisata. Dari stasiun ini, wisatawan melanjutkan perjalanan menuju kawasan pesisir dan bahari seperti Pantai Watu Dodol, Pantai Boom, dan Bangsring Underwater, serta kawasan perkotaan yang dikenal dengan ragam kuliner khas Banyuwangi. Pola perjalanan tersebut menempatkan kereta api sebagai bagian dari rangkaian perjalanan wisata yang aman dan terhubung.

“Konektivitas kereta api hingga Stasiun Ketapang mendukung kelancaran mobilitas serta pergerakan wisata dan ekonomi daerah. Perjalanan liburan berlangsung lebih nyaman dan terintegrasi,” tutup Anne.

Untuk mendukung pengalaman perjalanan, KAI mengoptimalkan layanan digital melalui Access by KAI. Aplikasi ini memudahkan pelanggan merencanakan perjalanan, melakukan pembelian tiket, memantau jadwal secara real time, serta memperoleh informasi layanan, sehingga perjalanan wisata selama Nataru dapat dikelola secara praktis dan efisien.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON