Menu

Mode Gelap
Proliga 2026 Pekan ke 8 Sentul, Melengkapi Tim Peraih Tiket Final Four  Bandara Ngurah Rai Sesuaikan Penerbangan Internasional, Dampak Konflik di Timur Tengah Dampak Konflik Timur Tengah, Ada Penyesuaian Jadwal Penerbangan Internasional di Bandara Soetta ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Mudik Lebaran di Kepulauan Riau Jelang Angleb, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jateng Konflik di Timur Tengah Beri Dampak Penerbangan, Menhub Dudy Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

EKOBIS

Tani Merdeka Indonesia Dukung Program MBG untuk Dorong Ekonomi Petani Aceh Tengah

badge-check


 Tani Merdeka Indonesia Dukung Program MBG untuk Dorong Ekonomi Petani Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah tersebut.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah, Eka Saputra, mengatakan program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk menggerakkan ekonomi petani lokal. Menurut dia, kebutuhan bahan pangan dalam program tersebut dapat dipasok langsung oleh kelompok tani di daerah.

“Jika dikelola dengan baik, petani lokal bisa menjadi pemasok utama beras, sayuran, telur, cabai, dan komoditas hortikultura lainnya. Dengan begitu, perputaran ekonomi terjadi di Aceh Tengah, bukan keluar daerah,” kata Eka, Jumat.

Sebagai wilayah dataran tinggi Gayo yang dikenal sebagai sentra kopi dan hortikultura, Aceh Tengah dinilai memiliki kapasitas memadai untuk mendukung kebutuhan pangan bergizi dalam program MBG. DPD Tani Merdeka Indonesia mendorong keterlibatan aktif kelompok tani binaan dalam rantai pasok dan distribusi bahan pangan program tersebut.

Selain meningkatkan pendapatan petani, Eka menilai integrasi sektor pertanian lokal dengan program MBG juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru. Peluang itu terbuka mulai dari sektor produksi dan budidaya pangan, pengolahan hasil pertanian, distribusi dan logistik, hingga tenaga kerja dapur penyedia makanan.

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah juga mengusulkan pembentukan koperasi tani sebagai unit usaha bersama. Koperasi ini diharapkan berfungsi sebagai agregator hasil panen petani sebelum disalurkan ke dapur MBG. Skema tersebut diyakini dapat menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus menjamin kualitas bahan pangan.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Menurut Eka, kolaborasi antara program tersebut dengan sektor pertanian lokal akan menghasilkan dampak ganda, yakni perbaikan gizi masyarakat dan penguatan ekonomi desa.

“MBG bisa menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan jika dijalankan dengan prinsip kemandirian dan kolaborasi. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan petani dan masyarakat Aceh Tengah,” ujarnya.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah Berpotensi Tingkatkan Biaya Distribusi Logistik dengan Truk

1 Maret 2026 - 09:46 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

28 Februari 2026 - 05:43 WIB

Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

27 Februari 2026 - 10:31 WIB

PTP Nonpetikemas Cabang Banten Tangani Ekspor Perdana Komponen Pembangkit Listrik ke Kanada

27 Februari 2026 - 10:17 WIB

Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dan KSOP Tanjung Perak Tingkatkan Kecepatan Layanan Kapal

25 Februari 2026 - 21:55 WIB

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

25 Februari 2026 - 21:34 WIB

IPC TPK Tambah Reach Stacker, Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur

25 Februari 2026 - 21:14 WIB

InJourney Hospitality Ajak Maknai Hari Raya Nyepi dengan Menginap Eksklusif di Bali

25 Februari 2026 - 13:10 WIB

Menhub dan Mendag Pastikan Distribusi Logistik selama Masa Lebaran Lancar

24 Februari 2026 - 21:28 WIB

Mendag dan Menhub Tinjau Pemasaran UMKM di Stasiun Gambir, Dorong Promosi Saat Angkutan Lebaran 2026

24 Februari 2026 - 18:21 WIB

Trending di EKOBIS