Menu ✖

Mode Gelap
Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

ANJUNGAN

TTL Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di 2025, Tumbuh 6% dan Perkuat Posisi sebagai Hub Strategis Jawa Timur

badge-check


 Foto istimewa/terminaltelukllamong Perbesar

Foto istimewa/terminaltelukllamong

Wartatrans.com, SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan capaian arus petikemas yang baik sepanjang Tahun 2025 dengan membukukan arus petikemas sebesar 2.827.256 TEUs atau naik sebesar 6% dari Tahun 2024 sebesar 2.673.125 TEUs.

Angka ini merupakan performa dari tiga terminal Petikemas dibawah manajemen TTL, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian. Keberhasilan ini tidak sekadar angka statistik, melainkan manifestasi dari meningkatnya kepercayaan global terhadap TTL sebagai hub perdagangan strategis di Jawa Timur.

Peningkatan capaian arus petikemas ini selaras dengan tren pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terus menunjukkan resiliensi, di mana aktivitas bongkar muat pelabuhan menjadi motor utama penggerak sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh stabil di angka 6,5% secara tahunan.

TPK Teluk Lamong menunjukkan performa ekspansif dengan mencatat lonjakan layanan petikemas internasional dengan kenaikan sebesar 25%, meningkat signifikan dari 306.030 TEUs pada 2024 menjadi 382.612 TEUs pada 2025. Pertumbuhan tersebut dipegaruhi adanya 34 unit kapal Petikemas adhoc serta 5 new service pelayaran petikemas internasional yang dilayani di TTL pada Tahun 2025.

Secara sektoral, lonjakan arus petikemas internasional ini didominasi oleh komoditas ekspor manufaktur seperti produk kimia, komponen elektronik, dan furnitur, serta impor bahan baku industri yang meningkat tajam seiring dengan ekspansi kawasan industri di Jawa Timur.

Sejalan dengan penguatan konektivitas domestik melalui TPK Nilam dan TPK Berlian juga menunjukkan tren positif. Selama periode tahun 2025, TPK Nilam mencatatkan pertumbuhan 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 437.211 TEUs menjadi 490.878 TEUs, ini dikarenakan tingginya permintaan komoditas barang konsumsi (fast-moving consumer goods), semen, dan produk besi baja menuju Banjarmasin, Kendari, Bau-Bau, dan Berau.

Di sisi lain, TPK Berlian juga mengalami pertumbuhan sebesar 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 1.344.223 TEUs menjadi 1.386.570 TEUs. Capaian ini didominasi rute Makassar dan wilayah Indonesia Timur di TPK Berlian, yang banyak mengangkut komoditas pangan pokok dan bahan bangunan, membuktikan bahwa terminal ini memegang peranan kunci dalam menjaga stabilitas pasokan logistik nasional sesuai dengan visi ketahanan pangan 2025.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa kepercayaan pengguna jasa adalah fondasi utama dari pencapaian ini dan adanya penambahan layanan baru serta kunjungan kapal internasional sepanjang tahun 2025 merupakan pengakuan nyata atas keunggulan operasional TTL.

“TTL akan terus bertransformasi dan melakukan inovasi-inovasi untuk mewujudkan kualitas layanan yang prima, perluasan sinergi dengan mitra strategis dan juga optimalisasi konektivitas logistik melalui integrasi layanan pelabuhan yang komprehensif juga akan terus kami lakukan guna menghadirkan nilai tambah yang nyata serta daya saing kompetitif bagi seluruh pengguna jasa,” tegas David.

Melalui semangat memberikan layanan Operational and Commercial Excellent kepada pengguna jasa, PT Terminal Teluk Lamong terus bertransformasi untuk memberikan kepastian sandar dan kecepatan bongkar muat yang optimal. Menghadapi tahun 2026, dengan mengintegrasikan keunggulan infrastruktur dan sistem digitalisasi terminal petikemas, PT TTL siap berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan tantangan logistik Jawa Timur serta bagi kemajuan maritim Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Trending di JALUR