Menu

Mode Gelap
KAI Group Perkuat Ekosistem Transportasi, 307,86 Juta Pelanggan Dilayani hingga Juli Ketepatan Waktu Whoosh Capai 99,4 Persen, KCIC Klaim Layanan Makin Andal Merah Putih Berkibar di Kereta Api, KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800 “Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada” Anggaran Perumahan 2027 Tertekan, Kementerian PKP Ajukan Anggaran Rp106 Triliun

EKOBIS

Wakaf Saham Istiqlal Hadapi Tantangan Regulasi

badge-check


 Ist Perbesar

Ist

Wartatrans.com, JAKARTA – Program Wakaf Saham Istiqlal menghadapi tantangan setelah polemik “Masjid Istiqlal masuk bursa” diluruskan Kementerian Agama.

Persoalannya kini bukan IPO, melainkan bagaimana aset wakaf berbasis bursa dikelola aman, sesuai syariah, transparan, dan bermanfaat nyata.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar, Rabu (12/8/2026), menegaskan program tersebut tidak menggunakan kas masjid, dana hibah, atau dana operasional jamaah.

“Gerakan Yuk Wakaf Saham juga sama sekali tidak menggunakan dana kas masjid, dana hibah, maupun dana operasional jemaah untuk ditransaksikan di pasar saham,” ujar Thobib.

Mekanismenya, investor atau dermawan yang memiliki saham syariah mewakafkan sebagian sahamnya kepada Nazhir Istiqlal.

Tantangan bergeser pada tata kelola: siapa mengelola aset, bagaimana risiko dikendalikan, dan bagaimana manfaat dilaporkan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi, Selasa (11/8/2026), mengatakan skema tersebut masih membutuhkan kejelasan.

“Karena ini bersinggungan dengan katakanlah instrumen yang sangat spesifik, misalnya wakaf dan sebagainya, tentu kami menunggu skema yang akan dilakukan seperti apa,” katanya.

Hasan menegaskan, bila dana wakaf ditempatkan di pasar modal, seluruh pihak harus mengikuti aturan yang berlaku.

Saham tetap berisiko fluktuasi, sehingga batas antara risiko pasar dan kelalaian pengelola harus jelas.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Senin (10/8/2026), menyebut dana filantropi yang disalurkan melalui Istiqlal akan dikelola manajer investasi.

“Filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal itu akan dikelola oleh manajer investasi. Nah, itu yang sedang dikerjakan,” kata Jeffrey.

Namun dia belum mengetahui nilai dana wakaf produktif yang telah bergulir.

Di sisi pelaksana, Direktur IGF-BPMI Ahsanul Haq mengatakan wakaf saham diluncurkan untuk memperluas pemanfaatan pasar modal syariah.

“Sebagai nazhir, IGF-BPMI bertanggungjawab mengelola aset wakaf saham dengan amanah dan profesional,” ujarnya saat peluncuran program pada Desember 2025.

Pengalaman negara lain menunjukkan regulasi khusus penting. Malaysia sejak November 2020 memiliki Waqf-Featured Fund Framework dari Securities Commission Malaysia, yang mengatur dana syariah dengan seluruh atau sebagian hasil investasi dialokasikan untuk wakaf.

Kerangka itu mengatur tujuan investasi, distribusi, penerima wakaf, pengungkapan dan laporan berkala. Pada 2022, cakupannya diperluas ke produk syariah tercatat seperti ETF. Pada 2026, SC menyebut Malaysia memiliki waqf-featured ETF pertama di dunia.

Singapura memakai pendekatan berbeda. Berdasarkan Administration of Muslim Law Act 1966, wakaf dikelola MUIS atau mutawalli yang disetujui. Mutawalli wajib memenuhi persyaratan AMLA, termasuk menyerahkan laporan keuangan wakaf yang diaudit.

MUIS juga mengembangkan aset melalui Warees Investments untuk meningkatkan nilai dan pendapatan wakaf.

Pelajaran bagi Indonesia jelas: keberhasilan tidak cukup diukur dari dana terkumpul.

Publik perlu mengetahui nilai aset, instrumen, return, biaya, risiko, dan manfaat bersih. Tanpa transparansi dan tata kelola berlapis, inovasi wakaf saham justru berisiko menggerus kepercayaan. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Anggaran Perumahan 2027 Tertekan, Kementerian PKP Ajukan Anggaran Rp106 Triliun

13 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi Korban KMP Putri Yasmin

13 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Demi Perkuat Logistik Lintas Batas, ASDP Dorong Konektivitas RoRo Batam–Johor

13 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Wamenhub Suntana Dukung Merdeka Emisi Pelindo untuk Dorong Pelabuhan Lebih Hijau

13 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Kinerja Gemilang, Tiga Terminal Petikemas PT Terminal Teluk Lamong Raih Rekor Throughput Tertinggi

13 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

HUT ke-81 RI, Pelita Air Tawarkan Diskon Harga Tiket hingga 45%

13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ritel Asing Makin Bertambah, Rantai Pasok Lokal Diuji

13 Agustus 2026 - 05:17 WIB

ASDP Dukung Evakuasi dan Penanganan Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar

12 Agustus 2026 - 18:52 WIB

InJourney dan Garuda Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisman ke Destinasi Indonesia

12 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di EKOBIS