Menu

Mode Gelap
Menhub dan Mendag Pastikan Distribusi Logistik selama Masa Lebaran Lancar Wamenhaj: Puasa Tumbuhkan Sifat Kedermawanan KAI dan Perumda Paljaya Teken Nota Kesepahaman Pengelolaan Air Limbah Mendag dan Menhub Tinjau Pemasaran UMKM di Stasiun Gambir, Dorong Promosi Saat Angkutan Lebaran 2026 PTP Tanjung Priok Sabet Gold Award di LCAP Vision Awards InJourney Airports Borong 32 Penghargaan Global ACI ASQ Customer Experience Awards

NASIONAL

Wamenhaj: Puasa Tumbuhkan Sifat Kedermawanan

badge-check


 Wamenhaj di Undop, Semarang Perbesar

Wamenhaj di Undop, Semarang

Wartatrans.com, SEMARANG – Ibadah puasa menjadi momentum ibadah vertikal kepada Sang Khaliq.

Ibadah puasa tak sekadar menahan lapar dan haus. Tetapi ibadah yang menumbuhkan dan menggugah sifat kedermawanan.

Umat Islam menjalankan ibadah puasa, kemudian menumbuhkan kesalehan sosial.

“Puasa Ramadhan ini ada dimensi kesalehan sosial. Lapar dan haus secara fisik akan melahirkan kekenyangan kesalehan sosial,” ungkap Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dalam kultum sholat tarawih di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang, Senin (23/2/2026).

Hadir antara lain Rektor Undip Prof Suharnomo, Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj Akhmad Fauzin, Kakanwil Kemenhaj Jateng Fitriyanto, dan staf khusus Kemenhaj Andik Setiawan.

Dahnil yang juga alumnus Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang mengungkapkan, puasa Ramadan merupakan panggilan romantis kepada umat.

‘Ketika umat Islam dipanggil untuk berpuasa, dan kita tersentuh adanya kepuasa batin, itulah kebaikan spiritualisme. Bila merasa ada yang salah, berarti ada kesalahan dalam spiritualisme,’’ ungkapnya.

Dia mengutip kalimat dari penyair Kahlil Gibran bahwa puasa itu hidangan langit untuk manusia, dan puasa itu jalan untuk mengenyangkan spiritual, melalui kelaparan fisik dan biologis.

”Tubuh kita dipaksa lapar dan haus. Itu menggugah kita untuk menemukan sikap empati dan simpati kepada sesama. Kita bisa merasakan saudara kita yang tidak bisa makan dan minum secara fisik,’’ katanya.

Puasa menggugah kepada untuk menumbuhkan sikap kedermawanan kepada sesama.

”Itulah dimensi kesalehan sosial dari ibadah puasa. Mudah-mudahan lapar fisik dan biologis kita akan mengenyangkan spiritual kita,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, dalam urusan haji, mengelola Kementerian Haji dan Umrah tidak ringan.

Perisai Diri

Kebaikan 99,9 persen tidak akan ada artinya dibandingkan dengan kekurangan 0,1 persen.

”Yang viral adalah kesalahan itu. Itulah susahnya mengelola Kementerian Haji dan Umrah,’’ tuturnya.

Namun, ketika memberikan pelayanan kepada jamaah haji itu menjadi kepuasan batin, artinya mendapatkan nilai-nilai spiritualisme dalam ibadah.

Sementara itu, Rektor Undip Prof Suharnomo menekankan menekankan puasa Ramadhan adalah perisai diri untuk menjaga lisan, pikiran, dan perbuatan.

Wamenhaj mengajak umat Islam menjadikan bulan suci sebagai madrasah untuk melatih kejujuran.

“Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai latihan untuk laku keikhlasan serta meningkatkan iman dan ilmu secara beriringan,’’ ajaknya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Percepat Persiapan Implementasi Zero ODOL 2027

23 Februari 2026 - 23:55 WIB

Ilustrasi truk ODOL di Jalan TOL. (Foto:AI)

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Promo BOOM untuk Ojek Online, Simak Caranya!

23 Februari 2026 - 23:00 WIB

6.859 Masjid Disiapkan untuk Tempat Singgah Pemudik Lebaran

23 Februari 2026 - 21:34 WIB

Menhub dan Menag Bahas Rencana Masjid Bisa jadi Rest Area Pemudik

23 Februari 2026 - 21:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Program TJSL Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Berbagai Wilayah Indonesia

21 Februari 2026 - 22:50 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Kerja Sama Global, Amankan Pasokan BBM dan LPG Sepanjang 2026

21 Februari 2026 - 22:38 WIB

Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran Di 63 Terminal Penumpang

21 Februari 2026 - 16:55 WIB

Capaian Safety SPJM: 19 Juta Jam Pelayanan dengan Zero Fatality

21 Februari 2026 - 11:48 WIB

Indonesia Siapkan OIS 2026 untuk Percepat Ekonomi Biru Global

21 Februari 2026 - 11:46 WIB

KKP Hentikan Sementara Reklamasi Diduga Tak Berizin di Gresik

21 Februari 2026 - 08:35 WIB

Trending di NASIONAL