Menu ✖

Mode Gelap
Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

KABIN

Ada Turbulensi pada Penerbangan Jakarta–Sydney, Dirut Garuda Tegaskan Awak Kabin Aman

badge-check


 Ada Turbulensi pada Penerbangan Jakarta–Sydney, Dirut Garuda Tegaskan Awak Kabin Aman Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan menyampaikan adanya turbulensi pada penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.

Namun, dia menegaskan bahwa tidak ada awak kabin yang mengalami patah tulang dalam insiden turbulensi tersebut seperti informasi yang beredar di media sosial.

“Perlu kami luruskan, tidak terdapat awak kabin yang mengalami patah tulang,” tutur Glenny, Jumat (26/12/2205).

Menurutnya, turbulensi hebat memang terjadi menjelang pendaratan di Bandara Internasional Kingsford Smith, Sydney, Kamis (25/12/2025).

Namun dampaknya terbatas. Dua awak kabin hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis setiban pesawat mendarat di Sydney.

“Satu awak kabin sudah diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan. Satu lainnya masih dalam pemantauan lanjutan tim medis,” ungkapnya.

Informasi mengenai turbulensi GA 712 sebelumnya mencuat dari unggahan penumpang di media sosial yang menyebut guncangan terjadi sekitar 30 menit sebelum mendarat.

Dalam unggahan tersebut, penumpang menggambarkan situasi kabin sempat tidak kondusif saat proses penurunan penumpang, termasuk keluhan karena pendingin udara pesawat dimatikan sementara evakuasi kru dilakukan.

Manajemen Garuda memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional.

Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.

Garuda juga kembali mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi instruksi keselamatan, termasuk mengenakan sabuk pengaman selama duduk, guna mengantisipasi turbulensi yang dapat terjadi secara tiba-tiba dampak kondisi cuaca. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla pada Penerbangan di Kalimantan

23 September 2026 - 03:52 WIB

6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

22 September 2026 - 15:37 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

19 September 2026 - 13:19 WIB

Trending di EKOBIS