Menu ✖

Mode Gelap
Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak

PERON

Animo Layanan KA PSO Tinggi Selama Nataru, Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 119 Ribu Penumpang

badge-check


 Animo Layanan KA PSO Tinggi Selama Nataru, Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 119 Ribu Penumpang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pada periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melayani sebanyak 81.877 penumpang kereta api jarak jauh PSO serta 37.224 penumpang kereta api PSO lokal.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa melalui skema PSO, pemerintah bersama KAI berupaya menjaga mobilitas masyarakat agar tetap berjalan aman, nyaman, dan inklusif di tengah tingginya pergerakan masyarakat pada akhir tahun.

“Kereta api PSO hadir sebagai solusi mobilitas masyarakat dengan tarif ekonomis, namun tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan,” ujar Franoto, Jumat (9/1/2026).

Layanan kereta api jarak jauh PSO yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta meliputi KA Bengawan relasi Pasarsenen–Purwosari dengan tarif mulai sekitar Rp74.000, KA Airlangga relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi dengan tarif mulai Rp104.000, KA Serayu relasi Pasarsenen–Purwokerto dengan tarif mulai Rp67.000, serta KA Cikuray relasi Pasarsenen–Garut dengan tarif mulai Rp45.000. Sementara itu, layanan kereta api PSO lokal KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat melayani pelanggan dengan tarif mulai Rp5.000.

Franoto menjelaskan, seluruh kereta api PSO telah dilengkapi fasilitas standar layanan penumpang, seperti pendingin udara (AC), toilet di dalam rangkaian, pencahayaan yang memadai, serta layanan kebersihan selama perjalanan. Dari sisi keselamatan, KAI secara konsisten melakukan pemeriksaan sarana secara berkala dan pengawalan operasional sesuai standar keselamatan perkeretaapian.

Selama masa Angkutan Nataru, rata-rata tingkat keterisian atau okupansi kereta api PSO tercatat di atas 100 persen. Kondisi tersebut dimungkinkan karena adanya pola naik dan turun penumpang di stasiun antara, serta keberadaan penumpang balita di bawah usia tiga tahun yang tidak menempati tempat duduk sendiri.

“KAI terus menjalankan penugasan PSO dari pemerintah sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyediakan transportasi publik yang terjangkau dan berkeadilan. Kami berharap layanan ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” tutup Franoto.

Ia juga menuturkan bahwa layanan PSO merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau dan merata. Kehadiran layanan kereta api bersubsidi tersebut dinilai menjadi penopang penting bagi sektor pariwisata, transportasi lanjutan, serta usaha masyarakat di sekitar stasiun, mulai dari UMKM hingga pelaku jasa lokal.

Dari sisi operasional, kinerja perjalanan kereta api selama periode Nataru juga terjaga dengan baik. KAI mencatat On Time Performance (OTP) kereta api penumpang dengan ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,7 persen dan ketepatan waktu kedatangan sebesar 96 persen.

Ke depan, KAI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, guna memastikan layanan kereta api PSO tetap berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di berbagai daerah.

Franoto menegaskan, kereta api PSO bukan sekadar layanan transportasi, melainkan bagian dari kehadiran negara dalam menjaga konektivitas, pemerataan akses, dan pergerakan ekonomi masyarakat.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di PERON