Menu

Mode Gelap
Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

SOSOK

‎Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan dari Daerah

badge-check


 ‎Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan dari Daerah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI). Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan MIPI dengan orientasi kuat pada penguatan peran daerah dalam pengembangan ilmu pemerintahan nasional.

‎Terpilihnya Anwar Hafid dinilai sebagai langkah strategis organisasi dalam menghadirkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami aspek akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dalam tata kelola pemerintahan. Dengan rekam jejak panjang di birokrasi dan politik, Anwar diharapkan mampu menjembatani dunia teori dan praktik pemerintahan.

‎Dalam pernyataannya, Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk membawa MIPI lebih dekat dengan daerah serta memperluas jejaring organisasi hingga ke akar pemerintahan lokal.

‎“Saya akan fokus melebarkan sayap MIPI ini di daerah. Saya hanya bilang satu hal ketika saya dipercaya dan diberi amanah saya akan melaksanakan tugas ini dengan penuh amanah,” katanya di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Sabtu (17/01/2026).

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI).

‎Ia menilai bahwa penguatan MIPI di daerah menjadi kunci agar ilmu pemerintahan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia.

‎Anwar Hafid juga menekankan pentingnya peran para senior dan tokoh-tokoh pemerintahan dalam membimbing arah organisasi agar tetap berada pada jalur pengabdian keilmuan dan kebangsaan.

‎“Tentu saya sangat berharap bimbingan dari semuanya, terutama dari para senior kita. Saya melihat tadi ada satu hal penting bagaimana memperluas kiprah MIPI di daerah,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Anwar menyoroti pentingnya kolaborasi antara MIPI dan perguruan tinggi di daerah sebagai pusat pengembangan gagasan, riset, dan kaderisasi ilmu pemerintahan yang berkelanjutan.

‎Menurut Anwar, MIPI harus menjadi organisasi yang bisa memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan daerah di Indonesia.

‎“Kita di daerah lebih banyak bermitra dengan para perguran tinggi. Saya punya cita-cita membesarkan MIPI, kalau kita ingin berkontribusi bagi negara maka kita harus punya organisasi yang besar,” jelas Amwar Hafid.

‎Dengan kepemimpinan Anwar Hafid, MIPI diharapkan tumbuh menjadi organisasi keilmuan yang inklusif, kuat secara struktural, dan relevan secara praktis. Selain itu juga MIPI diharapkan menjadi mitra strategis negara dalam melahirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.*** (RBP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BNPB: 47 Warga Meninggal akibat Gempa M 7 di NTT, Ratusan Rumah Rusak

16 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gempa M6,4 Simalungun Terasa hingga Aceh Tengah, Warga Berhamburan Keluar Rumah

15 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Trending di RAGAM