Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat

badge-check


 Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat Perbesar

Wartatrans.com ACEH UTARA — Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, terus bergerak membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi, sejumlah warga di Desa Seuleumak, Kabupaten Aceh Utara, masih membutuhkan bantuan darurat.

Mutia mengatakan, saat ia bersama relawan yang juga melibatkan unsur TNI berada di lokasi, kondisi warga masih memprihatinkan. Sebanyak 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung masih terisolasi akibat dampak banjir.

“Mereka masih terisolir, terdiri dari 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung,” ujar Mutia, Rabu (17/12/2025).

Selain terisolasi, para korban bencana juga belum mendapatkan tenda darurat, meskipun rumah mereka dilaporkan hilang atau rusak berat akibat diterjang banjir.

“Belum ada tenda darurat, padahal rumah warga tersapu banjir,” tambahnya.

Rumah warga yang hilang disapu banjir.

Akses menuju lokasi korban pun masih sangat terbatas. Tim relawan harus menggunakan perahu dari wilayah Lubok Pusaka untuk mencapai Desa Seuleumak.

“Untuk menuju lokasi korban, kami harus menggunakan boat dari Lubok Pusaka,” jelas Mutia.

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Mutia dan tim membawa berbagai bantuan berupa pakaian layak pakai, makanan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban.

Ia berharap penanganan bencana dapat segera dilakukan secara menyeluruh agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan yang memadai.

“Semoga bencana ini bisa segera ditangani dan para korban segera mendapatkan bantuan,” tutup Mutia.***

(Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA