Menu

Mode Gelap
Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama Lelang Frekuensi 700 MHz-26 GHz: Ajukan Rp5,458 Triliun, Telkomsel Kuasai “Jalur Emas” Dari Manggarai ke Kiaracondong: 5.484 Rusun TOD PT KAI Jadi Ramah Kantong atau Jerat Lahan HPL ? IIPO 3 BUMD Jakarta: Bekal Amunisi Fiskal Atau Jadi Tumbal Pasar Modal ? HSBI Peringati Hari Sastra dengan Pentas Seni di Padepokan Mahagenta PNM Kenalkan Model Pembiayaan Syariah Berbasis Kepercayaan di Hadapan Negara-Negara D-8

PERISTIWA

Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat

badge-check


 Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat Perbesar

Wartatrans.com ACEH UTARA — Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, terus bergerak membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi, sejumlah warga di Desa Seuleumak, Kabupaten Aceh Utara, masih membutuhkan bantuan darurat.

Mutia mengatakan, saat ia bersama relawan yang juga melibatkan unsur TNI berada di lokasi, kondisi warga masih memprihatinkan. Sebanyak 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung masih terisolasi akibat dampak banjir.

“Mereka masih terisolir, terdiri dari 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung,” ujar Mutia, Rabu (17/12/2025).

Selain terisolasi, para korban bencana juga belum mendapatkan tenda darurat, meskipun rumah mereka dilaporkan hilang atau rusak berat akibat diterjang banjir.

“Belum ada tenda darurat, padahal rumah warga tersapu banjir,” tambahnya.

Rumah warga yang hilang disapu banjir.

Akses menuju lokasi korban pun masih sangat terbatas. Tim relawan harus menggunakan perahu dari wilayah Lubok Pusaka untuk mencapai Desa Seuleumak.

“Untuk menuju lokasi korban, kami harus menggunakan boat dari Lubok Pusaka,” jelas Mutia.

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Mutia dan tim membawa berbagai bantuan berupa pakaian layak pakai, makanan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban.

Ia berharap penanganan bencana dapat segera dilakukan secara menyeluruh agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan yang memadai.

“Semoga bencana ini bisa segera ditangani dan para korban segera mendapatkan bantuan,” tutup Mutia.***

(Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Trending di RAGAM