Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERISTIWA

Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat

badge-check


 Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat Perbesar

Wartatrans.com ACEH UTARA — Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, terus bergerak membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi, sejumlah warga di Desa Seuleumak, Kabupaten Aceh Utara, masih membutuhkan bantuan darurat.

Mutia mengatakan, saat ia bersama relawan yang juga melibatkan unsur TNI berada di lokasi, kondisi warga masih memprihatinkan. Sebanyak 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung masih terisolasi akibat dampak banjir.

“Mereka masih terisolir, terdiri dari 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung,” ujar Mutia, Rabu (17/12/2025).

Selain terisolasi, para korban bencana juga belum mendapatkan tenda darurat, meskipun rumah mereka dilaporkan hilang atau rusak berat akibat diterjang banjir.

“Belum ada tenda darurat, padahal rumah warga tersapu banjir,” tambahnya.

Rumah warga yang hilang disapu banjir.

Akses menuju lokasi korban pun masih sangat terbatas. Tim relawan harus menggunakan perahu dari wilayah Lubok Pusaka untuk mencapai Desa Seuleumak.

“Untuk menuju lokasi korban, kami harus menggunakan boat dari Lubok Pusaka,” jelas Mutia.

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Mutia dan tim membawa berbagai bantuan berupa pakaian layak pakai, makanan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban.

Ia berharap penanganan bencana dapat segera dilakukan secara menyeluruh agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan yang memadai.

“Semoga bencana ini bisa segera ditangani dan para korban segera mendapatkan bantuan,” tutup Mutia.***

(Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat

17 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta

17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan

17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

17 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029

17 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya

17 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan

17 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Trending di RAGAM