Menu ✖

Mode Gelap
KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

PERISTIWA

Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat

badge-check


 Banjir Aceh Utara, Warga Desa Seuleumak Masih Terisolasi Tanpa Tenda Darurat Perbesar

Wartatrans.com ACEH UTARA — Aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, terus bergerak membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Hingga hari ke-21 pascabencana hidrometeorologi, sejumlah warga di Desa Seuleumak, Kabupaten Aceh Utara, masih membutuhkan bantuan darurat.

Mutia mengatakan, saat ia bersama relawan yang juga melibatkan unsur TNI berada di lokasi, kondisi warga masih memprihatinkan. Sebanyak 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung masih terisolasi akibat dampak banjir.

“Mereka masih terisolir, terdiri dari 38 kepala keluarga dari dua kampung yang bergabung,” ujar Mutia, Rabu (17/12/2025).

Selain terisolasi, para korban bencana juga belum mendapatkan tenda darurat, meskipun rumah mereka dilaporkan hilang atau rusak berat akibat diterjang banjir.

“Belum ada tenda darurat, padahal rumah warga tersapu banjir,” tambahnya.

Rumah warga yang hilang disapu banjir.

Akses menuju lokasi korban pun masih sangat terbatas. Tim relawan harus menggunakan perahu dari wilayah Lubok Pusaka untuk mencapai Desa Seuleumak.

“Untuk menuju lokasi korban, kami harus menggunakan boat dari Lubok Pusaka,” jelas Mutia.

Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Mutia dan tim membawa berbagai bantuan berupa pakaian layak pakai, makanan, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan para korban.

Ia berharap penanganan bencana dapat segera dilakukan secara menyeluruh agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan yang memadai.

“Semoga bencana ini bisa segera ditangani dan para korban segera mendapatkan bantuan,” tutup Mutia.***

(Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

CELIOS Merilis Menteri Terburuk dan Terbaik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Siapa Saja?

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Trending di NASIONAL