Menu

Mode Gelap
PTPN I Bangkitkan Produksi Karet di Bengkulu Film “Dosa” : Penebusan atau Pengampunan” Hadirkan Trailer Penuh Teror, Siap Tayang Juni 2026 KAI dan DJKA Tutup 24 Perlintasan Usai Insiden Bekasi Timur KAI: 41 Barang Korban Kejadian Bekasi Timur Masih dalam Proses Verifikasi KAI: 96 Pelanggan Terdampak Kejadian Bekasi Timur Telah Dipulangkan KAI Lanjutkan Pemulihan Operasional Commuter Line Cikarang, Ketepatan Waktu Mulai Meningkat

EKOBIS

PTPN I Bangkitkan Produksi Karet di Bengkulu

badge-check


 Direktur Produksi saat tinjau kebun karet di Bengkulu Perbesar

Direktur Produksi saat tinjau kebun karet di Bengkulu

Wartatrans.com, BENGKULU – Direktur Produksi PTPN I, Fauzi Omar menyisir jalur-jalur sadap di Kebun Padang Pelawi, Rabu (6/5/2026).

Langkahnya didampingi tim teknis kantor pusat, merupakan misi krusial untuk membangkitkan kembali raksasa produksi karet di Regional 7 yang saat ini tengah berada dalam fase penuh tantangan.

Melihat kondisi di lapangan, Fauzi menangkap sinyal bahwa denyut produksi di kebun tersebut belum berdetak seirama dengan target yang dicanangkan perusahaan.

“Angka-angka pencapaian yang saat ini mulai bertumbuh namun masih di bawah ekspektasi menjadi pemantik bagi manajemen untuk melakukan evaluasi total,” ungkapnya.

Baginya, setiap tetes lateks yang tidak tersadap bukan sekadar kehilangan materi, melainkan sebuah potensi yang tersia-siakan di tengah upaya korporasi untuk terus bertumbuh.

Dalam pengarahannya, Fauzi menekankan bahwa kunci utama kebangkitan adalah disiplin dalam penggalian produksi.

Dia menyoroti fenomena kekurangan HK sadap, kapasitas penyadap yang rendah karena hanca yang tidak tembus disadap sebagai persoalan serius yang harus segera diselesaikan.

Instruksinya jelas, setiap jengkal areal kerja harus tersentuh pisau sadap, dan setiap potensi pohon harus dikonversi menjadi produktivitas nyata.

Tidak ada ruang untuk membiarkan area produktif terlewat tanpa kontribusi, karena potensi besar di tanah Bengkulu ini menurutnya masih jauh dari optimal.

Saat mengunjungi pabrik di Unit Padang Pelawi, Fauzi memberikan atensi khusus pada aspek pengolahan.

“Unit ini tidak hanya dipandang sebagai mesin produksi masa kini, tetapi juga prototipe masa depan,” katanya.

Layout dan efisiensi pabrik Padang Pelawi secara resmi ditetapkan sebagai rujukan utama atau studi banding bagi rencana pembangunan pabrik Standard Indonesian Rubber (SIR) di Merbuh, Regional 3.

Hal ini mempertegas posisi Padang Pelawi sebagai pusat keunggulan teknis yang standar operasionalnya akan direplikasi untuk memperkuat infrastruktur pengolahan karet nasional.

Sorotan tajam ini membuktikan bahwa Kebun Padang Pelawi memikul mandat berat sebagai backbone atau tulang punggung karet bagi Regional 7 sekaligus barometer di lingkup PTPN I.

Fauzi mengingatkan bahwa sebagai unit andalan, konsistensi produktivitas di Padang Pelawi tidak boleh goyah sedikit pun, karena kebun ini adalah cermin bagi kualitas komoditas karet di seluruh lingkungan perusahaan.

“Dengan pengawasan ketat dan pembenahan teknis di setiap lini hancak, PTPN I optimistis kejayaan produksi karet di Bengkulu akan kembali ke jalur semestinya,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AirNav–CAAS Bahas Penguatan Kolaborasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara Asia Pasifik

8 Mei 2026 - 17:29 WIB

IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi

8 Mei 2026 - 16:01 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional Terintegrasi, ASDP dan ALDEI Bersinergi

8 Mei 2026 - 15:16 WIB

Melalui Program HiPo Batch II, PTP Nonpetikemas Perkuat SDM Andal

8 Mei 2026 - 13:27 WIB

Menhub Apresiasi Kinerja ASDP Selama Angkutan Lebaran 2026

7 Mei 2026 - 22:42 WIB

PNM dan MES Hadirkan Program “Mba Maya” untuk Perkuat Ekonomi Syariah Perempuan

7 Mei 2026 - 21:31 WIB

Kolaborasi Kemenhub dan InJourney Airports Perkuat Konektivitas Udara 

7 Mei 2026 - 15:26 WIB

Embarkasi Gelombang Pertama Rampung, Bandara Juanda Mulai Angkut Jemaah Haji ke Mekkah 

7 Mei 2026 - 15:13 WIB

Mantap, Bisnis MRO Garuda Indonesia Group Bukukan Laba 78,28% di Kuartal I-2026

7 Mei 2026 - 14:43 WIB

Scoot Luncurkan Kampanye “Sambal si Petualang”, Angkat Budaya Kuliner Indonesia Lewat Aksesori Perjalanan

7 Mei 2026 - 12:57 WIB

Trending di BANDARA