Menu

Mode Gelap
Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

EKOBIS

PTPN I Bangkitkan Produksi Karet di Bengkulu

badge-check


 Direktur Produksi saat tinjau kebun karet di Bengkulu Perbesar

Direktur Produksi saat tinjau kebun karet di Bengkulu

Wartatrans.com, BENGKULU – Direktur Produksi PTPN I, Fauzi Omar menyisir jalur-jalur sadap di Kebun Padang Pelawi, Rabu (6/5/2026).

Langkahnya didampingi tim teknis kantor pusat, merupakan misi krusial untuk membangkitkan kembali raksasa produksi karet di Regional 7 yang saat ini tengah berada dalam fase penuh tantangan.

Melihat kondisi di lapangan, Fauzi menangkap sinyal bahwa denyut produksi di kebun tersebut belum berdetak seirama dengan target yang dicanangkan perusahaan.

“Angka-angka pencapaian yang saat ini mulai bertumbuh namun masih di bawah ekspektasi menjadi pemantik bagi manajemen untuk melakukan evaluasi total,” ungkapnya.

Baginya, setiap tetes lateks yang tidak tersadap bukan sekadar kehilangan materi, melainkan sebuah potensi yang tersia-siakan di tengah upaya korporasi untuk terus bertumbuh.

Dalam pengarahannya, Fauzi menekankan bahwa kunci utama kebangkitan adalah disiplin dalam penggalian produksi.

Dia menyoroti fenomena kekurangan HK sadap, kapasitas penyadap yang rendah karena hanca yang tidak tembus disadap sebagai persoalan serius yang harus segera diselesaikan.

Instruksinya jelas, setiap jengkal areal kerja harus tersentuh pisau sadap, dan setiap potensi pohon harus dikonversi menjadi produktivitas nyata.

Tidak ada ruang untuk membiarkan area produktif terlewat tanpa kontribusi, karena potensi besar di tanah Bengkulu ini menurutnya masih jauh dari optimal.

Saat mengunjungi pabrik di Unit Padang Pelawi, Fauzi memberikan atensi khusus pada aspek pengolahan.

“Unit ini tidak hanya dipandang sebagai mesin produksi masa kini, tetapi juga prototipe masa depan,” katanya.

Layout dan efisiensi pabrik Padang Pelawi secara resmi ditetapkan sebagai rujukan utama atau studi banding bagi rencana pembangunan pabrik Standard Indonesian Rubber (SIR) di Merbuh, Regional 3.

Hal ini mempertegas posisi Padang Pelawi sebagai pusat keunggulan teknis yang standar operasionalnya akan direplikasi untuk memperkuat infrastruktur pengolahan karet nasional.

Sorotan tajam ini membuktikan bahwa Kebun Padang Pelawi memikul mandat berat sebagai backbone atau tulang punggung karet bagi Regional 7 sekaligus barometer di lingkup PTPN I.

Fauzi mengingatkan bahwa sebagai unit andalan, konsistensi produktivitas di Padang Pelawi tidak boleh goyah sedikit pun, karena kebun ini adalah cermin bagi kualitas komoditas karet di seluruh lingkungan perusahaan.

“Dengan pengawasan ketat dan pembenahan teknis di setiap lini hancak, PTPN I optimistis kejayaan produksi karet di Bengkulu akan kembali ke jalur semestinya,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Toko Mandiri Indogrosir Bidik UMKM Lokal

15 Agustus 2026 - 07:55 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pelindo Perkuat Ekosistem Vendor Regional 4, Gelar Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tahun 2026

14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Trending di ANJUNGAN