Menu

Mode Gelap
Mengingat 3 Dosa Pertama dalam Kehidupan Manusia Disnav Banjarmasin Apresiasi Kepatuhan Pelaporan SBNP dan SROP/VTS Non-DJPL Perkuat Kolaborasi, Disnav Banjarmasin Konsisten Jaga Keselamatan Pelayaran Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

PERON

Banjir Ganggu Operasional, KAI Batalkan 20 Perjalanan dan Layani Pengembalian 989 Tiket

badge-check


 Banjir Ganggu Operasional, KAI Batalkan 20 Perjalanan dan Layani Pengembalian 989 Tiket Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat gangguan perjalanan kereta api yang terjadi sebagai dampak banjir di sejumlah lintasan pada Ahad (18/1/2026).

Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa menyebabkan terganggunya kelancaran operasional perjalanan kereta api, khususnya di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. KAI menyatakan kondisi tersebut merupakan keadaan kahar (force majeure) di luar kendali perusahaan sehingga memerlukan langkah pengamanan ekstra demi menjamin keselamatan perjalanan.

Dalam kondisi tersebut, KAI melakukan pengaturan operasional secara khusus dengan mengutamakan aspek keselamatan. Dampaknya, sebanyak 20 perjalanan kereta api tidak dapat diberangkatkan dan tujuh perjalanan lainnya mengalami kelambatan lebih dari satu jam. Situasi ini mendorong sebagian pelanggan untuk membatalkan rencana perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan kebijakan pembatalan perjalanan dan pengembalian bea tiket merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada pelanggan.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI. Dalam kondisi tertentu yang berpotensi mengganggu keselamatan, KAI melakukan penyesuaian operasional. Pelanggan yang terdampak diberikan kemudahan pembatalan tiket dengan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen,” ujar Franoto.

Pada 18 Januari 2026, KAI mencatat total pembatalan tiket mencapai 989 tiket. Pembatalan tersebut tercatat di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Gambir sebanyak 330 tiket, Stasiun Bekasi 243 tiket, Stasiun Pasar Senen 210 tiket, Stasiun Cikarang 109 tiket, dan Stasiun Jatinegara 77 tiket.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Pengembalian dapat dilakukan secara tunai maupun transfer melalui loket pembatalan dengan membawa tiket dan identitas diri, melalui Contact Center KAI 121 atau (021) 121 yang beroperasi 24 jam, serta melalui aplikasi Access by KAI. Proses pembatalan tiket dapat diajukan paling lambat tujuh hari sejak jadwal keberangkatan kereta api.

KAI menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan jalur rel, serta menyiagakan petugas prasarana dan operasional untuk memastikan keselamatan perjalanan. Pelanggan diimbau untuk terus memantau informasi terkini terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON