Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029 Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

PERISTIWA

Bantuan untuk Korban Longsor Aceh Tengah Mulai Didistribusikan dari Lapangan Keramat Mupakat Behu Berdedele

badge-check


 Bantuan untuk Korban Longsor Aceh Tengah Mulai Didistribusikan dari Lapangan Keramat Mupakat Behu Berdedele Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Bantuan bagi warga terdampak bencana longsor di Kabupaten Aceh Tengah mulai diturunkan dan dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Keramat Mupakat Behu Berdedele, Kampung SP Kelaping, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Sabtu (06/13/2025).

Sejumlah relawan bersama aparatur kampung dan pihak kecamatan, TNI, Polri beserta KUA, camat dan unsur desa melakukan proses pendataan sekaligus pengemasan ulang bantuan sebelum disalurkan ke desa-desa terdampak. Total 31 desa di Kecamatan Pegasing akan menerima bantuan tahap awal ini.

Bantuan tersebut berasal dari donasi saudara, kerabat, serta masyarakat Aceh, termasuk dukungan dari Banda Aceh yang dikirim melalui Lapangan Terbang Sultan Iskandar Muda (SIM). Berbagai kebutuhan pokok telah tiba di lokasi, di antaranya: beras, minyak goreng, airr mineral, buah kurma, roti dan makanan siap santap.

Paket bingkisan dari BNPB berupa tas berisi makanan ringan dan perlengkapan dasar

Perwakilan keluarga dan sahabat dari Banda Aceh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga Pegasing yang hingga kini masih terdampak akibat longsor dan cuaca ekstrem.

“Ini adalah wujud solidaritas dari keluarga dan sahabat di Banda Aceh. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar salah satu koordinator pengiriman bantuan.

Tim relawan memastikan distribusi akan dilakukan secara bertahap dan merata, mengingat beberapa desa masih mengalami hambatan akses akibat longsor dan jalan yang tertutup material tanah.

Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan terus berkoordinasi dengan perangkat desa serta petugas di lapangan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Trending di EKOBIS