Wartatrans.com, LHOKSEUMAWE – Blood for Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe–Aceh Utara (Lse’Acut) turut mendukung kegiatan Bakti TNI Angkatan Udara yang diinisiasi SATRAD 102 Lhokseumawe bersama Kipan B Yonko 463 KOPASGAT melalui aksi donor darah yang bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut tidak hanya menghadirkan donor darah, tetapi juga dirangkaikan dengan bazar pasar murah sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, sebanyak 80 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor dan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Setelah melalui proses skrining sesuai standar pelayanan donor darah, sebanyak 57 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan pasien.
Adapun rincian kantong darah yang berhasil dihimpun terdiri dari 13 kantong golongan darah A, 12 kantong golongan darah B, 30 kantong golongan darah O, dan 7 kantong golongan darah AB. Sementara itu, sejumlah calon pendonor belum dapat mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi persyaratan medis, seperti kadar hemoglobin (Hb) rendah, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, maupun tekanan darah yang berada di luar batas aman.
Ketua BFLF Lse’Acut, Mutia, mengatakan bahwa kehadiran BFLF dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus menjalankan misi kemanusiaan sekaligus memperkuat sinergi dengan PMI Aceh Utara dan berbagai instansi.
“Kami hadir hari ini untuk melanjutkan misi kemanusiaan. BFLF juga menyerahkan bingkisan berupa souvenir gelas sebagai tambahan apresiasi bagi para pendonor, melengkapi bingkisan yang telah disediakan PMI. Kami berharap perhatian kecil ini dapat mempererat tali persaudaraan sekaligus memotivasi masyarakat agar menjadi pendonor darah secara rutin, bukan hanya saat ada kegiatan, tetapi juga secara sukarela datang langsung ke PMI,” ujar Mutia
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada BFLF agar berbagai program kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, souvenir yang dibagikan kepada para pendonor pada kegiatan kali ini berasal dari dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pema Global Energi (PGE).
“Saya selaku Ketua BFLF Lse’Acut mengucapkan ribuan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh karyawan PT Pema Global Energi yang setiap tahun selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan donor darah yang kami selenggarakan. Semoga tahun depan kami kembali dipercaya untuk menjalankan program ini dan semoga kita semua senantiasa diberikan kesuksesan,” tutup Mutia.
Partisipasi BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara dalam Bakti TNI AU ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara organisasi kemanusiaan, TNI, PMI, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat besar bagi sesama. Diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut sehingga kebutuhan darah di wilayah Aceh dapat terpenuhi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.*** (Jasa)


























