Wartatans.com, ACEH UTARA, 7 Juni 2026 – Lembaga sosial kemanusiaan Blood For Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe dan Aceh Utara menyerahkan bantuan bibit pohon durian unggul kepada Dayah Raudhatul Huda sebagai upaya mendukung penghijauan lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung kepada pimpinan dayah dan para santri. Program ini merupakan bagian dari komitmen BFLF dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor lingkungan dan agribisnis berbasis dayah.

Ketua BFLF Lhokseumawe dan Aceh Utara, Mutia Sari, mengatakan bahwa bibit durian unggul yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun perekonomian dayah.
“Dayah memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor agribisnis. Dengan penanaman bibit durian berkualitas ini, kami berharap dalam beberapa tahun ke depan hasilnya dapat dinikmati oleh para santri dan membantu operasional dayah secara mandiri,” ujar Mutia.
Menurutnya, selain menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sejuk, pohon durian yang ditanam juga dapat menjadi aset produktif yang bernilai ekonomi bagi lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Dayah Raudhatul Huda. Pimpinan dayah menyampaikan apresiasi kepada BFLF beserta para donatur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan lingkungan dan ekonomi pesantren.
Pihak dayah juga berkomitmen untuk merawat bibit-bibit durian tersebut bersama para santri. Kegiatan perawatan dan penanaman akan dijadikan sebagai sarana edukasi mengenai pelestarian lingkungan serta pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan santri.
Melalui program penanaman pohon produktif ini, BFLF berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam berbagai aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik di bidang kesehatan, kemanusiaan, maupun pelestarian lingkungan.
Mutia menambahkan, bibit durian unggul yang disalurkan kepada Dayah Raudhatul Huda merupakan bantuan yang diperoleh dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Aceh.
“Bibit durian ini kami peroleh dari bantuan yang diberikan oleh BPDAS Aceh. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut sehingga program penghijauan dan pemberdayaan ekonomi dayah ini dapat terlaksana,” tutup Mutia.*** (Jasa)

























