Wartatrans.com, TAKENGON — Nasib malang menimpa Fayyan Rahmadsyah, bocah berusia 7 tahun asal Kampung Pendere Saril (Ujung Gergung), Takengon, Aceh Tengah. Anak yatim ini harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, setelah didiagnosis mengalami gangguan pernapasan berat disertai pembesaran perut.
Fayyan merupakan anak yatim. Ayahnya meninggal dunia saat ia masih balita. Sejak beberapa tahun terakhir, ia tinggal bersama paman dan neneknya di Takengon. Ibunya diketahui berada di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Selama ini, Fayyan diasuh oleh pamannya, Ruhdy, yang akrab disapa Om Ruhdy, sejak taman kanak-kanak hingga kini duduk di kelas satu sekolah dasar.

Menurut keterangan keluarga, gejala awal dialami Fayyan setelah terbentur papan di bagian dada. Keluhan nyeri ditahan hampir dua hari.
“Setelah itu wajahnya mulai membengkak, mata menyempit, dan perutnya membesar,” kata Ruhdy, Senin, 20 Januari 2026.
Keluarga kemudian membawa Fayyan ke RSUD Datu Beru Takengon. Dari hasil pemeriksaan, dokter menemukan gejala sesak napas, batuk, serta pembesaran perut. Diagnosis sementara menyebutkan dyspnea ec congestive heart failure (CHF) dengan efusi pleura.
Setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Renggali RSUD Datu Beru, pihak rumah sakit memutuskan merujuk Fayyan ke RSUP Adam Malik Medan untuk mendapatkan penanganan dokter spesialis anak dan fasilitas medis lanjutan.
Rujukan dilakukan pada Senin siang pukul 14.50 WIB menggunakan ambulans RSUD Datu Beru. Fayyan didampingi langsung oleh pamannya, Ruhdy, bersama perawat Arini dan sopir ambulans Edi.
“Semoga ananda segera sembuh dan dijauhkan dari penyakit,” ujar Ruhdy.
Setibanya di Medan, sejumlah relawan dari komunitas BFLF dilaporkan akan berkoordinasi bersama Wartatrans untuk memberikan pendampingan serta bantuan. Relawan juga menyiapkan rumah singgah bagi pendamping Fayyan selama masa pengobatan dan kontrol kesehatan lanjutan.
Bagi masyarakat yang ingin membantu biaya pengobatan dan pendampingan, donasi dapat disalurkan melalui rekening atas nama Ruhdy di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 7215589891. Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui nomor +62 852-1610-1511.
Keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Di tengah pascabencana banjir bandang ini, kami percaya selalu ada hikmah di balik setiap ujian,” kata Ruhdy.*** (Jasa)
























