Menu

Mode Gelap
Update KA Mudik Lebaran: Penjualan Tiket Capai 2,48 Juta, Okupansi 55,2 Persen Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2) Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua Bois Famous Maker Soroti Strategi Promosi Lagu: Banyak Musisi Rilis Single Tanpa Konsep PELNI Pulangkan Hewan Endemik Selundupan di KM Sinabung ke Manokwari Okupansi Tiket Mudik DAMRI Tembus 57 Persen, Kursi di Tanggal Ini Masih Tersedia

Uncategorized

Bois Famous Maker Soroti Strategi Promosi Lagu: Banyak Musisi Rilis Single Tanpa Konsep

badge-check


 Bois Famous Maker Soroti Strategi Promosi Lagu: Banyak Musisi Rilis Single Tanpa Konsep Perbesar

Bois Famous Maker Soroti Strategi Promosi Lagu: Banyak Musisi Rilis Single Tanpa Konsep

JAKARTA – Praktisi promosi musik Bois Famous Maker menyoroti masih banyaknya musisi dan label yang merilis lagu tanpa strategi yang matang. Menurutnya, pola tersebut justru dapat “membunuh” karya musik itu sendiri karena tidak didukung konsep promosi yang kuat.

Dalam perbincangan di kawasan Rawamangun, Jakarta, belum lama ini, Bois mengatakan bahwa merilis sebuah single seharusnya tidak sekadar mengunggah lagu ke platform digital. Ia menilai peluncuran lagu membutuhkan konsep, strategi, dan totalitas agar mampu menarik perhatian publik.

“Merilis single itu harus berpikir besar tentang bagaimana membuat lagunya bisa menjadi hits. Konsep dan strategi promosi harus dijalankan secara total agar masyarakat tertarik mendengar lagu sekaligus mengenal artisnya,” ujar Bois.

Menurutnya, masih banyak musisi pendatang baru maupun label musik yang hanya fokus pada proses distribusi lagu ke platform digital tanpa menyiapkan langkah lanjutan. Padahal, tanpa strategi promosi yang jelas, peluang lagu untuk dikenal luas menjadi sangat kecil.

Bois mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya selama berkecimpung di industri musik, hanya sekitar 25 persen pelaku musik yang benar-benar memikirkan strategi untuk membuat lagunya populer. Sementara sisanya cenderung menyerahkan nasib karya mereka begitu saja setelah dirilis.

“Banyak yang hanya merilis lagu lalu membiarkannya begitu saja. Padahal lagu itu adalah aset, bukan hanya untuk hari ini tetapi juga untuk masa depan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa para musisi seharusnya memandang karya musik sebagai investasi kreatif yang harus dikelola dengan serius. Karena itu, proses promosi harus direncanakan sejak jauh hari sebelum lagu diluncurkan ke publik.

Soal biaya promosi, Bois menilai hal tersebut bersifat relatif. Menurutnya, yang terpenting bukan sekadar besarnya dana, tetapi keberanian dalam menjalankan ide dan konsep yang berbeda.

“Biaya promo itu relatif. Yang penting adalah keberanian menjalankan konsep yang brilian. Semua itu harus dipikirkan secara matang dan dipersiapkan jauh-jauh hari,” ujar sarjana S-1 Jurnalistik dari STP/IISIP Jakarta tersebut.

Selama ini, Bois Famous Maker dikenal sebagai salah satu sosok di balik berbagai strategi promosi kreatif yang membantu sejumlah artis musik memperkenalkan karya mereka ke publik. Pengalamannya di industri musik membuat berbagai gagasan promosi yang ia usung kerap menarik perhatian dan dianggap out of the box oleh pelaku industri.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Tanah Suci (1)

10 Maret 2026 - 00:59 WIB

Dai Kafilah Dakwah Dampingi Penyintas Bencana Jalani Ramadhan

9 Maret 2026 - 18:04 WIB

Di Antara Fakta dan Tafsir, Catatan untuk Riri Satria tentang Menulis Interpretatif

9 Maret 2026 - 13:05 WIB

Fuad Kasyfurrahman Sebagai Ketua KNPI Jabar Usung Visi Besar Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

8 Maret 2026 - 19:46 WIB

Rock Indonesia Kehilangan Penjaga Ritme: Donny Fattah Tutup Usia

7 Maret 2026 - 14:03 WIB

Dr. Sidibyo Menghidupkan Fosil di Sangiran Lewat Teknologi 4D

6 Maret 2026 - 19:42 WIB

Bidadari FORWAN Siapkan Baksos 12 Tahun FORWAN, Targetkan Santuni 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa

6 Maret 2026 - 03:31 WIB

Perkuat Silaturahmi, FORWAN Adakan Buka Puasa Bersama

5 Maret 2026 - 22:03 WIB

Takengon Kembali Krisis BBM, Antrean Kendaraan Mengular Hingga 3 Kilometer

5 Maret 2026 - 15:54 WIB

Jaga Rantai Pasok Jelang Lebaran, KAI Catat 42.405 Ton Angkutan Retail

4 Maret 2026 - 14:00 WIB

Trending di Uncategorized