Menu

Mode Gelap
Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Menyusuri Pasar Khan Khalili, Jantung Oleh-Oleh Kairo

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Menyusuri Pasar Khan Khalili, Jantung Oleh-Oleh Kairo Perbesar

Wartatrans.com, MESIR — Pasar Khan Khalili di Kairo merupakan salah satu pusat oleh-oleh paling komplet dan legendaris di Mesir. Pasar tua yang telah berdiri sejak abad ke-14 ini bukan sekadar ruang jual beli, melainkan juga denyut kehidupan kota yang mempertemukan sejarah, budaya, dan denyut ekonomi rakyat dalam satu kawasan.

Di lorong-lorong sempit Khan Khalili, pengunjung dapat menemukan hampir segala jenis cendera mata. Mulai dari pecah belah bercorak Arab klasik, tas dan kain berhiaskan motif Timur Tengah, parfum khas Arab, hingga perhiasan emas yang berkilau di etalase toko-toko kecil. Setiap sudut pasar seolah menawarkan kisah, warna, dan aroma yang khas, membuat wisatawan betah berlama-lama menyusuri labirin kios yang tak pernah sepi.

Khan Khalili juga menjadi ruang perjumpaan para turis dari berbagai negara dengan warga lokal. Tawar-menawar berlangsung akrab, kadang diselingi canda, menjadikan proses belanja bukan sekadar transaksi, tetapi pengalaman budaya yang hidup. Di sela-sela aktivitas pasar, kafe-kafe tua dengan kursi kayu sederhana menjadi tempat beristirahat, menikmati teh mint atau kopi Arab sembari mengamati hiruk-pikuk sekitar.

Bagi wisatawan yang ingin menghindari kemacetan khas pusat kota Kairo, terdapat kiat sederhana namun efektif. Turunlah di depan masjid yang berada di kawasan sekitar pasar, lalu lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui terowongan. Akses ini cukup membantu menghemat waktu sekaligus memberikan pengalaman masuk ke Khan Khalili dengan cara yang lebih tenang.

Mengunjungi Pasar Khan Khalili bukan hanya soal berburu oleh-oleh, melainkan perjalanan menyelami denyut sejarah dan kehidupan Kairo yang sesungguhnya. Di pasar ini, masa lalu dan masa kini berbaur, menghadirkan pengalaman wisata yang sulit dilupakan bagi siapa pun yang menjejakkan kaki di jantung kota tua Mesir.***

Mesir 2026.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Trending di RAGAM