Menu

Mode Gelap
IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Menyusuri Pasar Khan Khalili, Jantung Oleh-Oleh Kairo

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Menyusuri Pasar Khan Khalili, Jantung Oleh-Oleh Kairo Perbesar

Wartatrans.com, MESIR — Pasar Khan Khalili di Kairo merupakan salah satu pusat oleh-oleh paling komplet dan legendaris di Mesir. Pasar tua yang telah berdiri sejak abad ke-14 ini bukan sekadar ruang jual beli, melainkan juga denyut kehidupan kota yang mempertemukan sejarah, budaya, dan denyut ekonomi rakyat dalam satu kawasan.

Di lorong-lorong sempit Khan Khalili, pengunjung dapat menemukan hampir segala jenis cendera mata. Mulai dari pecah belah bercorak Arab klasik, tas dan kain berhiaskan motif Timur Tengah, parfum khas Arab, hingga perhiasan emas yang berkilau di etalase toko-toko kecil. Setiap sudut pasar seolah menawarkan kisah, warna, dan aroma yang khas, membuat wisatawan betah berlama-lama menyusuri labirin kios yang tak pernah sepi.

Khan Khalili juga menjadi ruang perjumpaan para turis dari berbagai negara dengan warga lokal. Tawar-menawar berlangsung akrab, kadang diselingi canda, menjadikan proses belanja bukan sekadar transaksi, tetapi pengalaman budaya yang hidup. Di sela-sela aktivitas pasar, kafe-kafe tua dengan kursi kayu sederhana menjadi tempat beristirahat, menikmati teh mint atau kopi Arab sembari mengamati hiruk-pikuk sekitar.

Bagi wisatawan yang ingin menghindari kemacetan khas pusat kota Kairo, terdapat kiat sederhana namun efektif. Turunlah di depan masjid yang berada di kawasan sekitar pasar, lalu lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui terowongan. Akses ini cukup membantu menghemat waktu sekaligus memberikan pengalaman masuk ke Khan Khalili dengan cara yang lebih tenang.

Mengunjungi Pasar Khan Khalili bukan hanya soal berburu oleh-oleh, melainkan perjalanan menyelami denyut sejarah dan kehidupan Kairo yang sesungguhnya. Di pasar ini, masa lalu dan masa kini berbaur, menghadirkan pengalaman wisata yang sulit dilupakan bagi siapa pun yang menjejakkan kaki di jantung kota tua Mesir.***

Mesir 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Catatan Halimah Munawir: Kebahagiaan Seorang Ibu adalah Hadir di Setiap Langkah Anak

1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 12:14 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Trending di ANJUNGAN