Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Fasilitasi Diklat Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Libur Panjang April 2026, KAI Catat Penjualan Tiket Capai 617 Ribu Terima Kasih Pelanggan! KAI Sukses Layani 5 Juta Perjalanan Lebaran dengan Aman KAI Layani 5,08 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 8,07 Persen

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Pemakaman Magis di Mesir dan Masjid Keabadian Para Syekh

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Pemakaman Magis di Mesir dan Masjid Keabadian Para Syekh Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Pemakaman di Negeri Mesir selalu menyisakan rasa magis sekaligus misterius. Banyak kompleks makam tertutup tembok tinggi, dengan pintu masuk yang jarang dibuka—bahkan terkunci rapat sebagaimana pintu-pintu yang seolah menjaga rahasia keabadian. Di kalangan masyarakat setempat beredar keyakinan: ketika sebuah pintu makam terbuka dan seseorang masuk ke dalamnya, tidak semua akan kembali seperti semula. Entah dalam arti fisik, atau batin yang telah berubah selamanya.

Namun di balik kesan sunyi dan angker itu, pemakaman di Mesir justru menyimpan penghormatan yang begitu mendalam kepada para Syekh, ulama, dan keluarga-keluarga terhormat. Mereka yang memiliki kemampuan dipersilakan membangun apa yang disebut sebagai “masjid keabadian”—bangunan berbentuk masjid yang berdiri di tengah pemakaman umum sebagai tempat persemayaman keluarga.

Masjid keabadian itu tampak seperti masjid pada umumnya. Di dalamnya terhampar karpet rapi sebagaimana masjid-masjid yang hidup dengan lantunan doa. Namun di sanalah, di balik kesyahduan sejadah dan aroma ketenangan, bersemayam makam-makam mewah yang terbuat dari marmer, dikelilingi pagar stainless yang berkilau dalam diam.

Salah satu tempat peristirahatan abadi itu adalah makam Almarhum Prof. Dr. Syekh Muhammad Diaa Addin El Kurdy, Syekh Tarekat Naqsyabandiyah—seorang ulama besar, birokrat, sekaligus cendekiawan yang sangat disegani di Mesir. Beliau juga dikenal sebagai ayah angkat dari sahabatnya, Fatin Hamama.

Aku terkejut ketika berada di dalam masjid itu. Tiba-tiba Fatin bersimpuh di atas sejadah, air matanya jatuh tanpa mampu dibendung. Dengan suara lirih ia berkata, “Di bawah karpet ini adalah rumah abadi ibu angkatku.”

Masya Allah.

Saat itulah aku menyadari, tepat di bawah karpet masjid tempat kami berdiri, tersembunyi makam keluarga almarhum—sebuah rumah keabadian yang senyap, namun sarat makna. Tanpa ragu, aku pun ikut bersimpuh, menundukkan diri, dan memanjatkan doa.

Di tempat itu, ingatan tentang kematian terasa begitu dekat. Hati pun melembut, sebagaimana sunnah yang menganjurkan kita untuk sering mengingat akhir perjalanan hidup, agar jiwa tetap rendah dan penuh kesadaran. Doa-doa mengalir, bukan hanya untuk mereka yang telah mendahului, tetapi juga untuk diri sendiri—agar kelak husnul khatimah menjadi penutup perjalanan.

Di Mesir, kematian tidak selalu berjarak. Ia hidup berdampingan dengan doa, masjid, dan kenangan. Sunyi, tetapi penuh cahaya.***

Mesir 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Trending di RAGAM