Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy: Hasil Monitoring, Penutupan Sementara 8 Bandara Diperpanjang Hingga 24.00 WIB Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menkes Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah Dampak Abu Anak Krakatau Tak Hilang Seketika, Ikatan Pilot Jelaskan Risiko Penerbangan Alun-alun Garut Dipasangi Baner Jangan Eksploitasi Anak. Lindungi Haknya, Jaga Masa Depannya InJourney Airports Siapkan Bus Gratis Bagi Penumpang ke Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya dari Bandara Soekarno-Hatta Waspada! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Picu Peningkatan Pencemaran Udara di Sejumlah Wilayah

NASIONAL

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menkes Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

badge-check


 Menkes Budi Perbesar

Menkes Budi

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk membatasi aktivitas di luar rumah.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang berstatus Siaga (Level III) dan berlangsung terus-menerus sejak Jumat (4/9/2026).

Paparan abu vulkanik terdeteksi menyebar ke wilayah Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat akibat embusan angin.

“Intensitas abu vulkanik yang tinggi berisiko memicu gangguan kesehatan akut, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan gangguan pada kulit,” jelas Menkes, Ahad (6/9/2026).

Kelompok anak-anak, lanjut usia, serta penderita penyakit pernapasan dan kardiovaskular kronis menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak paparan abu vulkanik.

“Kalau tidak ada kegiatan mendesak, usahakan tetap di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan kacamata,” ujarnya.

Menkes juga memberikan instruksi terkait penanganan awal apabila warga terpapar abu vulkanik, terutama pada area sensitif seperti mata dan kulit.

“Kalau debu sudah masuk ke mata, jangan dikucek. Bersihkan dengan air dan bila perlu gunakan obat tetes mata. Semua puskesmas sudah kita siapkan untuk menangani kondisi tersebut,” tegas dia.

Ia juga menyarankan warga segera membersihkan tubuh dan pakaian setelah beraktivitas di luar rumah karena partikel abu vulkanik bersifat tajam.

Sebagai langkah antisipasi kegawatdaruratan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengaktifkan Health Emergency Operating Center (HEOC) di tingkat pusat hingga kabupaten/kota terdampak.

Dinas Kesehatan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat diinstruksikan menyiagakan puskesmas serta rumah sakit untuk beroperasi selama 24 jam guna merespons potensi lonjakan pasien.

Kemenkes juga memastikan kelancaran distribusi logistik medis ke sejumlah wilayah. Pasokan yang disalurkan mencakup masker medis dan N95, tabung oksigen beserta konsentrator, alat uap pernapasan (nebulizer), berbagai obat untuk penanganan ISPA, serta obat tetes dan salep untuk mata dan kulit.

“Dalam upaya mitigasi lanjutan, Kemenkes terus berkoordinasi lintas sektor dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memperbarui data sebaran abu dan kesiapan layanan kesehatan,” imbuhnya.

Menkes meminta masyarakat hanya merujuk pada informasi resmi pemerintah dan tidak mudah terpancing oleh isu yang belum terverifikasi.

“Sekali lagi, jangan panik. Tetap di rumah apabila tidak ada keperluan untuk keluar, gunakan masker dan lindungi mata. Jika mengalami keluhan, segera datang ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” pungkas Menkes. (omy)

 

Baca Lainnya

Waspada! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Picu Peningkatan Pencemaran Udara di Sejumlah Wilayah

6 September 2026 - 19:10 WIB

Aneh! Jadi Korban Pengeroyokan di Margonda, Pria Istimewa Ini Justru Diperiksa di Polres Depok

6 September 2026 - 19:09 WIB

Abu Vulkanik GAK Terpantau di Sejumlah Stasiun, Operasional Commuter Line Tetap Normal

6 September 2026 - 16:00 WIB

Dampak Aktivitas Anak Krakatau, KAI Tambah Perjalanan KA Arah Jakarta

6 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Pastikan Operasional Kereta Api Tetap Aman di Tengah Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 - 14:35 WIB

DAMRI Pastikan Layanan Tetap Berjalan dengan Mengikuti Arahan Terkait Aktivitas Terkini Gunung Anak Krakatau

6 September 2026 - 13:39 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli KPLP

6 September 2026 - 13:13 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Status Aktivitas Level III

6 September 2026 - 06:09 WIB

Setulus Hati Melayani, DAMRI Hadir Lebih Dekat dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional

6 September 2026 - 06:00 WIB

Sepekan, TPA Putri Cempo Surakarta 3 Kali Terbakar

5 September 2026 - 15:31 WIB

Trending di NASIONAL