Menu ✖

Mode Gelap
Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM ​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

EKOBIS

Dari Ruko Sepi ke Delapan Cabang: Strategi Modal Non-Bank Ala Owner Top Score

badge-check


 Dari Ruko Sepi ke Delapan Cabang: Strategi Modal Non-Bank Ala Owner Top Score Perbesar

Wartatrans, DEPOK — Modal usaha tidak selalu harus berasal dari pinjaman bank. Hal inilah yang dibuktikan oleh Imam Choiril Roziqin, Owner Top Score Outlet sekaligus Sekretaris Umum HIPMI Depok. Ia memulai bisnisnya dengan memanfaatkan pinjaman non-bank dari teman hingga suplier.

“Saya oleh supplier dikasih hutang. Saya hidup dari suplier,” ujarnya dalam acara Bedah UMKM di Kampus UI, Depok, Selasa (25/11/2025).

Awal perjalanan bisnisnya dimulai ketika seorang rekan dari HIPMI Aceh yang menutup toko sepatu meminta tolong untuk menjualkan stok barang senilai Rp150 juta. Dengan sikap nekat namun optimistis, Imam langsung menerima tawaran tersebut.

“Saya nyahut untuk jualin. Iya-in dulu, pusing kemudian,” kenangnya.

Memegang stok sepatu, Imam mulai menyusun strategi pemasaran pada 2013. Ia memanfaatkan media sosial Twitter sekaligus mencari ruko atau kafe yang sepi namun memiliki menu makanan enak—tempat yang menurutnya memiliki potensi untuk ramai jika dikombinasikan dengan aktivitas lain.

Pencariannya berbuah ketika ia menemukan ruko dua lantai di Jalan Kelapa Dua, Depok. Lantai satu digunakan untuk berjualan mie, sementara lantai dua kosong. Imam pun bertemu dengan pemilik ruko, Doni, dan mengajukan konsep kerja sama: ia akan mengisi lantai dua dan berupaya meramaikan ruko tersebut.

Kerja sama disepakati. Imam tidak membayar sewa, sementara Doni menitipkan nama untuk tokonya: Top Score. Ruko itu pun menjadi ramai setelah Imam menghadirkan kegiatan seperti nonton bareng Liga Inggris.

“Masa sih dari sekian banyak pengunjung tidak ada yang beli mie dan sepatu,” ujarnya.

Setahun kemudian, Doni menjual rukonya sehingga Imam harus mencari lokasi baru. Ia berpindah ke ruko di sebelahnya, lalu ke sebuah toko bunga di jalan yang sama. Perjuangan itu membuahkan hasil.

“Alhamdulillah sekarang sudah punya delapan cabang di Bekasi, Semarang, Surabaya, Tangerang, Bogor, Bandung dan Jakarta,” kata Imam.

Selama 10 tahun berbisnis, Imam mengaku tidak pernah mengambil pinjaman bank. Ia memulai semuanya seorang diri—dari berjualan, mengemas, hingga mengirim barang. Seiring perkembangan usaha, ia merekrut karyawan hingga kini memiliki sekitar 80 orang tenaga kerja.

“Prinsip saya, lama-lamaan kaya, bukan cepat-cepatan kaya. Jadi bisnis itu wealth creation, bukan semata sekadar keren,” ujar pria yang kini menempuh studi magister ekonomi di UI.

Imam mengungkapkan bahwa kuliah membuatnya memiliki perspektif yang lebih fokus dalam mengambil keputusan bisnis. Salah satu keputusannya adalah berinvestasi di teknologi. Ia bahkan membangun aplikasi Top Score – toko olahraga untuk mendukung operasional dan membentuk komunitas.

“Saya menggunakan ‘tenaga dalam’ berupa teknologi untuk efisiensi,” katanya.

Menurut Imam, inti bisnis Top Score adalah komunitas. Melalui aplikasi dan berbagai kegiatan olahraga seperti sepak bola, padel, dan tenis, ia ingin Top Score menjadi perusahaan yang membawa kebahagiaan.

“Kita main bareng dengan mereka. Kita ingin menjadi perusahaan nomor satu membawa kebahagiaan,” tutupnya. ***

(Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aplikasi All Indonesia Kini Terhubung ke Whoosh

18 Oktober 2026 - 18:15 WIB

AHY Run Jawa Tengah 2026 dapat Apresiasi Baik dari Menko IPK, Gubernur Jateng, dan Masyarakat

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Pimpin PABERSI Sulteng, Farid Podungge Bidik Prestasi Atlet di PON 2028

17 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Gandeng EIGER, Garuda Daur Ulang Pelampung dan Pelapis Kursi Pesawat jadi Koleksi Menarik

17 Oktober 2026 - 18:16 WIB

ASDP Jajaki Pembukaan Rute Dumai-Malaka

17 Oktober 2026 - 11:49 WIB

IPC TPK Catat Arus Barang 2,8 Juta TEUs pada Q3 2026, Efisiensi Logistik Nasional Diperkuat

17 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Satresnarkoba Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Narkotika, Sita Sabu Seberat 10,18 Gram di Darul Makmur

17 Oktober 2026 - 04:50 WIB

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Trending di PERISTIWA