Menu

Mode Gelap
Gempa M 7,7 di Filipina Picu Tsunami Minor di Indonesia, 53 Bangunan di Sulut Rusak ASDP Angkut 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir pada Hari Laut Sedunia 2026 TDA Takengon Sukses Gelar TDA Camp 2026, Perkuat Sinergi Wirausaha di Alam Terbuka Pelaku Usaha Galangan Kapal Sebut Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Tekan Industri Aceh Tengah Siap Gelar PPN XIV, Menteri Kebudayaan Diharapkan Resmikan Taman Budaya Reza Aditya Bantah Laporan Polisi Jadi Ajang Promosi Film Dosa Pengampunan

EKOBIS

Dewan Komisaris PTPN I Kawal Fungsi Pengawasan

badge-check


 Dewan Komisaris PTPN 1 Perbesar

Dewan Komisaris PTPN 1

Wartatrans.com BANYUASIN – Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara I (Persero) kunjungan kerja spesifik ke PTPN I Regional 7 Kebun Tebenan pada 5 hingga 6 Juni 2026.

Kunjungan ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan fungsi pengawasan melekat (oversight) terhadap implementasi strategi operasional, akselerasi transformasi bisnis, serta penegakan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di tingkat unit kebun.

Dalam rangkaian kunjungan lapangan tersebut, Dewan Komisaris mencermati laporan evaluasi kinerja operasional Kebun Tebenan yang menunjukkan tren positif.

Hingga Mei 2026, realisasi produksi komoditas karet di kebun tersebut tercatat mencapai 749.713 kilogram. Capaian ini memenuhi 127,5 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 yang ditetapkan sebesar 592.646 kilogram, sekaligus mencatatkan pertumbuhan sebesar 48,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 504.865 kilogram.

Agenda pengawasan ini dihadiri langsung oleh Komisaris Independen PTPN I Sutan Adil Hendra, Komisaris Independen PTPN I Anita Ariyani, serta Direktur Operasional PTPN I Fauzi Omar.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut jajaran Kepala Divisi, Plt. Region Head Regional 7, serta jajaran manajemen operasional Kebun Tebenan.

Komisaris Independen PTPN I, Sutan Adil Hendra, menegaskan bahwa pertumbuhan produksi ini harus disikapi secara objektif sebagai indikator awal keberhasilan konsolidasi, bukan sebagai hasil akhir yang membuat manajemen berpuas diri.

Dewan Komisaris memberikan catatan agar ritme kerja dan kedisiplinan yang telah terbentuk dapat dipertahankan secara konsisten.

“Realisasi yang melampaui RKAP ini merupakan bentuk tanggung jawab kerja yang baik dari seluruh jajaran Kebun Tebenan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi ini hingga akhir tahun buku. Memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainable) memerlukan komitmen jangka panjang, koordinasi yang solid, serta evaluasi berkala,” ujar Sutan Adil Hendra, Sabtu (6/6/2026).

Sutan juga mengingatkan manajemen Regional 7 untuk terus memperkuat manajemen risiko, membangun budaya kerja berbasis solusi, serta tanggap terhadap dinamika pasar hulu. Menurutnya, transformasi korporasi hanya akan berjalan optimal apabila pengawasan di setiap lini organisasi berjalan secara ketat, terstruktur, dan terukur.

Selain mengevaluasi angka produksi, Dewan Komisaris memberikan atensi khusus pada aspek kemandirian pasokan bahan baku. Manajemen diminta untuk terus mengoptimalkan kapasitas produksi dari kebun sendiri (internal) guna memastikan efisiensi pasokan ke pabrik secara maksimal serta menekan ketergantungan pada sumber eksternal.

Langkah standardisasi operasional hulu ini dinilai krusial dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah terkait percepatan hilirisasi sektor perkebunan nasional.

Dewan Komisaris menegaskan bahwa kepatuhan terhadap target dan efisiensi biaya harus senantiasa menjadi acuan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

Sejalan dengan fungsi pelaksanaan di lapangan, Direktur Operasional PTPN I, Fauzi Omar, memaparkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari penegakan standardisasi operasional baku (SOP) secara disiplin oleh seluruh tim di lapangan.

“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari pemeliharaan tanaman, pengelolaan kebun, hingga manajemen panen dilakukan secara ketat dan terukur. Evaluasi dari Dewan Komisaris menjadi masukan penting bagi kami untuk terus mencari ruang-ruang perbaikan operasional dan menjaga efisiensi biaya,” tutur Fauzi.

Dia bilang, modal utama keberlanjutan produksi berada pada kedisiplinan para asisten, mandor, hingga petugas penyadap di lapangan yang terus dikawal agar tetap mengutamakan produktivitas kerja yang tinggi.

Di sisi lain, Komisaris Independen PTPN I, Anita Ariyani, memberikan penekanan pada aspek pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang berkeadilan. Sebagai bagian dari pengawasan internal, dewan komisaris memandang kemaslahatan dan motivasi pekerja lapangan sebagai pilar utama penunjang stabilitas operasional.

“Kerja keras seluruh karyawan di lapangan adalah penggerak utama roda perusahaan. Hak-hak dan kesejahteraan pekerja harus terus diperhatikan sejalan dengan peningkatan produktivitas yang dicapai. Mari bersama-sama menjaga aset negara ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Menutup rangkaian kunjungan kerja, Dewan Komisaris kembali mengingatkan manajemen untuk menjaga keseimbangan antara pencapaian target bisnis dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Operasional kebun diharapkan tetap selaras dan memberikan dampak positif bagi ekosistem sosial serta masyarakat di sekitar wilayah kerja korporasi.

Melalui kunjungan pengawasan ini, Dewan Komisaris berharap Regional 7 Kebun Tebenan dapat menjadi acuan (benchmark) bagi unit kerja lainnya di lingkungan PTPN I dalam hal disiplin pencapaian target, efisiensi biaya, dan penerapan tata kelola yang bersih. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelaku Usaha Galangan Kapal Sebut Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Tekan Industri

8 Juni 2026 - 20:29 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Menkeu Pastikan Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Car Free Day (CFD) Kota Langsa Dimeriahkan Hiburan Dan Pameran UMKM 

7 Juni 2026 - 18:19 WIB

Jelang Libur Sekolah, ASDP Beri Stimulus Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

7 Juni 2026 - 16:16 WIB

FIFGROUP Sabet Lima Penghargaan HR Asia Awards 2026 

6 Juni 2026 - 22:38 WIB

Jaga Kelancaran Arus Logistik, Pelindo Hadirkan Layanan Parkir Angkutan Barang di Padang Sumatera Barat

6 Juni 2026 - 15:57 WIB

Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi dari Tanjung Pandan

5 Juni 2026 - 20:51 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional, PELNI Terima 7 Sertifikat ISO

5 Juni 2026 - 15:41 WIB

Ada Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman

5 Juni 2026 - 14:10 WIB

Menhub Dudy Pastikan Penyerapan Anggaran 2026  Tepat Sasaran dan Efektif

5 Juni 2026 - 07:49 WIB

Trending di ANJUNGAN