Menu

Mode Gelap
Bank Sampah Mapolis-BK3 Himpun Rata-rata 1 Ton Sampah Anorganik per Bulan, Warga Diajak Konsisten Pilah Sampah Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api Prabowo: Motor Listrik Nasional Segera Diluncurkan dalam Beberapa Pekan 31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

PERON

DJKA Siagakan KA Penolong, Antisipasi Jalur Pekalongan Terendam Banjir

badge-check


 KA Penolong Perbesar

KA Penolong

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menurunkan sarana KA penolong lokomotif CC300 untuk menangani banjir di beberapa ruas jalur KA di Pekalongan.

“Kami akan terus memastikan penanganan serius terhadap gangguan operasional perjalanan kereta api (KA) dampak banjir di sejumlah titik di Jawa Tengah yang
berdampak pada jalur kereta api khususnya pada petak Stasiun Pekalongan – Stasiun Sragi ini,” tutur Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan pantauan tim di lapangan per hari ini, terpantau genangan air di beberapa titik khususnya KM 88 sampai dengan KM 89 petak Stasiun Pekalongan – Stasiun Sragi
terpantau mulai surut.

Namun, sebagai langkah pengamanan tetap diberlakukan pembatasan kecepatan khusus kereta api maksimal 30 km/jam di sisi hulu maupun hilir untuk menjamin keselamatan perjalanan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Allan menyebut bahwa selain KA Penolong, DJKA juga telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memitigasi dampak dari genangan, melakukan pemantauan intensif serta evaluasi keselamatan pada lintasan serta turut berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan pemerintah daerah.

Seluruh upaya ini dilakukan agar layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin.

Allan menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara
dalam memastikan keselamatan transportasi perkeretaapian.

“Sembari menunggu banjir surut, kami terus berkomunikasi dengan teman-teman di lapangan agar menjaga kehati-hatian pada seluruh langkah operasional dan mengutamakan keselamatan personel,” ujar Allan.

KA Penolong lokomotif CC300 milik DJKA didatangkan dari Balai Perawatan Perkeretaapian dan merupakan sarana buatan PT INKA.

Sarana ini acap kali diterjunkan untuk menembus banjir mengingat keandalannya untuk mengatasi genangan air.

Lebih lanjut Allan mengimbau kepada seluruh pihak untuk berhati-hati dalam melakukan perjalanan di tengah tantangan cuaca ekstrem.

“Kami akan terus memastikan layanan kereta api dapat kembali beroperasi secara normal dan aman secepat mungkin, sementara itu
masyarakat kami harap dapat terus memantau informasi perjalanan kereta api kepada operator terkait,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP

17 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

17 Juli 2026 - 09:58 WIB

Porseni Kereta Api 2026 Resmi Ditutup, Daop 6 Yogyakarta Raih Juara Umum

16 Juli 2026 - 20:46 WIB

Petugas Cleaning KAI Services yang Kembalikan Dompet Penumpang Dapat Penghargaan

16 Juli 2026 - 20:26 WIB

KAI Wisata Hadirkan Lelana Gallery di Stasiun Yogyakarta, Angkat Batik dan Produk Lokal Berkelanjutan

16 Juli 2026 - 18:02 WIB

Trending di PERON