Menu

Mode Gelap
Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

Uncategorized

Festival Negeri Linge untuk Pelestarian Budaya Gayo

badge-check


 Festival Negeri Linge untuk Pelestarian Budaya Gayo Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Festival Negeri Linge harus digelar di kawasan dataran tinggi yang sarat sejarah ini. Masyarakat Gayo menilai kehadiran festival bukan sekadar hiburan, melainkan sarana penting untuk melestarikan adat, memperkuat persaudaraan, dan mendukung ekonomi lokal. Hal itu dikemukakan penyair dan budayawan LK. Ara pada Selasa (25/11/2025).

Menurut penyair yang sudah berkarya melintasi tiga orde (orde lama, orde baru, dan orde Reformasi) menjelaskan, melalui tari, syair, dan musik tradisi, festival ini berupaya menelusuri kembali jejak leluhur yang pernah membangun Negeri Linge sebagai pusat peradaban Gayo. Panitia menyebut festival menjadi ruang untuk mengingat dan memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Sejumlah kesenian tradisional seperti Didong dan Tari Guel ditampilkan di panggung terbuka. Pelaku seni menyambut baik momentum ini sebagai cara menghidupkan kembali seni yang sebelumnya banyak terpinggirkan oleh perkembangan zaman,” ungkap LK Ara.

Lebih jauh LK Ara menambahkan  Gestival Negeri Linge juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Gayo baik dari wilayah Linge, Isaq, Lut Tawar, Rusip maupun warga perantauan. Mereka berkumpul untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat identitas bersama.

Selain atraksi budaya, kegiatan ini turut membuka peluang usaha kecil menengah. Masyarakat setempat menjajakan produk unggulan seperti kopi, madu hutan, serta kerajinan kerawang Gayo kepada para pengunjung, sehingga ekonomi lokal ikut terdongkrak.

Bagi anak-anak dan pelajar, festival menjadi sumber belajar terbuka. Mereka diperkenalkan pada sejarah para reje (raja), bahasa Gayo, serta nilai adat melalui pementasan hingga penuturan para tetua.

Kehadiran wisatawan dan tamu dari luar daerah membuat festival ini menjadi sarana diplomasi budaya. Para pengunjung mendapatkan gambaran langsung mengenai kehidupan masyarakat Gayo yang ramah dan berpegang pada adat.

Festival turut menggaungkan pesan pelestarian lingkungan, mengingat wilayah Linge berdekatan dengan kawasan hutan Leuser. Panitia menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan masyarakat.

“Festival Negeri Linge dapat terus menjadi agenda rutin yang menjaga hubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan masyarakat Gayo. Selain melestarikan tradisi, festival dinilai sebagai simbol kebanggaan daerah yang terus menyala dari generasi ke generasi,” tutup LK Ara. *** (Jasa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Trending di SENI BUDAYA