Menu ✖

Mode Gelap
Naik Kereta Saat Hamil Ada Aturannya, KAI Wajibkan Surat Kesehatan dan Pendamping Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta Menteri Kebudayaan Fadli Zon Luncurkan Gala Indonesia Bercerita 2026–2027, Perkuat Pelestarian Cerita Rakyat Nusantara Bedah Puisi “Ay Lien dalam Empat Babak”, Menguak Jejak Kemanusiaan dan Sejarah dalam Diskusi Sastra di Magelang Truk Molen Diduga Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

PERISTIWA

Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Sintang, Jembatan Baja Bergeser

badge-check


 Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Sintang, Jembatan Baja Bergeser Perbesar

Wartatrans.com, SINTANG — Gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang sejumlah wilayah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat siang, 23 Januari. Guncangan yang terjadi secara tiba-tiba itu sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan informasi awal, pusat gempa berada di wilayah Kabupaten Sintang. Meski berlangsung singkat, getaran terasa cukup kuat dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan infrastruktur warga.
Kerusakan paling mencolok dilaporkan terjadi di Nanga Tikan, Kecamatan Kayan Hilir. Sebuah jembatan rangka baja dengan panjang hampir 30 meter dilaporkan bergeser akibat guncangan gempa. Selain itu, beberapa rumah warga serta bangunan gereja di sejumlah lokasi mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari retakan ringan hingga pergeseran struktur bangunan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin, membenarkan adanya laporan kerusakan tersebut. Ia mengatakan BPBD masih melakukan pendataan awal untuk memastikan dampak gempa secara menyeluruh.
“Informasi yang kami terima, ada dinding keramik rumah warga di Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, yang pecah akibat gempa,” kata Benyamin, Jumat sore.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, BPBD terus melakukan pemantauan seiring masuknya laporan dari berbagai kecamatan. “Pendataan masih berjalan. Kami menunggu laporan lanjutan dari masyarakat dan aparat di lapangan,” ujarnya.

Benyamin mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Ia meminta masyarakat segera keluar rumah dan menuju tempat terbuka apabila kembali merasakan guncangan.

Kesaksian warga menggambarkan kepanikan yang sempat terjadi. Erna, warga Menyumbung Tengah, mengatakan getaran gempa terasa sesaat namun cukup mengejutkan. “Perabotan di rumah sempat berguncang. Saya dan keluarga langsung keluar rumah karena kaget,” ujarnya.

Selain di Sintang, getaran gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara, Belimbing, dan Ella Hilir. Hingga Jumat sore, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa di wilayah-wilayah tersebut.

Data sementara mencatat gempa berada pada koordinat 0,10 Lintang Utara dan 111,78 Bujur Timur. Meski getaran dirasakan hingga Kabupaten Melawi, pusat gempa tidak berada di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Melawi, Rahmad, mengatakan pihaknya masih melakukan monitoring dan koordinasi dengan aparat di lapangan. “Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari warga,” kata Rahmad saat dihubungi, Jumat.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta terus memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan gempa dan potensi susulan.*** DWIGYDZIGY

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

Selamat Jalan Neknong, Pengisah Jenaka yang Mewariskan Cerita dan Tawa

30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

KPK Dalami Dugaan Korupsi Rp17 Miliar di Pemkab Bogor, Rudy Susmanto Turut Diperiksa

30 Oktober 2026 - 10:37 WIB

KPA Desak Pembebasan Empat Petani Aceh Timur yang Ditangkap Aparat

26 Oktober 2026 - 22:31 WIB

KAI Services Gandeng UMKM Lokal di Sarkemfest 2026 Yogyakarta

26 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pak Kodir Buka Suara soal Video Viral akun IG Sisters in Danger, Ini Realitanya!

25 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi 2 Pelaut Wafat Saat Bertugas

25 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan Beruntun di Panglima Polim

25 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pedagang Kecil Fakfak Menanti Kepastian Nasib

25 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara di Aceh dan Sumut

24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Trending di PERISTIWA