Menu

Mode Gelap
Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB Menhub Dudy Tegaskan Evaluasi dan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran KMP Ile Labalekan dan KMP Ile Ape ASDP Hadir Dukung Pemulihan NTT

RAGAM

Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur

badge-check


 Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pemerintah menerima hibah lahan seluas 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, dari PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Penandatanganan komitmen hibah dilakukan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Lahan tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan sekitar 141.000 unit rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurangi backlog perumahan nasional.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, backlog perumahan di Indonesia masih mencapai 9,64 juta unit. Sementara itu, data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menunjukkan pembangunan rusun subsidi dalam lima tahun terakhir baru mencapai 140 unit.

Untuk menjamin pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan, Kementerian PKP melibatkan Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengawasan.

Sesuai jadwal, proses pembersihan lahan dimulai pada Februari 2026, dilanjutkan peletakan batu pertama pada Maret 2026. Pembangunan struktur bangunan ditargetkan dimulai Agustus 2026, dengan penyelesaian seluruh proyek pada Agustus 2028.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Pambagio, menilai hibah tersebut perlu disikapi secara kritis. Menurutnya, pemerintah harus memastikan program ini tidak menjadi sarana pemulihan citra pengembang tanpa disertai transparansi dan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Pengamat Properti Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan. Menurutnya, akses transportasi massal, pasokan air bersih, serta fasilitas publik harus dipersiapkan sejak awal agar kawasan hunian tetap layak dan diminati masyarakat.

Ia menilai pengalaman sejumlah proyek rumah subsidi menunjukkan bahwa hunian yang tidak didukung konektivitas dan utilitas memadai berisiko tidak dihuni dan gagal mencapai tujuan sosialnya.

Meski hibah lahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah, para pengamat menegaskan bahwa keberhasilannya bergantung pada transparansi pelaksanaan, pengawasan yang ketat, serta integrasi dengan tata ruang dan infrastruktur perkotaan. Dengan demikian, proyek tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengurangi backlog perumahan nasional.***

 

(Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

9 Bulan Tak Digaji, 60 Honorer Damkar Gayo Lues Pertanyakan Kejelasan Pemda

18 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Haji Fikri Soroti Kesiapan Mitigasi Bencana di Kabupaten Bogor, Pemprov Jabar Diminta Perkuat Ketahanan Wilayah

18 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Trending di RAGAM