Menu

Mode Gelap
PNM Sabet Predikat Indonesia Most Trusted Companies, Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan Publik KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan PAPPINDO Gandeng PEMABA Perkuat Perlindungan PMI di Malaysia, Identitas Resmi Jadi Prioritas KAI: Penumpang KA Bandara Adi Soemarmo Naik Hampir 25 Persen, Mobilitas Solo-Madiun Kian Bergantung pada Kereta Langkah Hijau Grab: Komitmen Berbalut Strategi Pemasaran

RAGAM

Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur

badge-check


 Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pemerintah menerima hibah lahan seluas 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, dari PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Penandatanganan komitmen hibah dilakukan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Lahan tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan sekitar 141.000 unit rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurangi backlog perumahan nasional.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, backlog perumahan di Indonesia masih mencapai 9,64 juta unit. Sementara itu, data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menunjukkan pembangunan rusun subsidi dalam lima tahun terakhir baru mencapai 140 unit.

Untuk menjamin pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan, Kementerian PKP melibatkan Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengawasan.

Sesuai jadwal, proses pembersihan lahan dimulai pada Februari 2026, dilanjutkan peletakan batu pertama pada Maret 2026. Pembangunan struktur bangunan ditargetkan dimulai Agustus 2026, dengan penyelesaian seluruh proyek pada Agustus 2028.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Pambagio, menilai hibah tersebut perlu disikapi secara kritis. Menurutnya, pemerintah harus memastikan program ini tidak menjadi sarana pemulihan citra pengembang tanpa disertai transparansi dan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Pengamat Properti Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan. Menurutnya, akses transportasi massal, pasokan air bersih, serta fasilitas publik harus dipersiapkan sejak awal agar kawasan hunian tetap layak dan diminati masyarakat.

Ia menilai pengalaman sejumlah proyek rumah subsidi menunjukkan bahwa hunian yang tidak didukung konektivitas dan utilitas memadai berisiko tidak dihuni dan gagal mencapai tujuan sosialnya.

Meski hibah lahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah, para pengamat menegaskan bahwa keberhasilannya bergantung pada transparansi pelaksanaan, pengawasan yang ketat, serta integrasi dengan tata ruang dan infrastruktur perkotaan. Dengan demikian, proyek tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengurangi backlog perumahan nasional.***

 

(Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PAPPINDO Gandeng PEMABA Perkuat Perlindungan PMI di Malaysia, Identitas Resmi Jadi Prioritas

30 Juni 2026 - 19:28 WIB

Langkah Hijau Grab: Komitmen Berbalut Strategi Pemasaran

30 Juni 2026 - 18:40 WIB

Warga Griya Alam Sentul Keberatan Rencana Pembangunan KDMP di Lahan Fasos/Fasum

30 Juni 2026 - 12:37 WIB

Wujud Nyata Kepedulian, SEUSAMA PEDULI Mulai Bangun Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa Aceh Utara

30 Juni 2026 - 09:00 WIB

Robopark Indonesia Jadi Pusat Pelatihan dan Sertifikasi SDM Robot Humanoid Nasional

30 Juni 2026 - 08:54 WIB

Sidak Rumah Kos di Gianyar, Empat Penghuni Terindikasi Positif Metamfetamin

30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Rampung 100%, Fly Over Teluk Lamong Siap Beroperasi untuk Perkuat Konektivitas dan Logistik Jawa Timur

29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Gayo Raya, Wilayah Revolusi Pemikiran untuk Membangun Masa Depan Aceh

29 Juni 2026 - 12:38 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tengah Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”

29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Hak Angket Gowa: Antara Pengawasan, Politik, dan Menjaga Marwah Daerah

29 Juni 2026 - 07:21 WIB

Trending di RAGAM