Menu ✖

Mode Gelap
Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik Kemenhub dan Kemenlu Fasilitasi Kepulangan 4 Awak Kapal Korban Pembajakan di Somalia Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

RAGAM

Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur

badge-check


 Hibah Lahan Meikarta 31,3 Hektare untuk Program 3 Juta Rumah, Pengamat Ingatkan Transparansi dan Infrastruktur Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pemerintah menerima hibah lahan seluas 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, dari PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Penandatanganan komitmen hibah dilakukan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Lahan tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan sekitar 141.000 unit rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurangi backlog perumahan nasional.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, backlog perumahan di Indonesia masih mencapai 9,64 juta unit. Sementara itu, data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menunjukkan pembangunan rusun subsidi dalam lima tahun terakhir baru mencapai 140 unit.

Untuk menjamin pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan, Kementerian PKP melibatkan Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengawasan.

Sesuai jadwal, proses pembersihan lahan dimulai pada Februari 2026, dilanjutkan peletakan batu pertama pada Maret 2026. Pembangunan struktur bangunan ditargetkan dimulai Agustus 2026, dengan penyelesaian seluruh proyek pada Agustus 2028.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Pambagio, menilai hibah tersebut perlu disikapi secara kritis. Menurutnya, pemerintah harus memastikan program ini tidak menjadi sarana pemulihan citra pengembang tanpa disertai transparansi dan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Pengamat Properti Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan. Menurutnya, akses transportasi massal, pasokan air bersih, serta fasilitas publik harus dipersiapkan sejak awal agar kawasan hunian tetap layak dan diminati masyarakat.

Ia menilai pengalaman sejumlah proyek rumah subsidi menunjukkan bahwa hunian yang tidak didukung konektivitas dan utilitas memadai berisiko tidak dihuni dan gagal mencapai tujuan sosialnya.

Meski hibah lahan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah, para pengamat menegaskan bahwa keberhasilannya bergantung pada transparansi pelaksanaan, pengawasan yang ketat, serta integrasi dengan tata ruang dan infrastruktur perkotaan. Dengan demikian, proyek tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengurangi backlog perumahan nasional.***

 

(Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Pelindo Mengajar, Ajak Siswa SMKN 1 Mempawah Mengenal Dunia Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Perempuan Aceh Bicara di Jakarta, Rumuskan Peta Jalan Kepemimpinan Perempuan Aceh 2045

7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Trending di RAGAM