Menu ✖

Mode Gelap
KAI Angkut 2,04 Juta Ton BBM hingga September 2026, Naik 3,92 Persen Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

RAGAM

Himbauan BKKBN Agar Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Disambut Antusias

badge-check


 Himbauan BKKBN Agar Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Disambut Antusias Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG, Jumat (19/12/2025) — Himbauan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) agar ayah mengambil rapor anak ke sekolah disambut antusias para wali murid di berbagai daerah, termasuk di Kota Semarang.

Pada Jumat, 19 Desember 2025, seluruh sekolah di Indonesia secara serentak membagikan rapor semester kepada siswa. Momentum tersebut dimanfaatkan BKKBN dengan meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Kemendukbangga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Anak ke Sekolah. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Kepala BKKBN, Wihaji, pada 1 Desember 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini. Kehadiran ayah dalam momen penting seperti penerimaan rapor diharapkan dapat membangun kedekatan emosional yang berdampak positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, serta kesiapan anak dalam menjalani proses belajar.

BKKBN menilai gerakan ini sekaligus menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang sebelumnya lebih terpusat pada peran ibu, menuju pola pengasuhan yang lebih kolaboratif dan setara. Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dipandang bukan hanya sebagai kebutuhan emosional, tetapi juga investasi sosial jangka panjang dalam membangun keluarga berkualitas dan mewujudkan generasi emas Indonesia.

Selain itu, kebijakan ini juga dilandasi oleh fakta bahwa kedekatan emosional anak tidak selalu hanya terbangun dengan ibu, tetapi dalam banyak kasus justru lebih kuat dengan ayahnya.

Dalam kutipan surat edaran BKKBN disebutkan, seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah—mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah—diimbau hadir langsung mengambil rapor anak pada waktu penerimaan rapor akhir semester. Waktu pelaksanaan menyesuaikan jadwal masing-masing sekolah. Bahkan, ayah yang mengikuti gerakan ini diberikan dispensasi keterlambatan masuk kerja sesuai dengan ketentuan di tempat kerja masing-masing.

Pantauan WartaTrans di Kota Semarang menunjukkan bahwa himbauan tersebut mendapat respons positif. Sejak pagi, terlihat lebih banyak kaum pria keluar masuk gerbang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah di Kota Lunpia untuk mengambil rapor anak-anak mereka.

“Betul, hari ini saya dan puluhan ayah lainnya datang ke sekolah untuk mengambil rapor anak. Biasanya ini tugas ibunya, tapi sekarang ada alasan kuat untuk datang sendiri, meski harus berangkat kerja sedikit terlambat, demi mengetahui langsung perkembangan belajar anak di sekolah,” ujar Yudhi Patrianto, karyawan swasta yang anaknya bersekolah di SDN Gayamsari 01 Semarang.

Antusiasme serupa juga terlihat di SMPN 2 Semarang. Pihak sekolah mencatat sekitar 65 persen orang tua yang datang mengambil rapor siswa adalah ayah.

Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baru dalam dunia pendidikan, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

CELIOS Merilis Menteri Terburuk dan Terbaik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Siapa Saja?

12 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Aliansi Masyarakat Sipil Laporkan Proyek RS Pendidikan Untad Rp172 Miliar ke Kejati Sulteng

12 Oktober 2026 - 12:18 WIB

TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026

12 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng

12 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Trending di NASIONAL