Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029 Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

RAGAM

Himbauan BKKBN Agar Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Disambut Antusias

badge-check


 Himbauan BKKBN Agar Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Disambut Antusias Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG, Jumat (19/12/2025) — Himbauan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) agar ayah mengambil rapor anak ke sekolah disambut antusias para wali murid di berbagai daerah, termasuk di Kota Semarang.

Pada Jumat, 19 Desember 2025, seluruh sekolah di Indonesia secara serentak membagikan rapor semester kepada siswa. Momentum tersebut dimanfaatkan BKKBN dengan meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Kemendukbangga/BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Anak ke Sekolah. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Kepala BKKBN, Wihaji, pada 1 Desember 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini. Kehadiran ayah dalam momen penting seperti penerimaan rapor diharapkan dapat membangun kedekatan emosional yang berdampak positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, serta kesiapan anak dalam menjalani proses belajar.

BKKBN menilai gerakan ini sekaligus menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang sebelumnya lebih terpusat pada peran ibu, menuju pola pengasuhan yang lebih kolaboratif dan setara. Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dipandang bukan hanya sebagai kebutuhan emosional, tetapi juga investasi sosial jangka panjang dalam membangun keluarga berkualitas dan mewujudkan generasi emas Indonesia.

Selain itu, kebijakan ini juga dilandasi oleh fakta bahwa kedekatan emosional anak tidak selalu hanya terbangun dengan ibu, tetapi dalam banyak kasus justru lebih kuat dengan ayahnya.

Dalam kutipan surat edaran BKKBN disebutkan, seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah—mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah—diimbau hadir langsung mengambil rapor anak pada waktu penerimaan rapor akhir semester. Waktu pelaksanaan menyesuaikan jadwal masing-masing sekolah. Bahkan, ayah yang mengikuti gerakan ini diberikan dispensasi keterlambatan masuk kerja sesuai dengan ketentuan di tempat kerja masing-masing.

Pantauan WartaTrans di Kota Semarang menunjukkan bahwa himbauan tersebut mendapat respons positif. Sejak pagi, terlihat lebih banyak kaum pria keluar masuk gerbang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah di Kota Lunpia untuk mengambil rapor anak-anak mereka.

“Betul, hari ini saya dan puluhan ayah lainnya datang ke sekolah untuk mengambil rapor anak. Biasanya ini tugas ibunya, tapi sekarang ada alasan kuat untuk datang sendiri, meski harus berangkat kerja sedikit terlambat, demi mengetahui langsung perkembangan belajar anak di sekolah,” ujar Yudhi Patrianto, karyawan swasta yang anaknya bersekolah di SDN Gayamsari 01 Semarang.

Antusiasme serupa juga terlihat di SMPN 2 Semarang. Pihak sekolah mencatat sekitar 65 persen orang tua yang datang mengambil rapor siswa adalah ayah.

Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baru dalam dunia pendidikan, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah

12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama

11 Juli 2026 - 01:56 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Trending di PERISTIWA