Menu

Mode Gelap
KKP Imbau Nelayan Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hindari Radius 3 Kilometer Cerita Bupati Madina Jumpa Mantan: Ada Bibik-bisik Soal Bandara, Pelabuhan dan BUMD? KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan Kisah Perempuan Gaza: Dari Persiapan Perkawinan ke Medan Pertempuran  PELNI Pastikan Operasional Kapal Tetap Terjaga di tengah Erupsi GAK 4 Layanan Penerbangan Sudah Beralih ke Bandara Kertajati, Dampak Abu Vulkanik GAK

BANDARA

InJourney Airports Pastikan Penanganan Penumpang, Dampak Penutupan 4 Bandara Diperpanjang hingga 18.00 WIB

badge-check


 Penumpang di Bandara Soetta Perbesar

Penumpang di Bandara Soetta

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menyampaikan empat bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Husein Sastranegara Bandung serta Bandara Radin Inten II Lampung, ditetapkan masih tutup sementara (Aerodrome Closed) pada 7 September 2026 estimasi hingga pukul 18.00 WIB.

Hal ini demi keselamatan penerbangan, sesuai dengan NOTAM dari AirNav Indonesia.

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan penanganan penumpang terdampak terus dilakukan melalui  Service Recovery Activation (SRA) hingga bandara dinyatakan kembali dibuka.

“Bentuk layanan tambahan tersebut antara lain pemberian makanan dan minuman ringan, penyediaan area khusus di terminal, serta asistensi staf bandara bagi penumpang terdampak,” jelas Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim.

Penanganan penumpang terus dilakukan hingga bandara dinyatakan kembali dibuka. Selain di empat bandara terdampak abu vulkanik, SRA diterapkan juga di bandara-bandara yang memiliki penerbangan menuju bandara terdampak, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing bandara.

Adapun sebagai bagian dari SRA, Bandara Soekarno-Hatta pada 6 September 2026 menyediakan pilihan moda transportasi bus gratis dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya bagi penumpang terdampak.

“Pada 5 September 2026 hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB, di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports, jumlah penerbangan terdampak dari penutupan sementara empat bandara tersebut, sebanyak 2.300 penerbangan dan penumpang terdampak sebanyak 268.539 orang,” urainya.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penerbangan terdampak sebanyak 1.320 penerbangan dan penumpang terdampak sebanyak 173.474 penumpang.

InJourney Airports terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait kondisi ini.

“Calon penumpang diimbau senantiasa  memantau informasi status penerbangan dari maskapai,” ujar Arie. (omy)

 

Baca Lainnya

4 Layanan Penerbangan Sudah Beralih ke Bandara Kertajati, Dampak Abu Vulkanik GAK

7 September 2026 - 14:59 WIB

ASHTAM Terkait Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Gunung Ibu Diterbitkan AirNav

7 September 2026 - 13:34 WIB

Sejumlah Bandara Masih Terdampak Abu Vulkanik GAK, Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif

7 September 2026 - 13:25 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau, AHY: Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas Utama

7 September 2026 - 13:08 WIB

Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Masih Ditutup hingga 18.00 WIB

7 September 2026 - 09:16 WIB

Perpanjangan Waktu Tutup Bandara Dampak Erupsi, Menhub Dudy: Keselamatan Jadi Prioritas Utama

7 September 2026 - 06:30 WIB

Dampak Abu Vulkanik, 6 Bandara Masih Ditutup hingga 08.59 WIB

7 September 2026 - 06:25 WIB

Menhub Dudy: Hasil Monitoring, Penutupan Sementara 8 Bandara Diperpanjang Hingga 24.00 WIB

6 September 2026 - 21:23 WIB

Dampak Abu Anak Krakatau Tak Hilang Seketika, Ikatan Pilot Jelaskan Risiko Penerbangan

6 September 2026 - 20:55 WIB

InJourney Airports Siapkan Bus Gratis Bagi Penumpang ke Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya dari Bandara Soekarno-Hatta

6 September 2026 - 19:52 WIB

Trending di BANDARA