Menu

Mode Gelap
Terminal Kijing Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalbar Menhub Dudy, Menhaj, dan Menteri Imigras Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter Pertama 2026 3 Prodi Sarjana Terapan Poltekpel Surabaya Terakreditasi Unggul InJourney Dinilai Sebagai Great Place to Work 2026 Semangat Kartini, Perempuan IDSurvey Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Lewat Maheswari Sisterhood Day 2026 FORWAN Berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dan Bank BNI 46, Siap Gelar Diskusi Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film

EKOBIS

InJourney Dinilai Sebagai Great Place to Work 2026

badge-check


 SDM Andal InJourney Perbesar

SDM Andal InJourney

Wartatrans.com, JAKARTA – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney kembali menegaskan komitennya dalam melakukan transformasi secara menyeluruh salah satunya dengan membangun budaya kerja unggul dan berdaya saing global.

Berdasarkan hasil survei Great Place To Work®️ (GPTW) Trust Index©️ 2026, InJourney dinilai sebagai tempat bekerja yang terbaik.

Ya, sebanyak 91% karyawan menyatakan InJourney sebagai salah satu perusahaan tempat bekerja yang hebat (Great Place to Work) dengan rata-rata skor model mencapai 81%.

Survei ini melibatkan 6.394 responden dan lebih dari 15.000 masukan terbuka dengan mengukur tiga dimensi utama budaya kerja unggul yaitu: Trust (kepercayaan), Pride (kebanggaan), dan Camaraderie (kebersamaan).

Sebanyak 91% karyawan menyatakan bahwa pekerjaan mereka memiliki makna lebih dari sekedar rutinitas dan 90% merasa bangga menjadi bagian dari InJourney Group.

Sebanyak 93% responden juga menyebut bahwa mereka merasa disambut dengan baik sejak hari pertama bergabung, hal ini menjadi indikasi kuat bahwa fondasi budaya inklusif telah tertanam secara sistematis.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menegaskan, pencapaian ini bukan sekadar hasil survei, melainkan refleksi dari transformasi fundamental yang dibangun dengan berbasis  people.

“Di InJourney, kami meyakini bahwa keberhasilan transformasi ekosistem aviasi dan pariwisata sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Oleh karena itu, kami secara konsisten menumbuhkan budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, dan berlandaskan nilai gotong royong. Kami ingin setiap insan InJourney tak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi juga meninggalkan legacy bagi generasi mendatang dan membangun fondasi pariwisata Indonesia yang lebih kuat, berdaya saing global, dan berkelanjutan,” tutur Maya, Selasa (21/4/2026).

Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman menjelaskan, keberhasilan ini tak lepas dari penguatan daya saing SDM.

“Kami percaya bahwa keunggulan kompetitif perusahaan bertumpu pada kualitas manusianya. Karena itu, InJourney membangun ekosistem pengembangan talenta berkelas dunia yang berorientasi pada global best practice, kolaborasi internasional dan experiential learning. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan SDM Indonesia mampu menjadi motor penggerak transformasi aviasi dan pariwisata kelas dunia,” ungkap Herdy.

Meski InJourney baru berusia empat tahun, namun capaian ini tak terlepas dari transformasi yang dilakukan InJourney bersama anak perusahaannya dalam membangun SDM unggul melalui internaliasi budaya Melayani Sepenuh Hati dan Customer-Orientation sebagai kompetensi inti di seluruh lini organisasi.

InJourney menurutnya, menerapkan pendekatan end-to-end sustainable development framework dengan InJourney Future Leader Programs yang mencakup kompetensi professional, functional, dan leadership di seluruh siklus karier karyawan.

Mulai dari onboarding program hingga pucuk kepemimpinan. Inisiatif ini menjadi fondasi strategis dalam membangun SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kolaborasi strategis GM Airport Academy bersama Incheon International Airport.

Program ini dirancang untuk mempercepat transformasi kepemimpinan di sektor kebandarudaraan dengan membekali para General Manager dengan perspektif global, serta mendorong pergeseran pola pikir operasional menuju CEO Mindset untuk memberikan layanan terbaik di seluruh bandara Indonesia yang menjadi wajah ekosistem aviasi dan pariwisata bangsa.

Di sisi lain, InJourney juga mengimplementasikan Training of Trainers dalam skala nasional melalui program Indonesian Hospitality Training.

“Program ini menargetkan seluruh karyawan untuk menginternalisasi nilai hospitality khas Indonesia,” katanya.

Dengan pendekatan ini, lebih dari 8.000 frontline diharapkan mampu menghadirkan layanan berstandar dunia pada tahun 2025.

Komitmen peningkatan kualitas SDM diperkuat melalui kemitraan dengan institusi global terkemuka.

InJourney membuka akses terhadap program sertifikasi profesional hingga beasiswa pendidikan tinggi, termasuk kerja sama dengan lembaga internasional seperti Airport Council Internasional, IMD Business School, INSEAD, National University of Singapore, dan Perusahaan-perusahaan terbaik dunia dalam ekosistem aviasi dan pariwisata.

Sebagai puncak dari arsitektur pengembangan talenta, InJourney memiliki program InJourney Future Leaders Development Program yang hadir sebagai akselerator kepemimpinan masa depan di ekosistem pariwisata Indonesia.

“Program ini mengkombinasikan pembelajaran kelas dunia, perjalanan pengembangan individual, dan pengalaman global immersion,” imbuh Herdy.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan pegawai yang terstruktur dan berkelanjutan, kami memastikan bahwa standarisasi layanan tidak hanya menjadi program pelatihan, tetapi menjadi fondasi pembentukan kompetensi dan budaya kerja di seluruh lini organisasi.

Pendekatan ini memastikan setiap insan InJourney terus berkembang, relevan dengan standar internasional, serta memiliki customer-oriented mindset yang kuat dalam setiap peran yang dijalankan.

Melalui Indonesian Hospitality Training, lebih dari 10.000 karyawan telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari guna menginternalisasi nilai service excellence dan keramahtamahan khas Indonesia sebagai kompetensi inti.

Inisiatif ini diperkuat dengan Digital Learning Campaign bersama LinkedIn Learning yang menjangkau lebih dari 45.000 pegawai, membuka akses pembelajaran global secara mandiri, adaptif, dan berkelanjutan.

Pengembangan pegawai tersebut juga dirancang berdampak luas melalui program TJSL InJourney Hospitality House, yang memperluas transfer pengetahuan dan standar layanan hingga ke masyarakat sekitar destinasi.

Dengan metode Train the Trainer (TTT), 17 Local Heroes telah dilatih untuk kemudian membekali lebih dari 6.000 pelaku pariwisata dan masyarakat sekitar dengan kompetensi hospitality dasar dan lanjutan.

Skema ini menciptakan kesinambungan antara penguatan kapasitas internal perusahaan dan pembangunan ekosistem pariwisata yang profesional serta inklusif.

Melalui sinergi pengembangan talenta internal dan pemberdayaan komunitas di sekitar destinasi, InJourney menghadirkan standar layanan yang terintegrasi dan konsisten.

“Dengan menghadirkan pengalaman yang profesional, hangat, dan berkelas dunia serta mendorong peningkatan daya saing SDM Indonesia di panggung industri global,” ucapnya.

Capaian Great Place to Work®️ 2026 tersebut juga ditopang oleh berbagai kebijakan strategis yang dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan produktif di seluruh entitas InJourney Group.

Melalui penerapan Respectful Workplace Policy, perusahaan memastikan terciptanya ruang kerja yang saling menghormati, bebas dari diskriminasi dan intoleransi, serta menjunjung tinggi integritas dan etika profesional.

InJourney juga menghadirkan Employee Well-Being Program yang berfokus pada keseimbangan fisik, mental, dan sosial karyawan sebagai bagian dari komitmen membangun organisasi yang sehat dan berkelanjutan dan mendukung ruang tumbuh bagi berbagai komunitas karyawan.

Di sisi pengembangan karier, implementasi Talent Management System yang terintegrasi membuka kesempatan yang setara bagi setiap insan InJourney untuk bertumbuh dan berkontribusi lintas entitas melalui mekanisme Talent Mobility, Project Assignment hingga Interntrip, sehingga potensi terbaik dapat dioptimalkan dalam ekosistem holding secara menyeluruh.

Melalui pencapaian raihan sertifikasi Great Place to Work®️ 2026 ini menjadi bukti bahwa transformasi yang berpusat pada manusia adalah kunci keberhasilan jangka panjang.

Dengan semangat gotong royong dan pelayanan sepenuh hati, InJourney akan terus memastikan setiap insan perusahaan tumbuh, berkembang, dan berkontribusi dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung industri pariwisata dunia. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terminal Kijing Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalbar

22 April 2026 - 20:19 WIB

J&T Cargo Komit Perkuat Kualitas Perlindungan dan Layanan

22 April 2026 - 16:19 WIB

Rengginang Laut dari Pesisir Rembang: Jejak Semangat Kartini dalam Usaha Ibu Eko

22 April 2026 - 00:35 WIB

Makassar New Port Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

21 April 2026 - 19:02 WIB

Mantap! Garuda dan Citilink jadi Maskapai Favorit Gen Z dan Milenial di Mudik Lebaran 2026 

21 April 2026 - 15:51 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001

21 April 2026 - 13:46 WIB

Command Center Diakhiri, ⁠Tanpa Kemacetan dan Overcapacity, Arus Logistik di Tanjung Priok Terkendali Pasca Lebaran

21 April 2026 - 13:38 WIB

Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Aksi Sosial Program Bakti

21 April 2026 - 12:53 WIB

DPR Soroti Penghentian Bantuan Iuran BPJS Pensiunan AP II

21 April 2026 - 12:27 WIB

Bulog Tolitoli Tegaskan Serap Beras Petani, Bantah Isu Impor dari Luar Daerah

20 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di EKOBIS